Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Liga Inggris Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Asosiasi Sepak Bola Inggris Menguji Donnarumma Rule, Aturan Baru Perawatan Kiper - Investor Trust

    5 min read

     


    Sepak bola Inggris mulai menguji "Donnarumma rule" pada musim 2026/2027 untuk mencegah praktik tactical timeout saat kiper meminta perawatan medis di tengah pertandingan. Foto: www.mancity.com

    Poin Penting

    Sepak bola Inggris mulai menguji "Donnarumma rule" pada musim 2026/2027 untuk mencegah praktik tactical timeout saat kiper meminta perawatan medis di tengah pertandingan.
    Tim yang kipernya mendapat perawatan harus bermain dengan 10 pemain selama satu menit, dengan pelatih wajib menunjuk satu pemain lapangan keluar dalam waktu 10 detik atau kapten tim yang akan meninggalkan lapangan.
    Jika uji coba dinilai berhasil, IFAB berpeluang menerapkan aturan ini secara permanen di seluruh dunia mulai musim 2027/2028.

    LONDON, investortrust.id – Sepak bola Inggris akan mulai menguji aturan baru untuk menghentikan praktik tactical timeout yang melibatkan penjaga gawang pada musim 2026/2027 alias “Donnarumma rule”. Aturan tersebut disepakati Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Liga Premier, English Football League (EFL), National League, dan Women's Super League setelah mendapat persetujuan dari International Football Association Board (IFAB).

    Selama beberapa musim terakhir, banyak tim memanfaatkan momen ketika kiper meminta perawatan medis sebagai kesempatan bagi pelatih mengumpulkan pemain di area teknis untuk memberikan instruksi tambahan. Tak jarang, seusai pengarahan selesai, sang kiper langsung kembali bermain tanpa mengalami masalah berarti.

    Praktik tersebut juga kerap digunakan untuk memutus momentum lawan yang sedang mendominasi pertandingan sehingga menuai banyak kritik. Oleh banyak pihak, ini disebut Donnarumma rule karena mengacu pada kebiasaan Gianluigi Donnarumma dan Manchester City.

    Baca Juga

    Mitchell Baker Bangga Bikin Hattrick di Debut Timnas Indonesia

    Melalui uji coba aturan baru ini, tim yang kipernya mendapat perawatan dari fisioterapis harus bermain dengan 10 pemain selama satu menit setelah pertandingan kembali dilanjutkan.

    Mekanismenya, wasit akan memberi sinyal kepada fisioterapis untuk memasuki lapangan. Setelah itu, pelatih memiliki waktu 10 detik untuk menunjuk satu pemain lapangan yang wajib keluar dari lapangan selama satu menit setelah bola kembali dimainkan. Jika pelatih tidak menentukan pemain dalam batas waktu tersebut, maka kapten tim otomatis harus meninggalkan lapangan untuk sementara.

    Laga putaran pendahuluan Carabao Cup antara Tranmere Rovers melawan Rochdale pada Sabtu (1/8/2026) mendatang akan menjadi pertandingan pertama yang menerapkan aturan tersebut.

    https://cdn.investortrust.id/images/17852198027258971.jpg

    Gianluigi Donnarumma (www.mancity.com)
    Source: www.mancity.com

    Sementara Liga Australia (A-League) juga akan menjalankan uji coba serupa, tapi dengan ketentuan berbeda. Dalam skema tersebut, kapten tim akan selalu menjadi pemain yang harus keluar lapangan ketika kiper menerima perawatan.

    Keputusan ini lahir setelah diskusi panjang yang dipimpin Ketua Komite Wasit Inggris, Howard Webb. Menurut otoritas sepak bola Inggris, larangan pemain berkumpul di area teknis saja dinilai belum cukup efektif menghentikan praktik tactical timeout.

    Aturan baru itu mengadopsi prinsip yang selama ini sudah berlaku bagi pemain lapangan. Ketika seorang pemain mendapat perawatan di lapangan, dia memang diwajibkan keluar selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan.

    Namun, terdapat beberapa kondisi yang dikecualikan sehingga tim tidak perlu kehilangan satu pemain lapangan. Pertama, jika kiper tidak membutuhkan fisioterapis dan tidak menyebabkan pertandingan dihentikan. Kedua, kiper berbenturan dengan rekan setim. Ketiga, kiper dilanggar lawan sehingga memerlukan penanganan segera, mengalami pendarahan, atau menderita cedera serius maupun gegar otak yang mengharuskannya diganti.

    IFAB akan mengevaluasi hasil uji coba ini sepanjang musim. Jika dinilai efektif mengurangi penyalahgunaan tactical timeout, aturan tersebut berpeluang diterapkan secara permanen di seluruh dunia mulai musim 2027/2028.

    Baca Juga

    Tawari Gaji Rp Rp81,2 Miliar, Inter Milan Selangkah Lagi Rekrut John Stones

    Komentar
    Additional JS