Disorot Tajam Media Korea, Seo Seung-jae Legawa dan Beri Ucapan Selamat untuk Fajar/Fikri setelah Juara China Open - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB
BOLASPORT.COM - Ganda putra nomor satu, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, menjadi sorotan media Korea Selatan setelah kembali dikalahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari Indonesia.
Dua pekan beruntun Kim Won-ho/Seo Seung-jae jatuh di lubang yang sama setelah mereka harus puas menjadi runner-up pada Japan Open 2026 dan China Open 2026.
Di dua turnamen bulu tangkis dengan level elite itu, Super 750 dan Super 1000, pasangan Korea Selatan tumbang di tangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Di Jepang, Kim/Seo kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 17-21.
Asa membalaskan dendam sempat terbuka ketika pasangan juara dunia 2025 tersebut kembali menjadi lawan Fajar/Fikri di final China Open 2026.
Mereka bahkan dapat mendominasi gim pertama dengan penampilan penuh tekanan untuk duo Indonesia.
Namun keadaan berubah saat memasuki gim kedua ketika Kim dan Seo silih berganti mulai goyah.
Kim/Seo gagal menjaga konsistensi saat Fajar/Fikri menjadi makin percaya diri dan menunjukkan kelas mereka. Kim/Seo berakhir kalah ngenes dengan skor ketat 21-16, 19-21, 19-21.
Tanpa mengabaikan kebangkitan Fajar/Fikri dan kualitas pukulan mereka yang brilian, situasi yang hampir mirip dalam duel bertajuk final ideal itu ada pada sisi Seo yang sukses dilemahkan.
Seo Seung-jae goyah di poin-poin akhir dengan beberapa kali melakukan kesalahan, termasuk pada poin kemenangan Fajar/Fikri yang didapat dari sergapan Seo yang melebar.
Kelalahan Kim/Seo langsung mendapat sorotan tajam dari media Korea Selatan, salah satunya Chosun.
Kalah dua kali di final dari pasangan yang sama membuat performa Kim/Seo disayangkan.
"Meskipun menduduki peringkat satu dunia, mereka kehilangan medali emas yang seharusnya bisa membantu mereka mengatasi kemerosotan performa baru-baru ini," tulis Chosun.
"Seo Seung-jae dan Kim Won-ho gagal melaju melewati semifinal Singapore Open dan Indonesia Open pada Juni, dan baru saja akan mendapatkan kembali momentum mereka setelah istirahat sekitar satu bulan."
"Pertarungan sengit yang membuat penonton terkesima berlanjut hingga skor 19-19. Namun, wakil Korea akhirnya runtuh karena serangkaian kesalahan, termasuk kesalahan pertahanan oleh Kim Won-ho dan kegagalan penerimaan bola oleh Seo Seung-jae."
Seo Seung-jae sendiri tetap berusaha legawa menelan kekalahan beruntun dari pasangan terbaik Indonesia.
Ia juga tak segan memberikan ucapan selamat untuk Fajar dan Fikri melalui unggahan media sosialnya.
Memang, rekor pahit harus tetap mereka terima, karena sekarang catatan head-to-head kedua pasangan menjadi imbang 3-3.
"Kami menyelesaikan turnamen ini sebagai runner-up. Selamat kepada Fajar dan Fikri atas penampilan luar biasa mereka di babak final," ungkap Seo Seung-jae.
"Menghadapi mereka dua kali dalam dua minggu terakhir memberikan banyak pelajaran dan membantu kami menyadari aspek-aspek yang masih perlu kami perbaiki."
Seo berharap kekalahan dari Fajar/Fikri menjadi pelajaran berharga bagi mereka saat status nomor satu dunia juga mereka sandang.
Kesempatan bangkit ada di dua event besar tahun ini Kejuaraan Dunia 2026 dan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Kompetisi selama dua minggu terakhir ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi kami. Kami akan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk kembali dengan lebih kuat."
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan saya, Kim Won-ho, yang telah berjuang sekuat tenaga hingga akhir."
"Terakhir, terima kasih kepada seluruh penggemar atas dukungan dan cinta yang tak henti-hentinya kalian berikan."
"Kami akan terus bekerja keras dan berupaya sebaik mungkin untuk membalas dukungan kalian dengan penampilan serta hasil yang lebih baik di turnamen berikutnya. Terima kasih," tutupnya.