Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026, Vincenzo Montella: Nasib Tak Berpihak ke Kami - Semua Halaman - Bolasport
Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026, Vincenzo Montella: Nasib Tak Berpihak ke Kami - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:15 WIB
BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Turki, Vincenzo Montella, buka suara setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026 lebih cepat.
Tim nasional berjulukan Pasukan Bulan Sabit itu tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Paraguay, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Tampil di laga kedua Grup D, Timnas Turki harus menyerah dengan skor 0-1 lewat gol tunggal Matias Galarza di menit ke-2.
Ini menjadi kekalahan kedua Arda Guler dkk. di turnamen tersebut, setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Australia di laga perdana Grup D.
Mengingat FIFA menggunakan aturan head-to-head di fase grup, maka mereka dipastikan angkat koper lebih cepat.
Kegagalannya melangkah jauh menjadi pukulan telak bagi The Crescent-Stars mengingat ini penampilan pertamanya di ajang tersebut dalam 24 tahun terakhir.
Sebelum lolos ke edisi 2026, penampilan terakhir Timnas Turki di Piala Dunia tercipta pada 2002 saat menjadi tim terbaik ketiga di turnamen itu.
Tak ayal kegagalan di edisi 2026 ini membuat nama Vincenzo Montella mendapat sorotan negatif dari para pendukung Turki.
Usai mendapat sorotan negatif, Montella punya dalih tersendiri mengapa timnya harus angkat kaki lebih cepat.
Baca Juga: Susul Haiti, Timnas Turki Jadi Tim Kedua yang Tersingkir di Piala Dunia 2026
Menurut pelatih asal Italia itu, nasib tak berpihak ke timnya meski di dua pertandingan kontra Australia dan Paraguay bisa tampil apik.
Vincenzo Montella membeberkan statistik timnya di dua pertandingan tersebut yang mampu melepaskan lebih dari 60 tembakan.
Tetapi nasib seakan tak berpihak ke timnya karena tak ada satu pun tembakan yang bisa menjebol gawang lawan.
"Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama 35 tahun. Biasanya, hal seperti ini terjadi sekali setiap 50 tahun, tetapi terjadi pada kami dalam dua pertandingan," ujarnya dikutip BolaSport.com dari Milli Gazete.
"Ada 65 tembakan dalam dua pertandingan, belum termasuk penguasaan bola. Nasib tidak berpihak pada kami."
"Tidak ada (pemain) yang menahan diri, semua orang bekerja dan berjuang keras. Sayangnya, itu tidak berhasil," lanjutnya.
Meski begitu, Vincenzo Montella tetap meminta maaf atas kegagalan Turki melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Terlebih timnya mendapat ekspektasi besar dari pendukungnya, mengingat saat ini Pasukan Bulan Sabit dihuni pemain-pemain kelas wahid.
"Saya sangat, sangat sedih. Ada harapan besar untuk bangsa kita. Kami juga memiliki harapan yang tinggi," tambahnya.
"Saya juga sangat sedih untuk Federasi Sepak Bola Turki; saya tahu bagaimana cara kerja mereka," imbuhnya.
Meski sudah dipastikan tersingkir, Timnas Turki masih menyisakan satu laga terakhir di Grup D kontra Amerika Serikat.
Laga ini mungkin tak berarti apa-apa bagi mereka, terlebih dengan fakta jika pasukan Montella sudah tersingkir.
Tetapi demi harga diri yang tersisa, Turki diyakini akan tampil all-out saat menghadapi tim tuan rumah pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB.