Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Arsene Wenger Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Kontroversial, Arsene Wenger Bingung Kelanjutan Jeda Minum Usai Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Senin, 20 Juli 2026 | 02:57 WIB

    Eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kini menjabat kepala pengembangan sepak bola FIFA. (KARIM JAAFAR/AFP)

    BOLASPORT.COM - FIFA belum memutuskan kelanjutan jeda minum atau hydration break usai Piala Dunia 2026 dan hal tersebut membuat bimbang Arsene Wenger.

    Kepala pengembangan sepak bola FIFA, Arsene Wenger, masih bimbang terkait masa depan jeda minum.

    Jeda minum atau hydration break merupakan mekanisme istirahat yang diperkenalkan di Piala Dunia 2026.

    Dibanding water break yang sebelumnya diterapkan, durasi hydration break lebih lama, yaitu tiga menit.

    Jeda minum itu diberlakukan pada pertengahan masing-masing babak, yaitu sekitar menit ke-22 dan 67.

    Kebijakan itu membuat sepak bola kini layaknya olahraga bola basket yang dilangsungkan empat quarter.

    Bagi suporter di stadion, jeda ini membuat pertandingan berjalan lebih lama dengan permainan terpotong lebih banyak.

    Bagi suporter layar kaca, jeda ini membuat mereka harus menelan lebih banyak iklan, alih-alih momen pertandingan.

    Oleh sebab itu, hydration break rasanya lebih banyak mengundang kontra ketimbang pro.

    Baca Juga: Hasil AFF Women's Cup 2026 - Bungkam Singapura Tanpa Drama, Timnas Putri Indonesia Melaju ke Final

    Arsene Wenger selaku global football development FIFA mengakui publik memang tidak menyukai kebijakan itu.

    "Kadang-kadang orang-orang tidak menyukainya," ucap Wenger dikutip dari ESPN (18/7/2026).

    "Kami harus menganalisis setelah Piala Dunia apa dampaknya."

    "Bagi saya itu tidak mempengaruhi hasil kompetisi, tetapi kami di sini untuk melayani orang-orang yang menonton pertandingan."

    "Dan kami akan mencapai kesimpulan setelah kompetisi berakhir."

    Dalam beberapa kasus ketika cuaca panas menyengat, jeda tersebut memang dibutuhkan.

    Namun FIFA menerapkan jeda minum sama rata di semua pertandingan apa pun cuacanya.

    "Pada beberapa laga, itu benar-benar dibutuhkan," tutur mantan pelatih Arsenal itu.

    Baca Juga: Mariano Peralta Gabung Persib, Ucapan Jeje Penerjemah Shin Tae-yong soal Gabung Persija Tak Jadi Kenyataan

    "Kami akan melakukan analisis mendalam setelah kompetisi."

    Apakah sebaiknya jeda minum hanya diberlakukan dalam pertandingan di bawah cuaca mendidih?

    Piala Dunia 2026 saat ini tengah melangsungkan partai final antara Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina di Stadion MetLife, Amerika Serikat. 

    Komentar
    Additional JS