Lionel Messi Dapat Perlakuan Istimewa dari FIFA? Eks Bintang Chelsea Sebut Gegara Fans Ronaldo - Viva
VIVA – Belakangan ini muncul berbagai teori dan spekulasi yang menuding FIFA memberikan perlakuan istimewa kepada Lionel Messi dan Timnas Argentina sepanjang Piala Dunia 2026.
Baca Juga
Perdebatan semakin memanas setelah insiden yang melibatkan Messi dalam pertandingan Argentina. Sorotan tertuju pada tekel yang dilakukan kapten Albiceleste itu terhadap Aïssa Mandi pada menit ke-30.
Dalam tayangan ulang terlihat kaki Messi mengenai bagian belakang betis hingga area tendon Achilles Mandi menggunakan pul sepatunya.
Baca Juga
Lionel Messi di Timnas Argentina
Photo :
- IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck
Meski demikian, wasit Szymon Marciniak hanya menghentikan permainan dan memberikan pelanggaran tanpa mengeluarkan kartu. VAR pun tidak merekomendasikan peninjauan ulang melalui monitor di tepi lapangan.
Baca Juga
Di tengah ramainya tudingan tersebut, media Inggris Manchester Evening News mengutip pernyataan mantan gelandang Chelsea, John Obi Mikel. Ia menilai teori konspirasi yang menyebut FIFA sengaja membantu Argentina hanyalah narasi yang dibangun oleh para pendukung Cristiano Ronaldo.
"Muncul klaim bahwa penggemar online Cristiano Ronaldo adalah penyebab teori konspirasi bahwa FIFA memberikan perlakuan istimewa kepada Argentina di Piala Dunia 2026. Mantan bintang Chelsea, Mikel, percaya bahwa cerita bahwa FIFA menginginkan Messi dan Argentina mencapai final adalah rekayasa yang dibuat oleh pendukung Ronaldo di media sosial."
Argentina sendiri memang beberapa kali menjadi pusat kontroversi sepanjang turnamen.
Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, federasi sepak bola Mesir bahkan melayangkan protes resmi kepada FIFA. Mereka menilai penggunaan VAR lebih banyak menguntungkan Argentina. Pelatih Hossam Hassan juga melontarkan kritik keras.
"Jika Anda ingin Argentina menang, mengapa Anda mengundang negara lain?"
Kontroversi juga sempat mencuat pada fase grup ketika Lionel Messi dinilai lolos dari kartu merah meski dianggap menginjak kaki pemain lawan.
Perdebatan berlanjut di babak perempat final saat Argentina menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 setelah perpanjangan waktu. Salah satu keputusan yang paling dipersoalkan adalah kartu kuning kedua yang diterima Breel Embolo pada menit ke-65.
Setelah meninjau VAR, wasit memutuskan Embolo melakukan simulasi alih-alih dilanggar Leandro Paredes. Akibat kartu merah tersebut, Swiss harus bermain dengan 10 orang dan akhirnya kalah di babak tambahan.
Usai pertandingan, Manuel Akanji dan Granit Xhaka turut mengkritik kepemimpinan wasit karena menganggap sejumlah keputusan lebih menguntungkan Argentina.
Namun, John Obi Mikel menolak seluruh tudingan tersebut. Dalam podcast The Rest Is Football, ia menegaskan bahwa isu perlakuan khusus kepada Argentina hanyalah klaim tanpa dasar.
"Bukankah Anda mengatakan bahwa FIFA memberikan perlakuan khusus kepada Argentina? Saya tidak percaya omong kosong itu. Ini semua omong kosong yang dibuat-buat oleh penggemar Ronaldo."
Menurut Mikel, keberhasilan Argentina lebih disebabkan oleh kemampuan mereka memenangkan pertandingan, bukan karena bantuan pihak tertentu.
"Jika Portugal memenangkan pertandingan yang seharusnya mereka menangkan, mereka tidak perlu menghadapi tim yang lebih kuat."
Ia menambahkan bahwa Argentina hanya menjalankan tugasnya dengan baik selama turnamen.
"Argentina melakukan apa yang harus mereka lakukan. Mereka memenangkan pertandingan dan mendapatkan undian yang lebih mudah. Jadi ini semua hanya omong kosong penggemar Ronaldo. Saya tidak menyukai klaim tersebut."
Mikel juga memberikan pembelaan terhadap Lionel Messi.
"FIFA tidak memberikan perlakuan khusus kepada Messi. Messi melakukan apa yang harus dia lakukan. Dia bermain, mencetak gol, dan memecahkan rekor."
Sebaliknya, ia justru mengkritik peran Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal. Menurutnya, keberadaan sang megabintang justru menjadi hambatan bagi tim karena pelatih Roberto Martinez terlalu bergantung kepadanya.
Cristiano Ronaldo
Photo :
- REUTERS/Hannah Mckay
"Kita harus mengakui bahwa Ronaldo adalah pemain yang telah mencapai banyak hal. Namun, jika Anda bertanya apakah dia menjadi penghalang bagi tim nasional Portugal, saya pikir dia memang demikian."
Mikel menilai seorang pelatih harus berani mengambil keputusan demi kepentingan tim.
"Seorang manajer harus mengambil keputusan berani ketika seorang pemain tidak menjalankan perannya dengan baik. Jika seorang pemain gagal memberikan hasil meskipun telah bermain selama 60 atau 70 menit, mereka seharusnya bisa diganti. Namun, Manajer Roberto Martinez tidak cukup berani untuk melakukannya, dan saya percaya tim menderita karenanya."
Ia pun menutup komentarnya dengan kritik tajam terhadap keputusan Martinez.
"Tim harus selalu diutamakan daripada individu. Namun, Manajer Martinez memilih individu daripada tim. Menurut pendapat saya, itulah penyebab tersingkirnya Portugal."
![]()
Reaksi Berkelas Messi usai Argentina Dituduh Anak Emas FIFA di Piala Dunia 2026, Tiba-tiba Murka dan Bilang Begini
Lionel Messi membantah tudingan FIFA memihak Argentina usai menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Ia menegaskan semua diraih lewat kerja keras.

VIVA.co.id
16 Juli 2026