0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Indonesia Open Spesial

    Rekap Final Indonesia Open 2026 - Dongeng Pahit Raymond/Joaquin, Tuan Rumah Gondol 2 Runner-up - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Rekap Final Indonesia Open 2026 - Dongeng Pahit Raymond/Joaquin, Tuan Rumah Gondol 2 Runner-up - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 7 Juni 2026 | 19:29 WIB

    Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal juara Indonesia Open 2026 meski sudah hampir menang dengan unggul jauh. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, mendapatkan akhir yang pahit saat mengejar prestasi penting di final Indonesia Open 2026.

    Raymond Indra/Nikolaus Joaquin belum berhasil menjadi juara Indonesia Open 2026 setelah kalah pada babak final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

    Kebangkitan ganda putra Indonesia sejatinya nyaris kembali terlihat di podium tertinggi turnamen Super 1000 tersebut.

    Raymond/Joaquin hampir menjadi kampiun setelah tampil cepat dan sudah memegang keunggulan jauh atas Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang berstatus unggulan tujuh asal Malaysia.

    Sayangnya, keunggulan dominan itu dalam satu kedipan mata berbalik menjadi hasil getir.

    Raymond/Joaquin awalnya tampak begitu percaya diri dalam pertemuan ketiga kedua pasangan ini.

    Bara api untuk membalas kekalahan di tempat yang sama setelah kekalahan di final Indonesia Masters 2026 Januari lalu begitu menyala dari pancaran mata pasangan Merah-Putih. 

    Raymond/Joaquin tampil dengan serangan presisi.

    Tak melulu melancarkan smes, penempatan dan netting mereka yang hari ini begitu luar biasa.

    Baca Juga: Indonesia Open 2026 - Puji Jonatan Christie setelah Juara, Atmosfer Istora Bikin Pencetak Sejarah Kanada Terkesan

    Adu drive juga sering dimenangi Raymond/Joaquin hingga mereka memimpin 8-4 bahkan 17-8.

    Goh/Izzuddin bukan tanpa perlawanan 

    Mereka sempat mencoba bermain cepat dan agresif.

    Namun sering kali smes mereka membentur net, eror demi eror mereka makin menguntungkan Raymond/Joaquin yang merebut gim pertama 21-13.

    Di gim kedua, gelar juara sudah hampir di depan mata tatkala mereka memimpin jauh 12-7.

    Namun kesalahan demi kesalahan yang terus berulang akhirnya memaksa mereka menanggung akibat besar.

    Mereka disamakan 14-14 bahkan berbalik tertinggal.

    Secara psikologis ini jelas bukan situasi bagus bagi pasangan Indonesia. Raymond tampak yang paling terlihat mulai terus melakukan banjir eror.

    Mereka tertikung di gim kedua dan berlanjut tertinggal di gim ketiga hingga akhir cerita laga puncak ini harus berakhir getir dengan kekalahan 21-13, 18-21, 10-21.

    Dengan hasil ini, Raymond/Joaquin masih gagal menambah gelar dalam karier mereka sejak Australian Open 2025.

    Indonesia juga gagal memilki juara baru ganda putra di ajang Indonesia Open setelah terakhir kali Marcus Fernaldo Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraihnya pada 2021.

    Kekalahan Raymond/Joaquin juga menandai Indonesia masih nihil tambahan gelar.

    Sebelumnya, Jonatan Christie juga gigit jari harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Victor Lai asal Kanada di final sektor tunggal putra.

    REKAP HASIL FINAL INDONESIA OPEN 2026

    Minggu (7/6/2026)

     WS : An Se-young (Korsel/1) vs Akane Yamaguchi (Jepang/3): 23-21 21-12

    XD : Cheng Xing/Zhang Chi (China) vs Mathias Christiansen/Alexandra Bøje (Denmark/5): 19-21 21-23

    MS : Jonatan Christie (5) vs Victor Lai (Kanada): 19-21 8-21

    WD : Liu Sheng Shu/Tan Ning (China/1) vs Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang/5): 15-21 21-18 18-21

    MD :  Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/7): 21-13 18-21 10-21

    Komentar
    Additional JS