Penyesalan Terbesar Zulham Zamrun Selama Berkarier, Tolak Tawaran Barcelona saat Era Keemasan Lionel Messi - Viva
VIVA – Mantan winger Timnas Indonesia, Zulham Zamrun, membuat pengakuan yang mengejutkan publik sepak bola nasional. Ia mengaku pernah menolak kesempatan emas bergabung dengan Barcelona B, keputusan yang hingga kini masih disesalinya.
Baca Juga
Pengakuan tersebut menjadi perhatian, terutama di tengah tren pemain Indonesia yang kini berupaya menembus kompetisi Eropa demi mengembangkan karier. Saat ini, Marselino Ferdinan menjadi salah satu pemain lokal Indonesia yang masih berkarier di Eropa bersama Oxford United.
Namun jauh sebelum itu, tepatnya pada 2013, Zulham justru mendapat peluang langka untuk bergabung dengan salah satu klub terbaik dunia.
Baca Juga
Mantan pemain Timnas Indonesia, Zulham Zamrun.
Photo :
- Instagram @zulhamzamrun_07
Kala itu, Barcelona masih berada di masa kejayaannya dengan Lionel Messi sebagai bintang utama. Meski kesempatan bermain datang dari Barcelona B, peluang tersebut tetap menjadi pintu masuk yang sangat prestisius bagi pemain muda mana pun.
Baca Juga
Dalam wawancara di kanal YouTube Vivagoal, Zulham menceritakan bahwa tawaran itu datang saat dirinya membela Mitra Kukar dalam pemusatan latihan selama 20 hari di Spanyol.
Selama berada di Negeri Matador, Mitra Kukar menjalani sejumlah laga uji coba melawan klub-klub besar seperti Atletico Madrid, Espanyol, Valencia, hingga Barcelona B.
Penampilan Zulham rupanya menarik perhatian pemandu bakat Barcelona B. Seusai pertandingan, ia dipanggil oleh manajer Mitra Kukar saat itu, Bos Oni.
"Habis main, di locker room saya dipanggil sama Bos Oni. Waktu itu Mitra Kukar kan Bos Oni," kenang Zulham.
Saat itu, Bos Oni menyampaikan bahwa Barcelona B tertarik merekrutnya dan bahkan menanyakan kesediaannya untuk tetap tinggal di Spanyol.
"Bos Oni panggil saya, ngomong, 'Eh kamu diminati di sini sama Barcelona B. Kamu mau nggak tinggal di sini?'"
Zulham mengaku sempat tidak percaya mendengar kabar tersebut.
"Saya bilang, 'Wih beneran, Bos?'"
Menurutnya, Bos Oni bahkan siap melepasnya ke Barcelona B dan berjanji akan tetap memberikan dukungan finansial apabila ia memutuskan berkarier di Spanyol.
"'Iya, kalau kamu mau kita ini mau buat kontrak sama Barcelona B. Nggak apa-apa nanti tiap bulan saya kirim uang ke kamu,'" lanjut Zulham menirukan perkataan Bos Oni.
Meski peluang besar itu terbuka lebar, Zulham akhirnya memilih menolak.
Ia mengaku tidak sanggup beradaptasi dengan kehidupan di Spanyol. Salah satu alasan utamanya adalah persoalan makanan serta suasana yang menurutnya sangat berbeda dengan Indonesia.
"20 hari saya rasa kayak dua tahun hidup di sana. Bahasa bisa gampang dimengerti, makanan paling," katanya.
Kini, setelah lebih dari satu dekade berlalu, Zulham mengakui bahwa keputusan tersebut menjadi salah satu penyesalan terbesar dalam hidupnya.
Dengan nada jujur, ia bahkan menyalahkan dirinya sendiri karena telah melewatkan kesempatan yang mungkin tidak akan datang dua kali.
"Cuman ya itu, gobloknya saya nggak mau," ucap Zulham.
Ia pun menambahkan bahwa jika waktu bisa diputar kembali, dirinya akan mengambil keputusan yang berbeda.
"Jadi ya itu, sekarang kalau mau di-flashback ke belakang, bodoh," tutupnya.
Meski gagal meniti karier di Eropa bersama Barcelona B, Zulham tetap menorehkan prestasi di sepak bola Indonesia. Ia pernah meraih gelar juara bersama Persib Bandung dan PSM Makassar, serta menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
![]()
Kabar Buruk Lamine Yamal Usai Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumahnya Jadi Sasaran Perampok
Lamine Yamal diterpa kabar buruk usai membawa Spanyol ke final Piala Dunia 2026. Rumah bintang Barcelona itu diduga menjadi target percobaan perampokan di Barcelona.

VIVA.co.id
16 Juli 2026