0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Cape Verde Timnas Spanyol Vozinha

    Siapa Vozinha? Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi dan Follower-nya Langsung Melejit - Kompas

    9 min read

     

    Siapa Vozinha? Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi dan Follower-nya Langsung Melejit



    KOMPAS.com - Nama Vozinha mendadak menjadi perbincangan dunia setelah tampil gemilang saat membantu Tanjung Verde menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) tengah malam.

    Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjadi sosok utama di balik hasil mengejutkan yang diraih Tanjung Verde dalam debut mereka di Piala Dunia.

    Menghadapi salah satu kandidat juara, Vozinha tampil luar biasa dengan mencatatkan tujuh penyelamatan penting dan membuat para pemain Spanyol frustrasi sepanjang pertandingan.

    Baca juga: Alasan dari Luis de la Fuente Usai Skor Spanyol Vs Cape Verde 0-0

    Berkat penampilan impresif tersebut, ia bahkan terpilih sebagai pemain terbaik atau man of the match.

    Prediksi Skor Spanyol Vs Cape Verde Piala Dunia 2026, La Roja Tak Terbendung?

    Mengapa dipanggil Vozinha?

    Meski dikenal luas dengan nama Vozinha, itu bukan nama aslinya. Nama lengkap sang kiper adalah Josimar José Évora Dias.

    Dalam wawancara dengan FIFA, Vozinha mengungkapkan bahwa julukan tersebut diberikan oleh kakek dan neneknya yang membesarkannya sejak kecil.

    Baca juga: Piala Dunia 2026 Dibuka Laga Meksiko Vs Afrika Selatan, Javier Aguirre Punya Kenangan Manis 1986

    Saat itu, ayahnya bertugas di militer, sementara ibunya harus bekerja sehingga ia lebih banyak diasuh oleh kedua kakek-neneknya.

    Nama itu kemudian melekat hingga dewasa.

    Ketika memulai karier profesional di Angola bersama klub Progresso, ia sempat menghadapi situasi unik karena ada penjaga gawang lain yang juga bernama Josimar.

    "Saya tidak ingin memakai nama Josimar II di jersey. Semua orang di Tanjung Verde mengenal saya sebagai Vozinha, jadi saya memutuskan tetap menggunakan nama itu," kata Vozinha kepada FIFA.

    Baca juga: Ditolak Masuk AS, Wasit Somalia Omar Artan Disambut Bak Pahlawan Saat Pulang Kampung

    Menahan tangis setelah peluit akhir

    Setelah pertandingan berakhir, kamera menyorot Vozinha yang tampak emosional. Ia beberapa kali terlihat menahan air mata saat dipeluk rekan-rekannya.

    Dalam wawancara dengan FOX Sports, Vozinha mengaku momen tersebut merupakan puncak dari perjuangan panjang sepanjang hidupnya.

    "Saya bekerja sepanjang hidup untuk momen ini, untuk mimpi ini. Banyak generasi sebelumnya juga memimpikan hal yang sama, tetapi mereka tidak berhasil mencapainya," ujar Vozinha.

    Baca juga: Mbappe Tinggalkan Kamp Timnas Perancis Jelang Piala Dunia 2026, Picu Polemik Internal

    Ia senang, sekarang mimpinya menjadi kenyataan.

    "Kami berada di sini karena bekerja sangat keras. Kami pantas berada di sini dan bermain melawan salah satu tim nasional terbaik di dunia," ungkapnya.

    Ukir sejarah di Piala Dunia

    Hasil imbang Tanjung Verde atas Spanyol tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia jika melihat perbedaan peringkat FIFA kedua tim.

    Baca juga: Jadwal Meksiko Vs Afrika Selatan, Pelatih El Tri Kirim Peringatan

    Tanjung Verde datang ke turnamen dengan status peringkat ke-67 dunia, sedangkan Spanyol berada di posisi kedua.

    Secara statistik, hasil tersebut menjadi kejutan terbesar keempat dalam sejarah Piala Dunia berdasarkan selisih peringkat FIFA.

    Vozinha juga mencatat sejarah pribadi.

    Berdasarkan data FOX Sports Research, ia menjadi kiper tertua ketiga yang mampu mencatatkan clean sheet dalam pertandingan Piala Dunia putra setelah Peter Shilton dan Dino Zoff.

    Baca juga: Piala Dunia 2026: Air Mata Raul Jimenez dan Gol untuk Mendiang Sang Ayah

    Ia juga menjadi penjaga gawang tertua yang mencatatkan clean sheet dalam laga debut Piala Dunia.

    Menurut Opta, Vozinha menjadi kiper kedua berusia 40 tahun atau lebih yang mampu membuat sedikitnya tujuh penyelamatan dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

    Popularitas Vozinha melejit

    Penampilan heroiknya melawan Spanyol langsung membuat popularitas Vozinha meroket.

    Baca juga: Daftar 19 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Jauh di Nomor 12

    Hanya dalam hitungan jam setelah pertandingan, jumlah pengikut Instagram miliknya melonjak drastis dari sekitar 50.000 menjadi lebih dari 2,2 juta.

    Kenaikan tersebut menunjukkan betapa besar perhatian publik dunia terhadap aksi sang kiper veteran.

    Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Vozinha sendiri sudah menjadi sosok penting bagi tim nasional Tanjung Verde selama lebih dari satu dekade.

    Baca juga: Kisah 3 Anak Pengungsi Afrika yang Kini Perkuat Australia di Piala Dunia 2026

    Ia menjalani debut internasional senior pada 2012 dan telah mencatatkan 90 penampilan bersama tim nasional sebelum laga melawan Spanyol.

    Dalam setahun terakhir, Vozinha membukukan sembilan clean sheet untuk negaranya.

    Ia juga berperan penting saat Tanjung Verde mencapai perempat final Piala Afrika 2023 dengan mencatatkan tiga clean sheet dalam lima pertandingan.

    Baca juga: Kata Alvaro Morata Usai Tak Masuk Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026

    Bermain di divisi 2 Portugal

    Saat ini, Vozinha bermain untuk klub Chaves yang berkompetisi di Liga Portugal 2 atau kasta kedua sepak bola Portugal.

    Sepanjang karier klubnya, ia juga pernah membela Progresso di Angola dan AEL Limassol di Siprus.

    Bersama AEL Limassol, Vozinha tampil dalam 116 pertandingan dan menjadi salah satu kiper andalan klub tersebut selama lima tahun.

    Baca juga: Siapa Folarin Balogun? Sempat Sulit Tembus Arsenal, Kini Cetak Brace untuk AS

    Kini, di usia 40 tahun, Vozinha membuktikan bahwa pengalaman masih sangat berharga.

    Berkat aksi heroiknya, Tanjung Verde berhasil mencatat satu poin bersejarah dalam laga debut mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS