Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Timnas Argentina Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Mesir

    Mesir Ngamuk Tuding Argentina dan Messi Dibantu, Netizen Sindir 'Anak FIFA' - detik

    4 min read

     

    Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan. (Foto: Buda Mendes/Getty Images).
    Denpasar -

    Mesir tak cuma kecewa usai disingkirkan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih The Pharaohs, Hossam Hassan, melontarkan tudingan keras dengan menyebut Albiceleste dan Lionel Messi seolah 'dibantu' untuk lolos ke perempatfinal.

    Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (7/7/2026), setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.

    Mesir sempat berada di atas angin lewat gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit ke-67. Namun, Argentina membalikkan keadaan melalui Cristian Romero (79'), Lionel Messi (83'), dan Enzo Fernandez (90+2').

    Hasil tersebut membuat Mesir tersingkir, sementara Argentina melaju ke babak perempatfinal.

    Bagi Hassan, kekalahan itu bukan semata karena permainan di lapangan. Ia menilai ada sejumlah keputusan kontroversial yang menguntungkan Argentina.

    Pelatih berusia 59 tahun itu menyoroti gol penentu Enzo Fernandez yang lahir setelah Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti. Ia juga menyinggung insiden Alexis Mac Allister yang dinilai menjatuhkan pemain Mesir saat serangan balik di area terlarang.

    "Kami tampil lebih baik daripada juara bertahan, lebih baik dalam segala hal, tetapi hasilnya dipengaruhi oleh faktor internal di lapangan dan faktor eksternal di luar lapangan," kata Hassan, dikutip dari ESPN.

    "Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia dalam kompetisi ini. Mungkin mereka ingin Messi tetap bersaing."

    "Dalam sepakbola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia itu (Argentina) mendapat dukungan di semua tingkatan," sindirnya.

    "Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terkait hasil ini. Kami keberatan dengan penunjukan wasit karena situasi melawan Prancis, tetapi setiap tim pasti akan mengalami masa-masa sulit pada suatu saat, dan kami mengalaminya," katanya.

    Wasit Jadi Sasaran Kemarahan

    Kekecewaan kubu Mesir tak berhenti pada Hassan. Striker Mostafa Zico juga meluapkan kemarahannya kepada wasit asal Prancis, François Letexier.

    Sepanjang pertandingan, Letexier menjadi sorotan karena sejumlah keputusan kontroversial, mulai dari penalti yang dibatalkan, gol Mesir yang dianulir melalui VAR, hingga beberapa insiden yang dinilai luput dari peninjauan.

    "Wasit tidak adil, sama sekali tidak adil. Dia berlaku tidak adil dan melakukan ketidakadilan yang sangat jelas. Dia menghancurkan perjuangan seluruh bangsa," kata Zico.

    Menurutnya, Mesir sudah diperlakukan tidak adil sejak awal pertandingan.

    "Tidak mungkin kami bisa mengalahkan Argentina dengan skor 2-0. Ini adalah Piala Dunia yang sudah diatur. Semoga Tuhan melindungi kami," ujarnya.

    Hassan juga kembali mengecam kepemimpinan Letexier. Ia mengaku telah menyampaikan protes langsung kepada sang pengadil usai pertandingan.

    "Hidup ini memang tidak adil. Dunia ini tidak adil. Tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini dan cara pertandingan berjalan," kata Hassan.

    "Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini? Mungkin mereka ingin Messi tetap berkompetisi?" ujarnya.

    "Saya memberi tahu wasit bahwa apa yang terjadi itu tidak adil. Ini adalah kemenangan yang tidak layak bagi Argentina. Setelah saya pulang ke negara saya, saya tidak akan pernah menonton Piala Dunia lagi karena tidak ada keadilan dalam kompetisi ini."

    Warganet Bereaksi

    Nama François Letexier langsung mengingatkan publik Indonesia pada playoff Olimpiade Paris 2024 saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi Guinea. Bahkan ada yang menyebut Messi adalah 'anak emas FIFA'.

    Ketika itu, sejumlah keputusan Letexier memicu kontroversi, termasuk penalti untuk Guinea yang menuai protes keras dari pelatih Shin Tae-yong.

    Tak heran, saat Letexier kembali memimpin laga kontroversial Argentina kontra Mesir, banyak warganet Indonesia langsung mengaitkannya dengan insiden tersebut.

    "Ooh wasit ini toh . Yg bikin STY ngamuk2. Memang sengaja kok mesir & negara Islam seperti Indonesia dikasih wasit aneh begini. Biar yg menang anak FIFA Yahudi," kata @bassbuzz_.

    "TERNYATA WASIT INI 😭😭😭 Wasit erorrr prancis yang bikin se-indonesia emosi waktu itu 😭," ujar @bsimple24.

    "Gedeggg bgt woii😭😭... Wasit nya bisa di pecat aja gak sih," usul @srhsheilla.

    "Herannya wasit bermasalah gini malah dipake terus," ucap @saludosparatii.

    "kita se-Indonesia pernah dirugiin wasit yang sama kok, jadi harusnya pada relate. Kalo masih ada yg kesel sama sikap pelatih Mesir, kita pernah kok kaya dia waktu itu wkwkwk," ujar @devilbluesky.

    Halaman 2 dari 2

    (dpw/dpw)

    Komentar
    Additional JS