Hasil Final Piala Dunia 2026 - Argentina 10 Pemain & Cuma Lepaskan 2 Tembakan, Gol Perpanjangan Waktu Ferran Torres Antarkan Spanyol Juara - Semua Halaman - Bolasport
BOLASPORT.COM - Diwarnai Timnas Argentina bermain dengan 10 orang dan hanya membuat 2 tembakan, Ferran Torres muncul sebagai pahlawan Timnas Spanyol yang menjadikan mereka juara pada final Piala Dunia 2026.
Partai puncak Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Spanyol dan Timnas Argentina.
Duel untuk memperebutkan status juara dunia tahun ini dihelat di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Bagi Spanyol, ini menjadi final kedua mereka setelah edisi 2010 saat mereka merengkuh gelar juara pertamanya.
Sementara untuk Argentina, panggung puncak kali ini menjadi yang kedua kali secara beruntun setelah sebelumnya pada edisi 2022 yang berujung pada gelar ketiga.
Sebelum laga dimulai, trofi Piala Dunia dipamerkan lebih dulu oleh 2 legenda masing-masing dari kontestan final dengan Andres Iniesta dan Mario Kempes.
Adu mental dan soliditas kedua tim akhirnya dimenangkan oleh Timnas Spanyol.
Diwarnai Timnas Argentina yang bermain dengan 10 orang usai Enzo Fernandez menerima kartu merah di menit ke-90+3 dan sang juara bertahan bahkan dibuat nyaris tanpa peluang dengan total 2 tembakan saja.
La Furia Roja keluar sebagai juara berkat gol dari Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu tepatnya di menit ke-106.
Gol tunggal dari Torres sudah cukup untuk membuat Argentina gagal back to back, tetapi membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia keduanya sepanjang sejarah.
Baca Juga: 37 Laga Tak Terkalahkan, Spanyol adalah Ujian Terberat Argentina di Final Piala Dunia 2026
Selepas peluit kick-off dibunyikan wasit Slavko Vincic kedua tim bermain begitu hati-hati.
Namun, Spanyol segera melancarkan pressing ke pertahanan sang petahana di menit-menit awal.
Tidak hanya itu pasukan Luis de la Fuente juga mendominasi dalam penguasaan bola.
Ancaman sudah dilakukan oleh Timnas Spanyol lewat sontekan kaki kiri dari Yamal pada menit ke-5.
Sepakannya nyaris menjadi bunuh diri bagi Tim Tango akibat mengenai kaki Licha. Beruntung masih bisa diselamatkan oleh Emiliano Martinez.
Adapun Timnas Argentina benar-benar kesulitan untuk mendapatkan peluang mengingat dominasi ball possession ada di pihak lawan.
Tim Matador kembali mendapatkan kans untuk membuka angka saat tembakan jarak jauh Mikel Oyarzabal masih bisa diamankan oleh Dibu Martinez pada menit ke-38.
Sebaliknya, Argentina masih belum bisa mendapatkan peluang berarti dan mendapatkan satu shot on target hingga laga memasuki menit ke-40.
Messi selaku kapten juga dibuat mati kutu bahkan sama sekali tidak mampu membuat peluang dengan tanpa dribel dan tembakan.
Namun, sang juara bertahan harus kehilangan Martinez akibat cedera pada menit ke-44 dan terpaksa digantikan oleh Nicolas Otamendi.
Tak ada gol yang tercipta sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0 bagi Timnas Spanyol dan Timnas Argentina.
Baca Juga: Ibarat Fiksi Ilmiah, Lionel Messi Bukan Sekadar Kapten dan Panutan Pemain Argentina
Usai turun minum, dominasi dari Spanyol masih tetap terlihat bahkan mereka langsung mengancam gawang Argentina lewat tembakan jarak jauh yang dilepaskan Alex Baena.
Keributan sempat terjadi antara pemain Spanyol dan Argentina saat Leandro Paredes beradu fisik dengan Rodri di dekat tengah lapangan pada menit ke-50.
Peluang didapat oleh Tim Matador kembali saat Dani Olmo melepaskan tembakan luar kotak penalti pada menit ke-64 dan hanya menghasilkan sepak pojok setelah tendangannya tertepis oleh Dibu Martinez.
