Tak Tenang Jalani Hidup, Penghina Beckham Putra Minta Maaf dan Masih Terancam Larangan Hadiri Laga Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Tak Tenang Jalani Hidup, Penghina Beckham Putra Minta Maaf dan Masih Terancam Larangan Hadiri Laga Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 19 Juni 2026 | 20:00 WIB
BOLASPORT.COM - Pelaku penghinaan kepada Beckham Putra akhirnya minta maaf setelah mengaku tak tenang menjalani hidup.
Permintaan maaf terbuka akhirnya dilakukan pelaku penghinaan kepada Beckham Putra melalui akun instagram @hermancahyanugraha pada Rabu (17/6/2026).
Dua pelaku penghinaan bernama Ihsanudin dan Raka memberikan ucapan minta maaf dan menyesal melakukan penghinaan kepada Beckham Putra usai laga timnas Indonesia melawan Mozambik.
"Saya Ihsanudin melalui video ini saya ingin menyatakan beberapa hal, pertama-tama izinkan saya menyampaikan permohonan maaf kepada Mas Beckham Putra," ujarnya.
"Saya sebagai manusia biasa tidak luput dari dosa dan kesalahan serta kekhilafan saya menyadari bahwa tindakan dan kata-kata saya kepada mas Beckham Putra tidak menunjukkan suatu kebaikan.
"Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada mas Beckham Putra serta pemain tim nasional lainnya."
"Serta masyarakat sepak bola seluruh Indonesia, saya menyesal atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya di kemudian hari."
"Dengan kerendahan hati saya, sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya dan membiarkan saya menjalani kehidupan saya dengan normal kembali," tambahnya.
Senada dengan Ihsanudin, Raka juga menyampaikan permohonan maaf.
"Nama saya Raka, saya ingin meminta maaf kepada Beckham Putra dan bobotoh dan suporter timnas dan semua yang merasa dirugikan," ungkapnya.
"Tidak ada maksud saya untuk melakukan konfrontasi kepada beckham Putra ini murni miskomunikasi. Dan jika ada salah saya mohon dimaafkan."
Sementara itu meski sudah meminta maaf, dua pelaku tersebut masih terancam hukuman lebih lanjut.
Pemain Persib Bandung, Beckham Putra, , saat hadir dalam sesi Indonesia Summit di Kawasan Jakarta, Rabu (17/6/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
PSSI menyatakan bukan tidak mungkin pelaku akan dilarang hadir menonton timnas Indonesia bertanding seumur hidup.
"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
"Guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain."
"Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu."
"Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat timnas Indonesia bertanding," tambahnya.
Rivalitas yang terjadi antara klub tidak seharusnya menjadi alasan kejadian ini terjadi.
Menurutnya, hal ini bisa memberikan tekanan berlebihan kepada pemain timnas.
Baca Juga: DEAL! Anak Eks Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla Bergabung ke Como
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat memberikan keterangan kepada awak media seusai final Championship 2025/2026, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026). (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM)
Semua harus bisa menahan diri fokus memberikan dukungan kepada skuad Garuda.
"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia."
"Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia."