PB ESI Tetapkan 34 Atlet Esports Indonesia untuk Asian Games 2026 - Media Indonesia
PENGURUS Besar Esports Indonesia (PB ESI) secara resmi menetapkan 34 atlet yang akan menjadi wakil Merah Putih di babak utama (Main Event) Asian Games 2026. Keputusan ini diambil setelah proses administrasi entry by name bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi dirampungkan.
Manajer Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, menyatakan bahwa PB ESI sepenuhnya menghormati hasil evaluasi yang dilakukan Tim Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora. Fokus utama saat ini adalah mematangkan persiapan para atlet yang telah terpilih dalam daftar akhir kontingen.
"Kami menerima dan siap menjalankan keputusan yang telah ditetapkan tersebut. Kami akan fokus memastikan seluruh atlet yang telah resmi terdaftar dari delapan nomor pertandingan dapat menjalani proses latihan dan pembinaan secara optimal," ujar Glorya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (3/7).
Hasil Evaluasi dan Nomor Pertandingan
Pada awalnya, Indonesia mengajukan sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor esports yang tersedia. Namun, setelah melalui fase verifikasi ketat yang melibatkan rekam jejak prestasi dan proyeksi medali, Tim PPON Kemenpora menetapkan delapan nomor pertandingan yang akan diberangkatkan.
Satu nomor pertandingan, yakni Competitive Martial Arts (CMA), dipastikan tidak masuk dalam daftar akhir keberangkatan meskipun sebelumnya sempat diproyeksikan tampil langsung di babak utama.
| Kategori Jalur Lolos | Nomor Pertandingan |
|---|---|
| Lolos Kualifikasi Regional | Honor of Kings (HOK), Identity V, Naraka: Bladepoint, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile (PUBGM) |
| Proyeksi Langsung (Main Event) | eFootball, Gran Turismo, Pokemon UNITE |
Perubahan Roster Mobile Legends
Selain finalisasi jumlah atlet, PB ESI juga mengumumkan adanya perubahan komposisi pemain pada nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Albert Neilsen Iskandar, yang akrab disapa "Alberttt", resmi masuk ke dalam skuad untuk menggantikan Muhammad Halim Adicondro.
Penyesuaian roster ini dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis dan hasil evaluasi mendalam oleh tim Badan Tim Nasional (BTN) serta pelatih. Langkah ini diambil guna memastikan komposisi tim tetap kompetitif setelah melewati fase kualifikasi regional menuju babak utama di Asian Games 2026 mendatang.
Dengan rampungnya fase entry by name ini, seluruh atlet kini bersiap memasuki tahapan pembinaan intensif demi target membawa pulang medali untuk Indonesia. (Ant/Z-1)