Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Anak U-15 Sepak bola Sepak bola Indonesia Spesial

    GSU Rebut Juara Tiga Piala Dunia Anak Indonesia, Rifat Nabil Sabet Top Skor - RRi

    3 min read

     

    Para pemain dan ofisial GSU berpose dengan medali dan piala juara 3 Piala Dunia Anak U-15 yang berlangsung di Lapangan Johnson Sports Academy, Bandung, Jawa Barat. (Foto: GSU/RRI).

    RRI.CO.ID, Bandung – SSB Gamalama Sinar Utara (GSU) menutup kiprahnya di Piala Dunia Anak Indonesia U-14 2026 dengan prestasi membanggakan. Tim muda asal Kota Ternate itu sukses mengamankan peringkat ketiga usai menaklukkan Tabuik Merah Sumatera Barat dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga perebutan tempat ketiga di Lapangan Progresif Sports Center, Bandung, Selasa, 7 Juli 2026.

    Skuad besutan Coach Opin Kambose tampil penuh determinasi sejak peluit awal dibunyikan. Bermain dengan semangat bangkit setelah kegagalan di semifinal, GSU mampu menguasai jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan melalui gol Rifat Nabil serta Jenly Fabiano yang membawa wakil Maluku Utara itu menutup turnamen di atas podium.

    Sejak menit-menit awal, duel berlangsung dalam tempo tinggi. GSU langsung mengambil inisiatif serangan dengan permainan umpan-umpan pendek yang dipadukan tusukan dari kedua sisi lapangan. Sementara Tabuik Merah berupaya mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam lini pertahanan lawan.

    Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil. Rifat Nabil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan peluang di depan gawang, sebelum Jenly Fabiano menggandakan keunggulan melalui penyelesaian akhir yang tenang. Keunggulan dua gol mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi berkat disiplin lini belakang dan penampilan solid penjaga gawang GSU yang berhasil meredam setiap ancaman lawan.

    Keberhasilan merebut posisi ketiga menjadi jawaban sempurna atas kekecewaan GSU pada babak semifinal. Sebelumnya, langkah tim asal Ternate menuju partai puncak harus terhenti secara dramatis setelah bermain imbang tanpa gol melawan Jakarta City Football Academy sepanjang waktu normal.

    Rifat Nabil, pemain GSU menjadi top skor Piala Dunia Anak Indonesia U-14 dengan koleksi 5 gol. (Foto: GSU/RRI).

    Nasib GSU kemudian ditentukan melalui adu tendangan penalti. Meski para pemain telah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan, dewi fortuna belum berpihak. Mereka harus mengubur mimpi tampil di final dan mengalihkan fokus untuk memenangkan laga perebutan tempat ketiga.

    Prestasi GSU semakin lengkap dengan pencapaian individu penyerang andalannya, Rifat Nabil. Ketajamannya sepanjang turnamen mengantarkan dirinya keluar sebagai top skor kelompok umur U-14 dengan koleksi lima gol.

    Lima gol tersebut lahir saat memborong dua gol ke gawang Johnson Sport Academy pada laga pembuka fase grup, masing-masing satu gol ke gawang ISA Jatim, Batam Muda United, dan Tabuik Merah Sumatera Barat pada laga perebutan tempat ketiga. Torehan tersebut menegaskan peran penting Rifat sebagai ujung tombak sekaligus motor serangan GSU sepanjang turnamen.

    Pelatih GSU, Coach Opin Kambose, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, finis di posisi ketiga merupakan hasil yang layak dibanggakan mengingat persaingan yang sangat ketat di ajang nasional tersebut.

    "Kami patut bersyukur dengan hasil yang kami raih dalam ajang ini. Ini sudah cukup membanggakan dan tentu menambah jam terbang serta kepercayaan diri anak-anak," ujar Opin Kambose.

    Capaian ini menjadi modal berharga bagi pembinaan sepak bola usia muda di Maluku Utara. Selain membawa pulang trofi juara ketiga, GSU juga menunjukkan karakter permainan yang disiplin, kolektivitas yang kuat, serta mental bertanding yang mampu bangkit setelah kekalahan menyakitkan di semifinal.

    Hasil tersebut sekaligus menegaskan bahwa bibit-bibit muda sepak bola Ternate mampu bersaing dengan akademi-akademi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan pengalaman dan kepercayaan diri yang terus bertambah, GSU diharapkan kembali tampil lebih kompetitif pada turnamen-turnamen nasional berikutnya dan melahirkan talenta-talenta yang siap menembus level yang lebih tinggi.

    Komentar
    Additional JS