Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Juara Muhammad Shohibul Fikri Spesial

    Emosional Fajar/Fikri usai Bikin Ganda Putra Nomor 1 Dunia Amburadul di Final Japan Open 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 19 Juli 2026 | 18:43 WIB

    Selebrasi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri usai mengamankan gelar juara Japan Open 2026, Minggu (19/7/2026) (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memberikan komentarnya usai tampil brilian untuk memenangkan gelar turnamen Japan Open 2026.

    Menjadi satu-satunya harapan Indonesia pada laga final Japan Open 2026 untuk nomor ganda putra hari ini, Minggu (19/7/2026) Fajar/Fikri tidak terbendung.

    Pasangan peringkat kedua dunia tersebut berhasil meredam keganasan wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae melalui dua gim langsung.

    Ya, Fajar/Fikri melibas ganda putra peringkat 1 dunia tersebut dengan skor 21-19, 21-17 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang.

    Kemenangan dalam laga bertempo 45 menit tersebut membuka babak baru bagi Fajar/Fikri yang udah dipasangkan sejak tahun lalu.

    Ungkapan syukur dan emosional diungkapkan Fajar Alfian, terlebih sudah menunggu cukup lama untuk bisa menginjakkan kaki di podium tertinggi lagi.

    Hampir satu tahun, Fajar menjalani masa penantian sejak mereka berjaya pada turnamen BWF Super 1000 yaitu China Open 2026.

    "Pertama-tama alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan bisa menyabet gelar di Japan Open ini," kata Fajar, melalui siaran PBSI

    "Penantian hampir satu tahun setelah juara di China Open 2025," tuturnya menambahkan.

    Baca Juga: PV Sindhu Ungkap Pesan Coach Irwansyah Jadi Pembeda, Sederhana tetapi Manjur Datangkan Gelar Juara

    Dalam kesempatan yang sama, Fajar berharap keberhasilan dalam menjuarai turnamen BWF Super 750 ini bisa membuka jalan mendapatkan gelar-gelar lainnya.

    "Semoga ini jadi awal dari kebangkitan kami untuk bisa meraih gelar-gelar berikutnya," ucap Fajar.

    Untuk jalannya pertandingan sendiri, Fajar mengakui Kim/Seo memiliki kemampuan yang mumpuni untuk melancarkan pukulan yang menyulitkan.

    Tak hanya soal serangan saja, juara dunia 2025 tersebut juga solid dalam bertahan sehingga Fajar/Fikri dipaksa bekerja lebih keras untuk mengamankan poin.

    "Kelebihan Kim/Seo adalah kemampuan mereka membalikkan bola-bola yang sebenarnya sudah menyulitkan, punya pertahanan yang sangat luar biasa," kata Fajar.

    "Tapi di pertemuan kali ini kami selalu bisa waspadai hal itu dan kami lebih disiplin menerapkan strategi," imbuhnya.

    Lebih lanjut, Fajar mempersembahkan gelar ini untuk sang istri karena ini merupakan gelar pertama setelah berstatus sebagai suami.

    "Gelar ini saya persembahkan secara khusus untuk istri saya karena ini gelar pertama setelah menikah," ucap Fajar.

    Hal yang tidak jauh berbeda diungkapkan oleh Muhammad Shohibul Fikri di mana Kim/Seo benar-benar bermain sangat baik dengan level tertinggi yang dimiliki.

    "Mereka bukan lawan yang mudah, mereka bermain sangat baik," kata Fikri menjelaskan.

    "Hanya tadi di lapangan kami bisa lebih solid aja, bisa lebih bisa dominan melakukan strategi dengan tepat."

    "Komunikasi dengan partner dan pelatih pun sangat berjalan baik jadi semua yang disiapkan berjalan dengan baik dari awal sampai akhir."

    Gelar ini untuk saya sendiri, buah dari kesabaran selama ini. Untuk keluarga dan orang-orang yang saya cintai dan seluruh suporter yang selalu mendukung dan mendoakan kami."

    Baca Juga: Rekap Hasil Final Japan Open 2026 - Indonesia Kebagian 1 Gelar, Tuan Rumah Gigit Jari

    Komentar
    Additional JS