Jatim Gagal Juara di Kandang, Jateng Borong Gelar LSI Wilayah 2 - Jawa poz
RADAR SURABAYA – Dominasi Jawa Tengah mewarnai ajang Liga Sepak Indonesia (LSI) Wilayah 2 cabang olahraga sepak takraw yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, pada 1–4 Juli 2026.
Tim putra dan putri Petarung Jawa Tengah sukses menyapu bersih gelar juara, sementara Jawa Timur harus puas finis sebagai runner-up di sektor putra dan peringkat ketiga bersama di sektor putri.
Pada partai final putra, Sayap Mas Jawa Timur memberikan perlawanan sengit kepada Petarung Jawa Tengah.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim Jatim mampu merebut set pertama dengan skor 15-13.
Namun, Petarung Jawa Tengah bangkit pada set kedua. Jatim sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-14, tetapi keputusan wasit yang menyatakan blok
pemain Jatim sebagai over block membuat tim tamu mengunci kemenangan set kedua dengan skor 15-13.
Momentum tersebut berlanjut pada set penentuan. Petarung Jawa Tengah tampil lebih agresif, disiplin, dan minim kesalahan sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan telak 15-8.
Hasil itu memastikan tim asal Jawa Tengah meraih gelar juara LSI Wilayah 2 kategori putra.
Posisi juara ketiga bersama ditempati J Indo Sport Club Jawa Barat dan Banten Jawara.
Sementara itu, dominasi Jawa Tengah juga berlanjut di kategori putri. Petarung Jawa Tengah keluar sebagai juara setelah mengalahkan DKI Jakarta dengan skor 2-0 di partai final.
Sayap Mas Jawa Timur dan PSTI Badung Bali harus puas berbagi posisi ketiga.
Delapan Tim Amankan Tiket ke Putaran Final
Hasil pertandingan di Surabaya memastikan delapan tim melaju ke putaran final Liga Sepak Indonesia yang akan digelar di Jakarta.
Pada kategori putra, tim yang lolos adalah Petarung Jawa Tengah, Sayap Mas Jawa Timur, J Indo Sport Club Jawa Barat, dan Banten Jawara.
Adapun di kategori putri, tiket putaran final menjadi milik Petarung Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sayap Mas Jawa Timur, serta PSTI Badung Bali.
PSTI Jatim Minta Evaluasi Total Jelang Liga Utama
Ketua Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., mengapresiasi perjuangan atlet Jawa Timur yang mampu menembus empat besar pada kategori putra maupun putri.
"Walaupun belum menjadi juara, tim Jawa Timur berhasil masuk empat besar. Tim putra menjadi runner-up dan tim putri meraih peringkat ketiga bersama.
Kami berharap mereka bisa mempersiapkan diri lebih matang sebelum tampil di Liga Utama LSI di Jakarta," ujarnya seusai pertandingan.
Aries yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menegaskan bahwa hasil di Surabaya harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa tim menjelang putaran final.
"Nanti saya minta kepada para pelatih untuk mengevaluasi seluruh aspek yang perlu ditingkatkan.
Atlet juga harus terus diberikan motivasi agar mampu tampil lebih baik saat menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai provinsi pada putaran final nanti," katanya.
Meski gagal menjadi juara di kandang sendiri, capaian tim Jawa Timur dinilai tetap positif.
Dengan status runner-up putra dan peringkat ketiga bersama putri, peluang untuk tampil lebih kompetitif di putaran final Liga Sepak Indonesia di Jakarta masih terbuka lebar, asalkan proses evaluasi dan persiapan dilakukan secara maksimal.(sam)