Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Palestina Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina Timnas Spanyol

    Final Piala Dunia 2026 - Pro Palestina, Striker Spanyol Takut Dipenjara usai Bertemu Donald Trump - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Minggu, 19 Juli 2026 | 20:13 WIB

    Striker Timnas Spanyol cemas bakal dipenjara usai bertemu Donald Trump karena bela Palestina. (FRANCK FIFE/AFP)

    SUPERBALL.ID - Antusias Borja Iglesias menantikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina disertai kecemasan karena kehadiran Donald Trump.

    Kecemasan striker Spanyol itu muncul karena potensi dirinya harus berjabat tangan dengan Donald Trump dan hal itu membuatnya merasa tidak nyaman.

    Menurut rencana, Donald Trump akan menghadiri laga final Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion New York, New Jersey, pada Senin (20/7/2026) dinihari WIB. 

    Laporan media setempat menyebutkan bahwa Presiden Amerika itu secara pribadi akan memberikan selamat kepada para pemain kedua finalis. 

    Agenda ini hampir sama seperti yang dilakukan Trump di final Piala Dunia Antarklub tahun lalu, meski terkesan biasa tapi menakutkan bagi Iglesias. 

    Hal ini tak lepas dari pandangan politik sang striker Spanyol dan secara blak-blakan memilih menghindari pertemuan dengan Trump. 

    Iglesias mengaku tak ingin dipenjara karena pandangan politiknya soal Palestina sangat bertentangan dengan Trump dan Amerika. 

    Meski begitu, Iglesias tak masalah berjumpa dengan Trump dan berjabat tangan asal Spanyol juara karena fokusnya ada pada perayaan. 

    "Saya tidak ingin berakhir di penjara,"kata striker berusia 33 tahun itu sambil mengedipkan mata seperti dikutip Superball.id dari Voetbal Primeur.

    Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 - Argentina Dianggap Tim Paling Kotor dalam Sejarah

    "Akan tetapi saya berharap bisa bertemu dengannya di saat semua orang sangat bahagia, agar semuanya cepat selesai dan saya bisa melupakannya setelah itu."

    Lebih lanjut, Iglesias merasa final Piala Dunia 2026 bukan waktu yang tepat baginya untuk memicu kontroversi karena sikap politik. 

    Iglesias dikenal sebagai pesepak bola yang cukup vokal menentang LGBT, mendukung gerakan Black Lives Matter dan dukungan untuk Palestina

    "Ini bukan waktunya untuk menciptakan kontroversi. Orang-orang tahu betul bagaimana perasaan saya tentang hal-hal tertentu," katanya lagi. 

    "Saya ingin melakukan banyak hal, tetapi kenyataannya saya tidak memiliki banyak kekuatan untuk mengubah hal-hal tertentu," imbuhnya. 

    Striker Celta Vigo memang belum memainkan menit bermain di Piala Dunia tapi kehadirannya di skuad Spanyol tentu tak bisa dipandang sebelah mata. 

    Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente masih mengandalkan Mikel Oyarzabal sebagai ujung tombak utama tim Matador. 

    Di belakangnya ada tiga gelandang serang yang siap menyokong Oyazabal, di antaranya Dani Olmo, Alex Baena dan Lamine Yamal.

    Baca Juga: Rekor Argentina dan Spanyol Dipimpin Wasit Final Piala Dunia 2026, Kabar Buruk untuk Lionel Messi cs

    Sementara itu, Argentina masih akan tetap menurunkan sang kapten Lionel Messi sebagai penyerang bayangan di belakang Julian Alvarez. 

    Tiga gelandang pengakut air, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul dan Alexis MacAllister akan berperan sebagai pemasok bola untuk keduanya. 

    Spanyol kembali ke final setelah Piala Dunia 2010 lalu, kini status mereka sebagai penantang sang juara bertahan edisi 2022.

    Komentar
    Additional JS