Kartu Merah Paredes saat Keributan Spanyol vs Argentina Dicabut FIFA? - IDN Times
21 Jul 2026, 15:56 WIB
It helps you see more of our articles when you search on Google
Intinya Sih
- FIFA membuka investigasi atas keributan usai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang melibatkan beberapa pemain dari kedua tim.
- Laporan awal menunjukkan Leandro Paredes mendapat kartu merah, namun data FIFA kemudian menghapusnya tanpa penjelasan resmi atau sanksi langsung.
- Meski kartu merah hilang, Paredes dan sejumlah elemen Argentina tetap berpotensi menerima hukuman berat berdasarkan bukti video serta laporan wasit dan ofisial pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Jakarta, IDN Times - Keributan yang terjadi usai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol versus Argentina di New York New Jersey Stadium, Senin dini hari WIB (20/7/2026), dipastikan akan masuk ke dalam investigasi Komisi Disiplin FIFA. Saat ini, FIFA sudah menunjuk tim untuk menindaklanjuti insiden yang menodai keberhasilan Spanyol jadi juara dunia.
Pertengkaran antara pemain Argentina dan Spanyol dipicu oleh aksi iseng Nahuel Molina yang memukul perut Rodri saat berlari untuk merayakan kemenangan Spanyol atas Argentina. Awalnya, Rodri enggan merespons, namun pada akhirnya mendekati Molina dan mengonfrontasinya.
Tensi pun meninggi, apalagi Nicolas Otamendi serta Leandro Paredes meramaikan keributan. Paredes bertindak paling brutal dengan mencekik Eric Garcia dan membantingnya. Gavi juga didorong Paredes hingga jatuh.
1. Tiba-tiba kartu merah Paredes hilang
Dalam laporan awal, sistem informasi FIFA menunjukkan Paredes mendapatkan kartu merah dari wasit Slavko Vincic atas tindakannya terhadap Gavi. Namun, keanehan muncul beberapa saat setelahnya.
BBC Sport melansir, kartu merah Paredes dihapus. Tidak ada juga sanksi disiplin yang muncul dari tindakannya tersebut.
2. Tetap bisa dapat sanksi berat
Tapi, dengan investigasi yang digelar, Paredes kemungkinan tetap mendapatkan sanksi yang berat dari FIFA. Ada potensi dia menerima hukuman skorsing hingga denda besar akibat memicu keributan usai final Piala Dunia 2026.
Pastinya, wasit Vincic memberikan laporan insiden ini kepada match commissioner yang bisa menjadi dasar bagi Komisi Disiplin dan Etik FIFA untuk bertindak. Bukti-bukti juga sangat kuat karena rekaman video beredar luas serta foto-foto yang tersebar di berbagai lini, termasuk media sosial.
3. Sejumlah elemen Argentina bisa kena sanksi
Selain Paredes, masih ada sejumlah pemain dan ofisial Argentina yang bisa saja menerima sanksi. Molina berpotensi mendapatkannya karena memicu keributan.
Asisten Lionel Scaloni, Roberto Ayala, juga berpeluang menerima sanksi karena memukul gelandang serang Spanyol, Dani Olmo. Pemain muda Argentina, Thiago Almada, belakangan ternyata terlibat dalam insiden itu.
Spanyol Kuasai Ranking FIFA Usai Juara Piala Dunia 2026, Geser Argentina
21 Jul 2026, 18:19 WIB

Spanyol juara Piala Dunia 2026 (AFP / Odd Andersen)
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Jakarta, IDN Times - Spanyol menjadi penguasa ranking FIFA usai menjuarai Piala Dunia 2026. Perolehan poin mereka sangat signifikan sehingga akhirnya mampu merebut takhta di ranking FIFA.