Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Didier Deschamps Featured Kylian Mbappe Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Perancis

    Mbappe Lontarkan Kritik Terbuka kepada Deschamps usai Prancis Gugur - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Rabu, 15 Juli 2026 | 14:40 WIB


    LKylian Mbappe mengkritik Didier Deschamps. (FIFA.COM)

    BOLASPORT.COM - Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, secara tidak langsung melayangkan kritik tajam terhadap pendekatan taktis sang pelatih, Didier Deschamps, usai langkah Les Bleus terhenti di Piala Dunia 2026.

    Prancis dipastikan gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah tak berkutik di tangan Spanyol pada laga semifinal.

    Bermain di Stadion Atlanta pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, armada Didier Deschamps keok dengan skor 0-2.

    Usai pertandingan, Mbappe yang ditemui dalam sesi wawancara di pinggir lapangan tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

    Bomber Real Madrid tersebut membeberkan biang kerok kekalahan timnya.

    Menurut Mbappe, Les Bleus kalah kelas di lini vital.

    Prancis kekurangan jumlah pemain di sektor tengah yang membuat duo gelandang Spanyol, Rodri dan Fabian Ruiz, leluasa dalam mendikte permainan.

    Tak hanya itu, mantan pemain PSG tersebut juga menyoroti pasifnya intensitas tekanan yang diterapkan Prancis.

    Ia menilai Tim Ayam Jantan seharusnya berani bermain lebih agresif demi merusak ritme permainan La Furia Roja.

    Baca Juga: Tak Berkutik Lawan Spanyol, Mbappe Akui Prancis Main kayak Tim Bingung

    "Kami bermain tiga lawan dua di lini tengah dan melawan Spanyol, itu sulit," ucap Mbappe, dikutip BolaSport.com dari Goal Internasional.

    "Fabian Ruiz dan Rodri punya banyak waktu untuk bermain."

    "Ada kurangnya komunikasi dalam tekanan."

    "Saya pikir kami seharusnya melakukan tekanan man-to-man dan memaksa mereka untuk berlari bersama kami," imbuh eks penyerang AS Monaco itu menambahkan.

    Noda hitam dalam taktik Prancis ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh sang kapten.

    Nada serupa juga ditiupkan oleh Rayan Cherki yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

    Cherki menilai ada kekeliruan fatal dalam strategi yang diusung timnya.

    Mereka jadi kesulitan meredam dominasi Spanyol.

    Kekalahan ini pun membuat Prancis harus mengemas koper dari turnamen ini.

    Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Lamine Yamal Bikin Kylian Mbappe Semakin Jadi Kurcaci

    "Saya tidak tahu harus berkata apa," kata Cherki.

    "Mereka lebih baik dari kami di setiap bagian permainan, dan saya pikir mereka lebih bersemangat dari kami."

    "Ini menyedihkan karena saya masih percaya bahwa kami adalah tim yang lebih baik dari mereka, tetapi sore ini Spanyol lebih baik dari kami."

    "Bahkan di hari yang buruk sekalipun, kami harus sedikit lebih baik secara teknis, taktis, dan dalam semangat."

    "Dalam banyak hal, Prancis kehilangan segalanya hari ini," tuturnya menambahkan.

     

    Komentar
    Additional JS