Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured Piala AFF Rayhan Hannan Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Belajar dari Luka 2024, Rayhan Hannan Tegaskan Timnas Indonesia Tak Hanya Waspadai Vietnam - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read




    BOLASPORT.COM - Gelandang serang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, menegaskan bahwa skuad Garuda tak hanya mewaspadai Vietnam saja di ASEAN Championship 2026. Ia belajar dari lupa di Piala AFF 2024 lalu yang ditahan imbang Laos dan kalah dari Filipina hingga tersingkir di fase grup.

    Timnas Indonesia dijawalkan bakal tampil dalam ajang bergengsi se-Asia Tenggara yang bakal bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

    Dalam ajang ini, Timnas Indonesia dipastikan bergabung dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

    Untuk itu, skuad Garuda akan menghadapi ajang yang tak mudah bahkan dalam persaingan di Grup A ASEAN Championship 2026.

    Rayhan Hannan pun meminta para pemain untuk tidak meremehkan tim manapun, berkaca dari pengalaman pahit di edisi sebelumnya.

    Baca Juga: Masih Tunggu Putusan FIFA, Erick Thohir Bocorkan Alasan Banyak Negara Rebutan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 

    Pada edisi sebelumnya yang dikenal sebagai Piala AFF 2024 lalu, Timnas Indonesia memang tampil dengan skuad U-23.

    Akan tetapi, dalam ajang itu, skuad Garuda tak bisa berbuat banyak.

    Pasalnya, tim yang kala itu masih dilatih Shin Tae-yong gagal total, bahkan tak mampu lolos ke semifinal dan tersingkir di fase grup.

    Tim Merah Putih kala itu hanya mampu meraih kemenangan 1-0 atas Myanmar, imbang kontra Laos 3-3.

    Kemudian kalah dari Vietnam 0-1 dan takluk dari Filipina dengan skor identik 0-1, sehingga mereka tak layak melaju ke babak selanjutnya.

    Ini tentu saja menjadi pelajaran berhaga buat Timnas Indonesia bahwa peta kekuatan sepak bola di Asia Tenggara kini sudah berubah drastis.

    Rayhan Hannan pun menyebut bahwa di ASEAN Championship 2026 ini bakal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

    Bahkan ia percaya Vietnam bakal berbeda dari tahun sebelumnya, karena saat ini mereka juga telah diperkuat pemain naturalisasi.

    “Kalau menurut saya, pastinya bakal lebih berbeda dari tahun 2024. Mereka
    (Vietnam) juga pastinya berkembang dari sebelumnya,” ujar Rayhan Hannan kepada awak media termasuk BolaSport.com, dalam diskusi Water Break PSSI Pers, di SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

    Pemain Persija Jakarta itu menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus waspada dengan semua pemain, tak hanya Vietnam.

    The Golden Star Warriors memang masih menjadi salah satu tim kuat di Asia Tenggara.

    Namun, saat ini banyak tim lain yang juga mulai menjadi tim-tim kegutan.

    “Dan saya rasa bukan hanya Vietnam, tetapi tim-tim di Asia Tenggara sekarang semuanya sudah mulai berkembang,” kata Hannan.

    “Karena pada saat itu (Piala AFF 2024) kita lawan Laos, kita pun seri, hasil yang kurang baik. Dan, menurut saya tim-tim seperti Laos, Kamboja, juga tidak bisa diremehkan gitu,” ucapnya.

    Selain tim-tim kejutan, Rayhan Hanan juga menyoroti Filipina yang kian kuat berkat program naturalisasi pemain kelahiran luar negeri.

    Meski fokus utama Rayhan tetap tertuju pada sang rival bebuyutan Vietnam.

    “Karena dalam dua tahun tim bisa berkembang sangat jauh. Mungkin di grup lain juga bisa kita lihat Filipina karena mereka juga punya banyak pemain dari naturalisasi, pemain kelahiran juga,” ungkap Rayhan Hannan.

    “Dan, saya rasa Vietnam sangat berkembang begitu. Jadi, kita juga harus waspadai bagaimana mereka bermain.”

    Menariknya, Rayhan sempat menyinggung kehadiran pelatih Vietnam Kim Sang-sik yang kedapatan memantau langsung laga persahabatan skuad Garuda melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada awal Juni lalu.

    Menurutnya, aksi mata-mata atau spionase ini sudah menjadi kebiasaan tim Vietnam untuk mengantisipasi kekuatan Timnas Indonesia.

    Baca Juga: Diperkuat 26 Pemain, Sumardji Beberkan Alasan Pilih Bali Jadi Lokasi TC Timnas Indonesia 

    “Dan, mungkin yang pak Sumardji tadi bilang kenapa pelatih Vietnam (Kim Sang-sik) bisa datang ke stadion (saat Timnas Indonesia vs Mozambik),” jelas Hannan.

    “Yang saya tahu pelatih senior juga tim kepelatihan U-23 mereka, kurang lebih sama pelatihnya, dan mereka selalu melakukan ini ketika saya Piala
    AFF U-23 kemarin. Itu mungkin cara mereka mengantisipasi kita juga begitu.”

    Meski begitu, Hannan menegaskan bahwa skuad Garuda tidak gentar. Ia yakin tim kepalatihan sudah memiliki cara untuk meredam ambisi Vietnam.

    Apalagi Timnas Indonesia sudah dijadwalkan akan mulai menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali pada 5 hingga 25 Juli 2026.

    Skuad Garuda akan menghadapi Kamboja dalam laga perdana Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 Juli 2026.

    “Dan, pastinya saya rasa Indonesia juga sekarang kita tahu bagaimana mengantisipasi Vietnam,” tuturnya.

    Komentar
    Additional JS