Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia China Open Featured Putri Kusuma Wardani Spesial

    Hasil China Open 2026 - Putri KW Kena Revans Tomoka Miyazaki - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Jumat, 24 Juli 2026 | 18:11 WIB

    Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berupaya menangkis kok saat tampil dalam babak kedua China Open 2026 di Changzhou, China, 23 Juli 2026. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), terhenti pada perempat final China Open 2026.

    Menghadapi Tomoka Miyazaki (Jepang) di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026), Putri kalah setelah melewati rubber game, dengan skor 21-16. 11-21, 9-21.

    Hasil ini membalas kekalahan Miyazaki dalam 2 pertemuan sebelumnya dan memperbaiki rekor pertemuan menjadi 4-4.

    Jalannya pertandingan.

    Serangan menghujam memberi poin pertama Putri pada awal gim pertama. Pengembalian Miyazaki yang keluar membuat Putri menjauh, 3-0.

    Kesalahan beruntun yang dibuat Miyazaki membuat Putri menjauh, 4-0. Rentetan poin dibukukan Putri hingga kedudukan 5-0.

    Smes putri yang melebar memberi poin pertama bagi Miyazaki. Miyazaki berbalik menyerang dan mendekat, 2-5.

    Putri KW melakukan kesalahan berturut-turut yang membuat Miyazaki menyamakan skor. Putri merespons dengan dropshot menyilang dan menjauh, 7-5.

    Miyazaki mendekat lagi, 6-7. Putri melancarkan serangan dan menjaga keunggulan, 8-6.

    Miyazaki menipiskan selisih skor, 7-8 dan 8-9. Perlahan Miyazaki menyamakan skor, tetapi Putri menjaga keunggulan hingga interval, 11-9.

    Putri melebarkan jarak selepas jeda interval, 18-9. Miyazaki lepas dari kebuntuan setelah Putri mengira pukulannya keluar.

    Banjir kesalahan dari Miyazaki menguntungkan Putri untuk melebar, 19-10. Putri membalas dengan mencetak game point, 20-10.

    Miyazaki menahan laju Putri dan menambah peroehan poin, 16-20 setelah lebih agresif menyerang. Putri yang sudah mendapat peluang menutup gim ini dengan skor 21-16.

    Baca Juga: China Open 2026 - Chou Tien Chen Butuh 3 Tahun Akhiri Rentetan Kekalahan dari Shi Yu Qi

    Putri membuka gim kedua dengan mencetak angka lebih dulu. Tetapi, kesalahan sendiri membuat Miyazaki menyamakan kedudukan dan berbalik unggul, 3-1.

    Strategi pukulan menyilang membuat Putri KW mendekat, 2-3. Pukulan Putri yang melebar memberi poin lagi bagi Miyazaki.

    Putri mengejar ketertinggalan, 3-4 setelah Miyazaki meleset dalam pengembalian shuttlecock. Putri bermain cepat dan menyamakan skor, 4-4.

    Putri berbali unggul setelah pukulan Miyazaki melebar. Miyazaki mulai bisa membaca permainan Putri dengan bermain bertahan dan menyerang.

    Putri menyamakan skor lagi setelah pukulan Miyazaki membentur net. Aksi saling bergantian mencetak angka selanjutnya terjadi hingga kedudukan 7-7.

    Kesalahan beruntun membuat Miyazaki menjauh, 9-7. Putri menipiskan selisih skor, 8-9. Namun, permainannya menjadi tidak tenang karena terus membuat kesalahan hingga Miyazaki unggul pada interval, 11-8.

    Situasi berbalik setelah Miyazaki memegang kendali dan menekan permainan Putri hingga unggul cukup jauh, 15-8. Putri berusaha bangkit dan menambah angka, 9-15.

    Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena Miyazaki menjaga posisinya tetap unggul. Miyazaki mampu comeback dan memaksa terjadinya rubber game.

    Putri berusaha bangkit dengan mencetak poin beruntun pada awal gim ketiga, 3-0. Miyazaki mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul, 3-2.

    Miyazaki mulai percaya diri dan menjauh, 5-2. Putri berusaha mengejar keteringgalan, 3-5. Namun, permainannya menurun dan banyak memberi pukulan tidak akurat.

    Miyazaki menguasai laga dan mentalnya semakin naik setelah Putri banyak membuat kesalahan sehingga unggul jauh, 11-4.

    Permainan Putri semakin stagnan dan tidak berkembang setelah bermain di bawah performa terbaiknya. Miyazaki yang sudah memegang kendali permainan menyentuh angka 21 lebih dulu.

    Baca Juga: China Open 2026 - Jiwa Ksatria Jonatan, Puji Lawan yang Lebih Muda meski Masih Dibuat Buntu

    Komentar
    Additional JS