Kiper jagoan Lionel Messi itu lagi-lagi melakukan penyelamatan saat sundulan dari Ferran Torres yang memanfaatkan crossing Yamal mengarah ke gawang pada menit ke-67.
Dibu Martinez benar-benar dipaksa bekerja keras mengamankan gawangnya karena pada menit ke-77 ia melakukan penyelamatan dengan mengamankan tembakan jarak jauh berturut-turut yang dilepaskan Pedri dan Pau Cubarsi.
Sang juara bertahan benar-benar dibuat tak berkutik bahkan tidak diberikan kesempatan untuk menyerang oleh Timnas Spanyol hingga laga memasuki menit ke-80.
Nico Williams nyaris saja mencetak gol untuk Spanyol pada menit ke-90+3 jika sepakan kerasnya di dalam kotak penalti tidak ditangkis brilian oleh Emiliano Martinez.
Sesaat kemudian petaka datang untuk Timnas Argentina usai Enzo Fernandez menerima kartu kuning keduanya yang berujung kartu merah akibat melanggar Cubarsi dalam perebutan bola.
Sejak saat itu Tim Tango harus bermain dengan 10 orang dan lagi-lagi 0 shot on target.
Menjelang berakhirnya babak kedua, Dibu Martinez melakukan satu penyelamatan gemilang dengan menangkis tendangan bebas dari Lamine Yamal.
Laga pun harus berlanjut ke babak extra time 2x15 menit usai berkesudahan dengan skor 0-0.
Awal babak perpanjangan waktu, Argentina sempat dikejutkan dengan sundulan Williams pada menit ke-93 yang masih bisa ditepis oleh refleks hebat dari Dibu Martinez.
Spanyol sejatinya sempat mencetak gol via Williams pula tiga menit berselang, tetapi golnya dianulir wasit akibat adanya pelanggaran Mikel Merino terhadap Otamendi di dalam kotak penalti.
Dengan skor kacamata masih bertahan, extra time paruh kedua pun dimainkan.
Babak kedua perpanjangan waktu baru berjalan, Timnas Spanyol langsung unggul 1-0 pada menit ke-106 lewat sepakan jarak dekat Ferran Torres.
Menyambut tandukan Williams, pantulan bola segera disambar oleh Torres dengan kaki kirinya tanpa kawalan dari pemain Argentina.
Penyerang Barcelona itu nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-113 jika lesakannya tidak dianulir wasit karena offside lebih dulu.
Di sisa-sisa menit perpanjangan waktu babak kedua, Timnas Argentina mencoba untuk mengerahkan segala kekuatannya dan gantian melakukan pressing.
Pada akhirnya juara dunia menjadi milik Timnas Spanyol dengan keunggulan 1-0 atas Lionel Messi dkk.
Spanyol 1-0 Argentina (Ferran Torres 106')
Berikut susunan pemain Timnas Spanyol dan Timnas Argentina untuk final Piala Dunia 2026:
Spanyol (4-2-3-1): 23-Unai Simon; 12-Pedro Porro, 22-Pau Cubarsi, 14-Aymeric Laporte (4-Eric Garcia 99'), 24-Marc Cucurella; 16-Rodri (18-Martin Zubimendi 99'), 8-Fabian Ruiz (20-Pedri 62'); 19-Lamine Yamal, 10-Dani Olmo (6-Mikel Merino 75'), 15-Alex Baena (17-Nico Williams 75'); 21-Mikel Oyarzabal (7-Ferran Torres 62')
Pelatih: Luis de la Fuente
Argentina (4-4-2): 23-Emiliano Martinez; 4-Gonzalo Montiel (26-Nahuel Molina 58'), 13-Cristian Romero (25-Facundo Medina 70'), 6-Lisandro Martinez (19-Nicolas Otamendi 44'), 3-Nicolas Tagliafico; 7-Rodrigo De Paul (17-Giuliano Simeone 70'), 20-Alexis Mac Allister, 24-Enzo Fernandez, 15-Nicolas Gonzalez (5-Leandro Paredes 46'); 10-Lionel Messi, 9-Julian Alvarez (2-Marcos Senesi 102')
Pelatih: Lionel Scaloni