Keberuntungan Swedia Habis, Remuk di Tangan Perancis -
Laporan Langsung Jurnalis Kompas.com Sem Bagaskara dari New York, Amerika Serikat
KOMPAS.com - Stok "keajaiban" Swedia asuhan Graham Potter seperti sudah habis ketika bertemu Perancis. Swedia tersingkir usai kalah 0-3.
Gol-gol Kylian Mbappe (45', 74') dan Bradley Barcola (53') memastikan hasil Perancis vs Swedia di Stadion New York/New Jersey, Selasa (30/6/2026) berujung dengan skor 3-0.
Swedia harus mengepak koper dan pulang karena tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Perancis Vs Swedia 3-0: Mbappe Ukir Rekor, Les Bleus Melaju ke 16 Besar
Sejatinya, Swedia nyaris bisa menutup babak pertama tanpa kemasukan. Tapi, sepakan kaki kanan Kylian Mbappe menjelang jeda seperti mengubah segalanya.
Baca juga: Perancis Tampak Sempurna, tetapi Ada 3 Celah yang Terbuka
Di sisi lain, Perancis merasakan kelegaan. Sebab, sebelum gol Mbappe tercipta, mereka seperti terus menyerang tanpa hasil.
Sepasang Kans Perancis Hantam Tiang
Dua kans terbaik Perancis di babak pertama melalui Kylian Mbappe dan sepakan akrobatik Michael Olise, hanya mengenai tiang gawang Swedia.

Lihat Foto
Ketika itu terjadi, Swedia seperti sedang kembali dinaungi keberuntungan, seperti saat mereka bisa mengikuti playoff Piala Dunia 2026 kendati tak pernah menang di fase kualifikasi.
Baca juga: Pelatih Persib Sebut Liga 1 Indonesia Tak Sekuat AFC Champions League 2
Swedia berhak ikut playoff perburuan tiket Piala Dunia 2026 via jalur UEFA Nations League.
Hoki Swedia Habis
Di Piala Dunia 2026, tim beralias Blagult (Si Biru-Emas) juga mampu menapak ke fase gugur meski sempat dipermak Belanda 1-5.
"Ya, saya pikir kami perlu beberapa keajaiban," ujar pelatih Swedia, Graham Potter, dalam konferensi pers usai laga melawan Perancis, yang turut dihadiri KOMPAS.com.
Baca juga: Eks Man United Sebut Lini Depan Timnas Perancis sebagai Mimpi Buruk
"Kami memiliki beberapa, tetapi kami mulai kehabisan itu. Jadi, kami butuh lebih," ucap Potter sedikit berkelakar.
Eks pelatih Chelsea tersebut mengakui bahwa Perancis adalah tim yang lebih baik.
"Tim terbaik menang. Selamat untuk Perancis. Saya pikir dari segi permainan kami harus sempurna," tutur Potter.
"Namun, sekalipun demikian, saya tak yakin apakah itu akan cukup, jika saya harus berkata sejujurnya, sebab lawan merupakan level top," ujar Potter menyanjung Timnas Perancis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Melihat Langsung Latihan Timnas Perancis Jelang Laga Vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026