Setelah Dikalahkan Raymond/Joaquin, Malaysia Ketahuan Pecah Ganda Putra Terbaik untuk Japan Open - Semua Halaman - Bolasport
Setelah Dikalahkan Raymond/Joaquin, Malaysia Ketahuan Pecah Ganda Putra Terbaik untuk Japan Open - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 5 Juni 2026 | 13:27 WIB
BOLASPORT.COM - Perombakan terlihat di tim ganda putra Malaysia yang sedang lesu. Aaron Chia/Soh Wooi Yik selaku ujung tombak pun tidak luput dari proses utak-atik.
Performa ganda putra Malaysia memang terbilang bikin geregetan jika melihat hasil yang diraih seringkali tidak sesuai dengan catatan di atas kertas.
Secara ranking, Negeri Jiran boleh saja membusungkan dada dengan kehadiran dua pasangan nasional mereka di jajaran enam besar dunia dan bahkan sempat di empat besar.
Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong/Tee Kai Wun menghadirkan harapan dengan sederet trofi yang disumbang tahun lalu, termasuk dari final senegara di Malaysia Masters 2025.
Akan tetapi, performa dua pasangan besutan Herry Iman Pierngadi ini menurun sejak paruh tahun kedua musim 2025.
Kegagalan merebut medali emas beregu dan individu SEA Games 2025 dan kemudian medali di Thomas Cup 2026 menjadi pil pahit.
Terkini, Chia/Soh harus menelan kekalahan dini di Indonesia Open 2026.
Setelah selalu mencapai final dalam dua turnamen level Super 1000 sebelumnya: Malaysia Open dan All England, pasangan peringkat tiga dunia ini tersingkir di babak 16 besar.
Chia/Soh dikalahkan pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dengan skor 14-21, 14-21 dalam laga di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2026).
Gestur frustrasi pun terlihat dari dua pemain yang telah bermain bareng sejak junior ini, tepatnya sejak 2015 dan tak pernah dipisah sejak 2017.
Kabar menggegerkan muncul sehari sesudahnya.
Dalam daftar peserta Japan Open 2026 yang dirilis pada Jumat (5/6/2026), Aaron Chia dan Soh Wooi Yik muncul dengan partner yang berbeda.
Aaron Chia tampil bersama Tee Kai Wun sedangkan Soh Wooi Yik dipasangkan dengan Man Wei Chong. Tukar guling untuk dua pasangan teratas Negeri Jiran.
Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, pada babak 16 besar Indonesia Open 2026 menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM)
Herry IP selaku kepala pelatih ganda putra Malaysia telah mengungkapkan rencana bongkar pasang sejak awal April lalu.
Akan tetapi, saat itu pria berjuluk Coach Naga Api itu secara khusus menerangkan bahwa duet Chia/Soh tidak akan dipisah.
"Mengenai pasangan Aaron-Wooi Yik, saya rasa mereka sudah mapan sebagai pasangan," ucap Herry IP, dilansir dari New Straits Times.
"Untuk yang lain, ada beberapa pertimbangan, terutama terkait cedera Wei Chong."
"Ada kemungkinan untuk melakukan perubahan sementara agar Kai Wun bisa terus bertanding sementara Wei Chong menjalani rehabilitasi."
"Pengalaman bertanding itu penting."
Baca Juga: Menyusuri Kemeriahan Indonesia Open 2026 , Daya Tarik Tidak Hanya pada Pertandingan
"Untuk sisanya, kami akan mengevaluasi setelah turnamen-turnamen mendatang. Hingga Indonesia Open dan Australian Open, situasinya seharusnya masih baik-baik saja."
"Menjelang akhir tahun, kami akan melihat kembali hasilnya dan mengambil keputusan," tambah pelatih kawakan asal Pangkalpinang itu.
Bongkar pasangan tak selalu berarti pemisahan secara permanen.
Mantan ganda campuran nomor satu dari China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, sempat dipisah pada awal tahun 2022 sebelum kembali mendominasi sektornya.