Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Argentina Berita FBI Featured Keuangan Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Di Tengah Piala Dunia 2026, FBI Usut Transaksi Ratusan Juta Dolar Milik Federasi Sepak Bola Argentina! - Jawa Poz

    3 min read

     

    Timnas Argentina sukses melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. (Instagram @afaseleccion)

    JawaPos.com - Perjalanan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 tengah menjadi sorotan berkat peluang besar mereka mempertahankan gelar juara.

    Namun di luar lapangan, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) justru menghadapi persoalan serius. Lembaga tersebut dikabarkan sedang menjadi objek penyelidikan otoritas Amerika Serikat terkait dugaan transaksi keuangan bernilai ratusan juta dolar.

    Laporan yang pertama kali diungkap media Argentina, La Nación, menyebut jaksa federal bersama agen Biro Investigasi Federal (FBI) telah mulai mengumpulkan keterangan mengenai aktivitas keuangan AFA selama beroperasi di Amerika Serikat.

    Penyelidikan itu masih berada pada tahap awal dan belum mengarah pada penetapan tersangka.

    Fokus utama penyidik adalah menelusuri bagaimana organisasi yang dipimpin Claudio "Chiqui" Tapia mengelola aliran dana melalui sejumlah bank di Amerika Serikat.

    Aparat ingin memastikan apakah seluruh transaksi tersebut dilakukan sesuai aturan atau justru mengandung unsur pelanggaran hukum seperti pencucian uang maupun penipuan.

    Dalam dokumen yang dikutip La Nación, perhatian penyidik mengarah kepada perusahaan TourProdEnter LLC milik produser teater Javier Faroni.

    Perusahaan itu disebut menangani berbagai kontrak komersial internasional AFA bersama sang istri, Erica Gillette.

    Kontrak yang dikelola mencakup kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk Adidas dan Warner.

    Dari aktivitas tersebut, TourProdEnter LLC dilaporkan memindahkan dana sedikitnya 260 juta dolar Amerika Serikat melalui lima lembaga keuangan, yakni Citibank, Synovus, Bank of America, JP Morgan, dan PNC Bank.

    Namun, penyidik disebut hanya dapat mengidentifikasi sebagian dana yang benar-benar berkaitan dengan kebutuhan operasional AFA.

    Sementara itu, sekitar 57 juta dolar AS lainnya diduga mengalir ke berbagai perusahaan yang hingga kini masih ditelusuri asal maupun tujuan transaksinya.

    Penyelidikan tersebut mulai berkembang sejak 2025 setelah muncul sejumlah dokumen keuangan baru. Kasus ini kini ditangani tiga jaksa federal yang memiliki spesialisasi dalam kejahatan finansial.

    Salah satu saksi yang telah dimintai keterangan adalah pengusaha Guillermo Tofoni. Ia merupakan pihak yang pertama kali melaporkan dugaan kejanggalan dalam struktur bisnis AFA di Amerika Serikat.

    Selain itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga dikabarkan mempertimbangkan untuk memanggil sejumlah mantan pejabat pemerintahan Presiden Javier Milei guna memberikan kesaksian.

    Sebenarnya dugaan tersebut sudah mencuat sejak September 2024. Ketika itu, Kementerian Keamanan Argentina yang dipimpin Patricia Bullrich mengirimkan laporan kepada otoritas Amerika Serikat mengenai aktivitas keuangan AFA yang dianggap mencurigakan.

    Pada tahap awal, FBI belum menemukan cukup bukti untuk membuka penyelidikan resmi. Namun, situasi berubah pada awal 2026 setelah penyidik memperoleh tambahan dokumen perbankan dan laporan baru yang memperkuat dugaan adanya transaksi yang perlu diperiksa lebih lanjut.

    Kasus ini menjadi perhatian karena muncul di saat Argentina sedang berjuang mempertahankan status sebagai juara dunia. Di tengah euforia kemenangan atas Mesir dan langkah menuju fase berikutnya, perhatian publik juga tertuju pada perkembangan investigasi yang melibatkan federasi sepak bola negara tersebut.

    Meski demikian, hingga kini belum ada dakwaan resmi yang dijatuhkan kepada AFA maupun Claudio Tapia.

    Seluruh proses masih berada dalam tahap penyelidikan awal sehingga belum dapat disimpulkan adanya pelanggaran hukum.

    Di sisi lain, Tapia tetap mendampingi Timnas Argentina selama berlangsungnya Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

    Ia disebut memperoleh izin bepergian dari pengadilan Argentina meski masih menghadapi perkara hukum di negaranya terkait dugaan pelanggaran administrasi perpajakan dan iuran pensiun.

    Perkembangan kasus ini diperkirakan akan terus menjadi sorotan, mengingat besarnya nilai transaksi yang sedang diperiksa serta posisi AFA sebagai salah satu federasi sepak bola paling berpengaruh di dunia.

    Komentar
    Additional JS