Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia China Open Fajar Alfian Featured Muhammad Shohibul Fikri Spesial

    China Open 2026 - Fajar/Fikri Tak Gegabah, Dimulai dari Nol meski Baru Juara dan Jadi Juara Bertahan - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Rabu, 22 Juli 2026 | 16:51 WIB

    Ganda putra ndonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, bertanding pada babak 32 besar China Open 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Rabu, 22 Juli 2026. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Juara bertahan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, langsung dipaksa bertanding dalam tiga gim penuh pada babak 32 besar China Open 2026.

    Fajar Alfiah/Muhammad Shohibul Fikri mendapatkan perlawanan dari wakil tuan rumah, Huang Di/Liu Yi, hingga harus berjibaku selama 59 menit.

    Pasangan unggulan kedua itu kecolongan pada gim kedua saat mereka harus tertinggal dengan skor 11-15 pada pertengahan laga.

    Fajar/Fikri akhirnya menang via rubber game dengan skor 21-15, 20-22, 21-9 dalam laga di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Rabu (22/7/2026).

    Fajar mengakui pertandingan pertama tidak mudah karena lawan habis-habisan untuk menang di depan publik sendiri.

    "Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan menang juga di pertandingan hari ini," kata Fajar dalam rilis PBSI.

    "Pastinya pertandingan yang tidak mudah, lawan bermain sangat ngotot, sangat semangat dengan antusias dan dukungan publik tuan rumah yang luar biasa dari hari pertama."

    "Ramai sekali tapi kami tidak mau kalah."

    Baca Juga: Hasil China Open 2026 - Fajar/Fikri Jaga Rekor Bersih atas Wakil China

    Selain itu, Fajar/Fikri juga mengaku tidak sempat melakukan latihan sekaligus uji coba venue pertandingan sehari sebelum turnamen dimulai.

    Pekan lalu mereka masih bertanding hingga hari Minggu demi menjemput gelar juara Japan Open 2026 yang berhasil direngkuh.

    "Kami tidak sempat mencoba arena kemarin di sesi latihan, jadi tadi coba beradaptasi dengan kondisi lapangan, arah angin dan karakter shuttlecock," ucap Fajar lagi.

    "Cukup berbeda rasanya dengan di Tokyo. Tadi ada beberapa kali masih ragu-ragu. Bersyukur pada gim ketiga kami bisa ambil start bagus dan terus unggul."

    Fajar mengungkapkan turnamen berturut-turut tentu sangat menguras stamina.

    "Turnamen back to back, turnamen kedua dan ketiga itu tidak mudah, apalagi di turnamen pertama kemarin sampai babak akhir," kata Fajar.

    "Harus ekstra recovery, dari pola makan, vitamin dan juga istirahatnya."

    "Dengan bantuan tim PBSI dari mulai fisioterapis sampai sport recovery, alhamdulillah sampai sekarang berjalan dengan baik."

    "Selain itu pastinya menjaga pikiran, harus selalu fresh dan enjoy. Hal-hal yang di luar turnamen dikesampingkan dulu karena itu kadang menguras energi."

    Pada babak 16 besar China Open 2026, Fajar/Fikri akan menghadapi ganda putra Jepang, Yuichi Shimogami/Takumi Nomura.

    "Beban dan tekanan pasti ada di setiap turnamen, tidak hanya di sini karena kami juara bertahan dan pekan lalu baru juara di Jepang," kata Fikri.

    "Kami tidak mau terlalu melebih-lebihkan rasanya, ambil saja positifnya untuk semakin termotivasi dan percaya diri," ujarnya, untuk menghadapi setiap pertandingan."

    Baca Juga: Hasil China Open 2026 - Rachel/Febi Balas Dendam, Unggulan Kedua Dipermalukan di Depan Pendukung Sendiri

    Komentar
    Additional JS