Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sparta Rotterdam Spesial Thom Haye Timnas Indonesia

    Thom Haye Bisa Tersingkir, Kapten Sparta Rotterdam Ini Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia - Viva

    6 min read

     

    Liam Oetoehganal

    VIVA – Persaingan di lini tengah Timnas Indonesia diprediksi bakal semakin ketat. Pelatih John Herdman berpotensi memiliki tambahan amunisi baru apabila memutuskan memanggil gelandang muda berdarah Indonesia, Liam Oetoehganal, yang saat ini menjabat sebagai kapten Sparta Rotterdam U-21.

    Baca Juga

    Nama Liam memang belum terlalu dikenal publik sepak bola Tanah Air. Namun, pemain berusia 22 tahun itu mulai mencuri perhatian berkat perkembangan performanya di Belanda sekaligus statusnya yang memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak keluarga ayah.

    Kehadiran Liam bisa menjadi warna baru di sektor gelandang Timnas Indonesia. Selama ini posisi tersebut lebih banyak diisi pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Ivar Jenner, hingga Joey Pelupessy yang silih berganti mendapat kesempatan tampil bersama skuad Garuda.

    Baca Juga

    Jika proses pemanggilan dan administrasi berjalan lancar, Liam berpotensi menjadi pesaing baru bagi para gelandang senior tersebut. Kondisi itu tentu memberikan keuntungan bagi John Herdman karena memiliki lebih banyak pilihan pemain dengan karakter berbeda.

    Liam Oetoehganal

    Photo :

    • Instagram - Liam Oetoehganal

    Baca Juga

    Dalam beberapa kesempatan, Herdman dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan keseimbangan tim. Ia juga memiliki kecenderungan memilih pemain yang mampu menjalankan berbagai peran di lini tengah, baik sebagai gelandang bertahan maupun pengatur tempo permainan.

    Situasi tersebut membuat peluang munculnya wajah baru di sektor tengah masih cukup terbuka. Terlebih, komposisi skuad Timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir lebih banyak mengalami penambahan pemain di sektor pertahanan dibandingkan lini tengah.

    Liam sendiri memiliki latar belakang yang menarik. Berdasarkan informasi yang beredar, darah Indonesia mengalir dari neneknya di pihak ayah yang berasal dari Sungkal, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

    Sementara itu, sang ibu memiliki keturunan Belanda dan Suriname. Kombinasi latar belakang tersebut membuat Liam memenuhi syarat untuk diproses menjadi bagian dari Timnas Indonesia apabila seluruh aspek administrasi dan regulasi FIFA terpenuhi.

    Liam Oetoehganal

    Photo :

    • Instagram - Liam Oetoehganal

    Lahir di Nijmegen pada 4 Mei 2004, Liam mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Feyenoord sejak masih berusia tujuh tahun. Ia berkembang melalui kelompok usia klub raksasa Belanda tersebut sebelum tampil bersama tim U-17 pada 2020 dan U-18 setahun kemudian.

    Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke Belgia setelah bergabung dengan Beerschot. Bersama klub tersebut, Liam mendapat pengalaman penting di level kompetisi muda sekaligus ikut merasakan keberhasilan tim dalam kompetisi Proximus League.

    Setelah menghabiskan dua musim di Belgia, Liam memutuskan kembali ke Belanda. Ia menerima tawaran bergabung dengan Excelsior U-21 pada 2024 untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.

    Di Excelsior, Liam tampil reguler sepanjang musim. Ia mencatatkan 21 penampilan dan membantu tim bersaing di papan atas kompetisi junior Belanda, termasuk bersaing dengan sejumlah talenta muda yang kini mulai menembus level profesional.

    Liam Oetoehganal

    Photo :

    • Instagram - Liam Oetoehganal

    Performa konsisten tersebut menarik perhatian Sparta Rotterdam. Klub Eredivisie itu kemudian merekrut Liam untuk memperkuat tim U-21 pada musim 2025/2026.

    Bersama Sparta Rotterdam U-21, Liam langsung dipercaya sebagai kapten tim. Kepercayaan tersebut menunjukkan kualitas kepemimpinan yang dimilikinya meski usianya masih relatif muda.

    Sepanjang musim, Liam menjadi salah satu pemain yang nyaris tak tergantikan. Ia mencatatkan 21 penampilan dengan kontribusi dua assist sekaligus menjadi sosok penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

    Meski belum mencetak banyak gol, kontribusi Liam tidak hanya diukur dari statistik. Kemampuannya mengalirkan bola, menjaga ritme permainan, serta disiplin dalam bertahan menjadi nilai tambah yang membuatnya mendapat kepercayaan sebagai pemimpin di lapangan.

    Faktor lain yang membuat peluang Liam memperkuat Timnas Indonesia cukup besar adalah status internasionalnya. Hingga saat ini, ia belum pernah memperkuat Timnas Belanda, baik di level kelompok umur maupun tim senior.

    Kondisi tersebut membuka peluang bagi PSSI untuk melakukan pendekatan apabila Liam masuk dalam rencana jangka panjang Timnas Indonesia. Sebelum bersaing di level senior, ia juga berpotensi lebih dulu mendapat kesempatan bersama Timnas Indonesia U-23.

    Jika mampu menunjukkan performa impresif, bukan tidak mungkin Liam menjadi pesaing serius bagi Thom Haye, Ivar Jenner, maupun Joey Pelupessy. Persaingan sehat di lini tengah tentu akan meningkatkan kualitas skuad Garuda dalam menghadapi berbagai ajang internasional mendatang. (fan)

    Mees Hilgers

    Mees Hilgers Terancam Sanksi Berat, FC Twente Bisa Denda hingga Pecat Bek Timnas Indonesia

    Mees Hilgers mangkir dari latihan FC Twente meski kontraknya masih berlaku. Bek Timnas Indonesia itu terancam denda, pemotongan gaji hingga pemecatan.

    img_title

    VIVA.co.id

    26 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS