Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Mohamed Salah Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Australia Timnas Mesir

    Bikin Panenka hingga Nangis Pascalaga, Kata Mo Salah usai Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:30 WIB

    Mohamed Salah buka suara usai membawa Mesir mencetak sejarah di Piala Dunia 2026. (X.COM/ARIYADHIAH)

    BOLASPORT.COM - Mohamed Salah buka suara usai membawa Timnas Mesir mencetak sejarah di Piala Dunia 2026.

    Penyerang berusia 34 tahun itu menjadi salah satu aktor kemenangan Mesir saat menyingkirkan Australia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) WIB.

    Pada pertandingan tersebut, The Pharaohs menyingkirkan Socceroos lewat drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

    Di babak tos-tosan, Mohamed Salah yang menjadi salah satu eksekutor sukses menceploskan bola dan membawa Mesir menang 4-2.

    Mantan penyerang Liverpool itu mencetak penaltinya dengan teknik Panenka yang mengelabui kiper lawan, Mathew Ryan.

    Tendangan Panenka-nya mengarah ke tengah gawang dan mengelabui Ryan yang memilih melompat ke arah kiri.

    Berkat Panenka-nya itu, Mesir mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 dengan pertama kalinya menang di babak gugur.

    Selama berpartisipasi di turnamen empat tahunan itu, tim asal Afrika Utara itu tak pernah merasakan kemenangan di fase gugur.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Wakil Asia Resmi Habis, Mesir Singkirkan Australia Lewat Drama Adu Penalti

    Di partisipasi pertamanya pada edisi 1934, mereka tampil langsung di babak 16 besar dan menelan kekalahan 1-2.

    Lalu di partisipasi keduanya pada edisi 1990, Mesir tersingkir di fase grup karena hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.

    Setelahnya pada edisi 2018, langkah Mo Salah dkk. kembali terhenti di fase grup karena menelan tiga kekalahan dari tiga laga.

    Kini di Piala Dunia 2026, The Pharaohs bisa lolos dari fase grup dan memenangi fase gugur pertamanya di turnamen tersebut.

    Lantaran hal tersebut, Mo Salah meneteskan air mata bahagia karena menjadi bagian dari skuad yang menciptakan sejarah untuk negaranya.

    "Saya sudah katakan bahwa pertandingan ini adalah pertandingan sekali seumur hidup. Saya senang telah mencetak sejarah," tuturnya, dikutip BolaSport.com dari RMC Sport.

    Setelah memastikan lolos ke babak selanjutnya, Mesir tinggal menunggu lawannya di babak 16 besar.

    Di babak 16 besar, peraih 7 gelar juara Piala Afrika itu akan berhadapan dengan pemenang duel Argentina vs Tanjung Verde.

    Saat artikel ini dibuat, duel antara sang juara bertahan dengan sang debutan itu belum digelar.

    Baca Juga: Belum Main, Jersey Timnas Mesir Sudah Bermasalah

    Tak ayal banyak pihak meyakini jika Argentina akan keluar menjadi pemenang dan menjadi penantang Mesir di babak 16 besar.

    Mengenai kemungkinan tersebut, Mo Salah meminta agar semua orang menghormati Tanjung Verde yang menjadi salah satu wakil Afrika di Piala Dunia 2026.

    "Hal itu mungkin saja terjadi (melawan Argentina), namun kita harus menghormati tim nasional Tanjung Verde terlebih dahulu," lanjutnya.

    "Argentina akan segera melakoni pertandingan berikutnya, dan setelah itu, kita lihat saja apa yang terjadi," pungkas Mo Salah.

    Komentar
    Additional JS