Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Shin Tae-yong Spesial

    Bukan 10 Tahun, KFA Hanya Jatuhkan Sanksi Disiplin 1 Tahun kepada Shin Tae-yong, Masa Depan di Persija Aman - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

    Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak menerima sanksi seberat yang disebut-sebut media massa buntut tindakan disipliner selama melatih Ulsan HD (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong akhirnya menemui titik terang soal sanksi disiplin yang diterimanya seusai diduga melakukan tindakan kekerasan ke pemain Ulsan HD.

    Mantan pelatih Timnas Indonesia ini resmi dijatuhi sanksi berat buntut dari kontroversi yang terjadi saat ia menjabat sebagai pelatih kepala klub K-League, Ulsan HD, pada tahun lalu.

    Kontroversi ini bermula dari beredarnya sebuah video yang menunjukkan Shin Tae-yong menampar wajah salah satu pemainnya, Jung Seung-hyun.

    Kejadian tersebut dilaporkan terjadi dalam sesi pertemuan perkenalan saat ia baru saja mengambil alih kepemimpinan Ulsan HD.

    Masa kepemimpinan Shin Tae-yong di Ulsan HD memang tergolong sangat singkat, yakni hanya bertahan selama 65 hari sebelum akhirnya dipecat.

    Pemecatan tersebut dilaporkan terjadi setelah munculnya, berbagai macan isu miring, mulai dari perselisihan dengan pemain.

    Kemudian kontroversi penyerangan pemain, hingga tuduhan bermain golf saat tim melakukan pertandingan tandang.

    Setelah melalui investigasi panjang oleh Pusat Etik Olahraga di bawah kementerian terkait, KFA (Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan) disebut-sebut bakal menjatuhkan sanksi disiplin sangat berat untuk Shin Tae-yong.

    Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2026 - Debut Shin Tae-yong, Persija Kalah dari Persebaya Lewat Gol Konyol

    Tak main-main, sejumlah media asal Korea Selatan menyebut pelatih berusia 55 tahun tersebut terancam dijatuhi tindakan disiplin berat.

    Shin Tae-yong terancam sanksi dengan hukuman maksimal yang meliputi penangguhan kualifikasi hingga 10 tahun, penangguhan dari kompetisi, hingga ancaman pengusiran permanen dari sepak bola Korea Selatan.

    Meski begitu, Persija membantah kabar tersebut.

    Tim asal ibu kota tersebut langsung memverifikasi langsung kabar tersebut ke pihak KFA.

    Persija memastikan setiap informasi yang beredar diklarifikasi secara akurat demi menjaga profesionalisme klub dan kondusifitas seluruh elemen tim.

    Dalam komunikasinya dengan pihak KFA, Persija memastikan kabar tersebut tidak benar bahwa Shin Tae-yong dihukum selama 10 tahun. 

    Berdasarkan hasil komunikasi dan verifikasi yang dilakukan, Persija meluruskan dua hal utama dari isu yang beredar mengenai sanksi Shin Tae-yong.

    Pertama, Shin Tae-yong hanya menerima hukuman selama setahun dan larangan ini hanya berlaku di Korea Selatan.

    Baca Juga: Persija Jakarta Tegaskan Sanksi KFA Tidak Pengaruhi Komitmen dengan Shin Tae-yong: Hanya Berlaku di Korea Selatan

    "Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun.
Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan," tulis rilis resmi Persija.

    "Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija," tulis rilis resmi Persija Jakarta.

    Persija Jakarta tetap menghormati keputusan KFA sekaligus memberikan dukungan penuh kepada pekerjaan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.

    "Persija menegaskan bahwa manajemen menghormati keputusan KFA. Di saat yang sama, Persija tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus membentuk tim terbaiknya," tulis Persija Jakarta.

    "Persija meyakini bahwa setiap tantangan dapat menjadi pembelajaran yang berharga untuk terus bertumbuh, baik secara pribadi maupun profesional."

    "Persija melihat Shin Tae-yong memiliki komitmen besar untuk tetap menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Kejadian itu dipastikan tidak mengganggu aktivitas tim yang tengah bergerak untuk menjadi versi terbaik."

    "Fokus utama Persija saat ini adalah mempersiapkan tim agar mencapai performa optimal dalam menyambut musim baru. Persija akan terus berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas klub secara profesional," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS