Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured FIFA Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina Timnas Mesir

    FIFA Selidiki Dugaan Rasisme ke IShowSpeed Saat Cape Verde vs Argentina - detik

    2 min read

     

    FIFA menyelidiki dugaan rasisme ke Youtuber IShowSpeed di Piala Dunia 2026 (Foto: Leonardo Fernandez - FIFA/FIFA via Getty Images)

    Jakarta -

    FIFA resmi membuka penyelidikan atas dugaan tindakan rasis yang dialami YouTuber sekaligus streamer ternama IShowSpeed saat menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Insiden tersebut terjadi di tribun penonton ketika laga antara Argentina melawan Cape Verde berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat.

    Dilansir dari ESPN, FIFA mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa (7/7/2026). Badan sepak bola dunia itu menegaskan sikapnya yang menolak segala bentuk rasisme, kebencian, maupun diskriminasi.

    "FIFA sangat mengutuk rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuknya. Tindakan ini tidak memiliki tempat di sepak bola, di Piala Dunia FIFA, atau di mana pun dalam masyarakat," demikian pernyataan FIFA.

    FIFA menyatakan telah mengetahui adanya insiden yang melibatkan seorang suporter terhadap IShowSpeed di Stadion Miami. Organisasi tersebut memastikan proses investigasi telah dimulai untuk mengumpulkan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

    Jika nantinya ditemukan bukti yang cukup, FIFA menegaskan akan mengambil tindakan sesuai regulasi yang berlaku.

    Kronologi

    Insiden itu terjadi pada 3 Juli 2026 ketika IShowSpeed, yang memiliki nama asli Darren Jason Watkins Jr. (21), melakukan siaran langsung dari stadion melalui kanal YouTube miliknya.

    Dalam livestream tersebut, Speed terlihat mengenakan jersey Cape Verde dan berada di tengah ribuan suporter yang memadati stadion. Di tengah pertandingan, ia terlibat adu argumen dengan seorang pendukung Argentina.

    Menurut sejumlah laporan, suporter tersebut diduga melontarkan kata-kata bernada rasis, termasuk frasa dalam bahasa Spanyol yang diterjemahkan sebagai, "Go cry at the zoo" atau, "Menangislah di kebun binatang". Ucapan tersebut dinilai sebagai penghinaan bernuansa rasial.

    Selain itu, penggemar tersebut juga diduga melakukan gestur monyet yang dianggap menghina. Dalam siaran langsungnya, Speed beberapa kali terdengar mempertanyakan apa yang sebenarnya diucapkan kepadanya.

    Hingga saat ini, IShowSpeed maupun timnya belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan pelecehan rasis yang terjadi di stadion.

    Meski demikian, cuplikan video insiden tersebut telah beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan. Banyak warganet mengecam dugaan tindakan rasis tersebut serta mendesak FIFA menjatuhkan hukuman tegas apabila pelaku terbukti bersalah.

    (afr/fay)

    Komentar
    Additional JS