Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lamine Yamal Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Lamine Yamal Ungkap Perkataan Lionel Messi dalam Momen Pelukan usai Final Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Selasa, 21 Juli 2026 | 13:52 WIB


    Lamine Yamal (kiri) dan Lionel Messi berpelukan dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Timnas Spanyol dan Timnas Argentina. (ULRIK PEDERSEN/AFP)

    SUPERBALL.ID - Lamine Yamal dan Lionel Messi saling berpelukan dalam momen mengharukan usai laga final Piala Dunia 2026 antara Timnas Argentina dan Timnas Spanyol.

    Momen tersebut terjadi setelah Timnas Spanyol memastikan kemenangan untuk merebut trofi Piala Dunia 2026.

    La Furia Roja menang tipis 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 di Stadion New York New Jersey.

    Wakil Eropa mengendalikan permainan sejak awal laga, namun harus menunggu hingga babak perpanjangan waktu untuk mencetak gol.

    Baca Juga: La Pulga Mati Kutu di Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Sakit Banget Rasanya!

    Sedangkan tim Amerika Selatan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran dalam 120 menit penuh.

    Terlepas dari itu, ada adegan mengharukan ketika Lamine Yamal berpelukan dengan Lionel Messi usai peluit akhir dibunyikan.

    Menariknya, momen itu terjadi ketika beberapa pemain dan staf Argentina terlibat bentrok dengan para bintang Spanyol.

    Baik Messi maupun Yamal memilih untuk tidak ikut campur dalam insiden itu dan malah saling berpelukan satu sama lain.

    Itu adalah momen yang indah karena Messi tampak menyerahkan tongkat estafet kepada remaja yang sudah menjadi juara dunia di usia 19 tahun.

    Melalui publikasi Spanyol Marca, Yamal telah mengungkapkan kata-kata istimewa yang mereka ucapkan.

    Dalam momen pelukan tersebut, Messi meminta Yamal untuk terus mengikuti jalannya dan mengatakan masa depan berada di tangannya.

    "Dia adalah pemain terhebat dalam sejarah dan seseorang yang selalu saya kagumi.

    "Setelah pertandingan, saya ingin menunjukkan rasa hormat saya kepadanya."

    "Dia menyuruh saya untuk terus mengikuti jalan saya dan bahwa masa depan adalah milik generasi kita."

    Baca Juga: Bintang Argentina Dicap Bodoh oleh Alan Shearer karena Merugikan Negaranya di Final Piala Dunia 2026

    "Kata-kata itu sama berharganya dengan medali emas yang tergantung di leher saya."

    "Jika seseorang memberi tahu saya beberapa tahun yang lalu bahwa saya akan berada di sini mengangkat Piala Dunia setelah bermain melawan Lionel Messi, saya akan menganggap mereka gila," kata Yamal.

    Fakta bahwa kedua pemain ini pertama kali bertemu dalam keadaan yang tidak biasa telah menimbulkan banyak pertanyaan.

    Messi dan Yamal pertama kali bertemu pada tahun 2007 dalam sesi pemotretan untuk kalender amal.

    Saat itu, Messi berusia 20 tahun dan merupakan bintang yang sedang naik daun di Barcelona, sementara Yamal baru berusia beberapa bulan.

    Para pemain Barcelona berpose dengan anak-anak setempat dan keluarga mereka untuk sebuah kalender sebagai bagian dari kegiatan amal.

    Secara kebetulan, Messi dipasangkan dengan keluarga Yamal untuk pemotretan amal yang diselenggarakan oleh UNICEF dan surat kabar Spanyol, Diario Sport.

    Meskipun berasal dari belahan dunia yang berbeda, jalan hidup Messi dan Yamal telah bersinggungan lebih dari sekali.

    Yamal menimba ilmu di akademi muda Barcelona dan melakukan debutnya untuk tim utama pada 2023 saat berusia 15 tahun.

    Keduanya bertemu kembali sejak pemotretan ketika Messi masih bermain di Barcelona dan Yamal sedang menjalani pelatihan.

    Komentar
    Additional JS