Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Muhammad Shohibul Fikri Spesial

    Pegang Status Ganda Putra No 1 Indonesia, Fajar/Fikri Diminta Fokus Lagi setelah Juara - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 19 Juli 2026 | 22:05 WIB

    Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, memamerkan medali juara milik Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada Japan Open 2026.Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, memamerkan medali juara milik Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada Japan Open 2026. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, memberikan apresiasi kepada anak didiknya setelah menjuarai Japan Open 2026.

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akhirnya menjadi juara lagi setelah selalu keluar sebagai runner-up dalam lima final sebelumnya berturut-turut.

    Fajar/Fikri kini menjadi harapan tertinggi ganda putra untuk bisa mempersembahkan gelar berikutnya untuk Indonesia.

    Apalagi Fajar/Fikri berhasil mengalahkan pasangan yang selalu mengalahkan mereka dalam tiga pertandingan terakhir.

    Mereka menumbangkan ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam laga di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Minggu (19/7/2026).

    Fajar/Fikri menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-17.

    Sebelumnya, Fajar/Fikri selalu buntu dalam tiga pertandingan terakhir ketika bersua Kim/Seo.

    Dua di antaranya bahkan terjadi di final dengan menggagalkan Fajar/Fikri menjadi juara pada French Open 2025 dan Korea Open 2025.

    Antonius Budi Ariantho senang dengan penampilan Fajar/Fikri sepanjang turnamen BWF World Tour Super 750 itu.

    Baca Juga: Klasemen Trofi BWF World Tour 2026 - Fajar/Fikri Pecahkan Telur, Kesempaan Terakhir Indonesia Kejar Gelar Super 1000

    "Cukup puas dan senang sekali Fajar/Fikri bisa juara di Japan Open ini. Istilahnya tidak gampang apalagi lawan di final unggulan pertama dan pasangan nomor satu dunia," kata Budi, dalam rilis PBSI.

    "Hari ini, Fajar/Fikri bermain dengan sangat bagus, minim melakukan kesalahan sendiri."

    "Saya memang berpesan dari awal untuk mengadu di permainan depan dan tidka banyak melakukan unforced error, ini bisa mereka jalankan dengan baik."

    "Fajar/Fikri bergantian menguasai permainan depan dan tidak membiarkan lawan mengambil alih kendali," ujarnya.

    Selanjutnya, Fajar/Fikri diminta langsung fokus lagi dalam China Open 2026 saat mereka berstatus juara bertahan ganda putra.

    Fajar/Fikri akan berstatus unggulan kedua pada turnamen Super 1000 itu dengan menghadapi wakil China, Huang Di/Liu Yang.

    Mereka juga berstatus sebagai ganda putra Indonesia yang menempati peringkat tertinggi pada ranking dunia.

    Fajar/Fikri sejauh ini memegang peraih gelar dengan turnamen level tertinggi untuk Indonesia dan tahun lalu juga melakukan hal yang sama saat menjuarai China Open 2025 (Super 1000).

    "Masih ada China Open setelah ini jadi saya berharap mereka tetap fokus, tidak hilang fokusnya karena walaupun lawannya tidak jauh berbeda tapi level turnamennya lebih tinggi, Super 1000."

    "Semoga gelar ini membuat mereka semakin percaya diri," pungkas Budi Ariantho.

    Baca Juga: Emosional Fajar/Fikri usai Bikin Ganda Putra Nomor 1 Dunia Amburadul di Final Japan Open 2026

    Komentar
    Additional JS