Resmi Jadi Raja Gol di Piala Dunia, Lionel Messi Justru Makin Garang Setelah Berusia 35 Tahun - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB
BOLASPORT.COM - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi resmi menasbihkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.
Lionel Messi bak monster di lini depan Argentina usai mencetak hattrick pada laga perdana melawan Aljazair.
Tiga golnya ke gawang Luca Zidane membuatnya menyamai catatan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan torehan 16 gol.
Rekor tersebut berpeluang besar untuk dipecahkan saat Argentina menantang Austria di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) waktu Indonesia.
Lionel Messi tanpa ampun langsung memborong semua gol Timnas Argentina kala menang 2-0 atas Austria sekaligus menasbihkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah.
Gol ke-17 nya lahir dari kerja sama apik antara Lionel Messi dan Thiago Almada, lalu bola diarahkan ke sisi kiri yang diakhiri umpan silang jitu Facundo Medina.
Thiago Almada dengan cerdik membiarkan bola meluncur mulus dan disambut Lionel Messi dengan tembakan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang.
Mendekati bubaran, pemain berjuluk La Pulga tersebut menorehkan brace usai sepakan kerasnya gagal dihalau dua pemain belakang Austria.
Baca Juga: Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa di Piala Dunia, Ini Daftar Korban-korbannya
Namun, ada satu catatan unik yang harus disoroti dari cara Lionel Messi mencetak rekor sebagai raja gol di Piala Dunia.
Lionel Messi pantas digambarkan sebagai tua-tua keladi usai makin subur di ajang Piala Dunia setelah memasuki kepala tiga.
Dikutip dari Opta, 12 dari 18 gol dicetak Lionel Messi di Piala Dunia setelah berusia 35 tahun.
"Hebatnya, gol keduanya melawan Austria adalah gol ke-12-nya di Piala Dunia setelah berusia 35 tahun, dan juga kontribusi gol ke-12-nya dalam enam penampilan terakhirnya di turnamen tersebut (sembilan gol, dua assist)," tulis Opta.
Rinciannya, tujuh gol dicetak pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Tujuh golnya empat tahun lalu berjasa membawa La Albiceleste menjadi juara dunia.
Lima gol sisanya disarangkan pada edisi tahun ini di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Dan lima gol tersebut baru dihasilkan dalam dua pertandingan dan masih berpeluang terus bertambah.
Tentu, torehan ini jauh melebihi catatannya saat berada di usia emas.
Pada 2006, Lionel Messi hanya menorhekan satu gol ke gawang Serbia dan Montenegro dan gagal membukukan gol sama sekali empat tahun kemudian.
Pada edisi 2014 di Brasil, La Pulga membukukan empat gol dan mengantarkan La Albiceleste ke final Piala Dunia.
Empat tahun kemudian di Rusia, Lionel Messi kembali gagal mengangkat performa Timnas Argentina.
Pasalnya, mantan pemain Barcelona tersebut hanya menghasilkan 1 gol di tanah Rusia dan membuat La Albiceleste terhenti di babak 16 besar.
Sosok Lionel Scaloni berperan besar mengubah Lionel Messi menjadi monster di Timnas Argentina.
Scaloni berhasil mengubah mantan pemain PSG tersebut menjadi mesin gol paling efisien dalam sejarah Timnas Argentina.
Tentu, Messi masih terus menambah catatan golnya andai mencetak gol lagi ke gawang Yordania pada laga pamungkas Grup J.