China Open 2026 - Chou Tien Chen Butuh 3 Tahun Akhiri Rentetan Kekalahan dari Shi Yu Qi - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Taiwan, Chou Tien Chen, pada babak perempat final China Open 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Jumat (24/7/2026). (STR/AFP)
BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putra China, Shi Yu Qi, terjegal lagi dalam dua turnamen beruntun.
Pekan lalu, langkah tunggal putra nomor satu dunia itu terhenti pada perempat final Japan Open 2026 lalu berlanjut pada China Open 2026.
Tiga tahun frustrasi akhirnya berujung pada kemenangan ketika Chou Tien Chen (Taiwan) mengakhiri rentetan sembilan kekalahan beruntun melawan juara bertahan Shi Yu Qi.
Chou berjuang hingga meraih kemenangan 21-14, 12-21, 21-15 pada perempat final China Open 2026 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Jumat (24/7/2026).
Ini adalah kemenangan pertama Chou tersebut atas Shi sejak ajang beregu Asian Games 2022 yang ditunda pada September 2023.
Kemenangan ini dibangun berdasarkan rencana permainan agresif yang dirancang untuk mengganggu favorit tuan rumah.
"Sudah sekitar tiga tahun sejak saya mengalahkannya,” kata Chou dilansir dari BWFBadminton.
“Rencana saya adalah untuk menekannya karena dia bermain di kandang sendiri. Saya mencoba untuk lebih menyerang, meningkatkan tempo, dan memberikan semua yang saya miliki.”
Chou merasakan Shi tidak bergerak dengan kecepatan biasanya dan memanfaatkan kesempatan itu.
Pemain berusia 36 tahun itu menegaskan bahwa Shi akan kembali lebih kuat pada Kejuaraan Dunia BWF, Agustus mendatang.
“Biasanya dia sangat cepat sehingga sulit untuk mengimbanginya,” aku Chou.
Baca Juga: China Open 2026 - Jiwa Ksatria Jonatan, Puji Lawan yang Lebih Muda meski Masih Dibuat Buntu
"Bagi saya, ini bukan hanya tentang memenangkan satu pertandingan. Saya ingin bersaing dengan semua orang, terutama pemain top di generasi saya.”
Hadiah bagi Chou adalah semifinal sesama pemain Taiwan melawan Lin Chun Yi, yang mengalahkan Weng Hong Yang (China) 27-25 21-14.
Chou yang lebih berpengalaman unggul 5-2 atas rekan senegaranya dalam rekor pertemuan.
Sementara itu, Toma Junior Popov menjadi pemain Prancis pertama dalam 22 tahun yang mencapai semifinal China Open setelah mengakhiri perjalanan gemilang Nhat Nguyen (Irlandia).
Popov meraih kemenangan comeback 12-21 21-10 21-15. Temperamen Popov dalam pertandingan besar terlihat saat ia menyelesaikan comeback dari tertinggal 14-9 pada gim penentu.
"Saya agak bangga (dengan rekor Prancis) tetapi saya melangkah selangkah demi selangkah," ucap Toma.
"Saya mencoba mengejar dua pemain muda di depan saya, Christo (Popov) dan Alex (Lanier), yang melakukan pekerjaan luar biasa. Saya mencoba untuk mengimbangi mereka tetapi saya juga senang bisa mengakhiri penantian Prancis untuk semifinalis di kompetisi ini."
Popov akan menghadapi Victor Lai (Kanada) pada babak empat besar.
Lai mengalahkan Jonatan Christie 21-14 21-17.
Baca Juga: Hasil China Open 2026 - Senasib dengan Shi Yu Qi, Jonatan juga Tersingkir di Perempat Final