Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Jepang Timnas Swedia

    Preview Jepang Vs Swedia: Samurai Biru Bidik Juara Grup, Blue and Yellow Berjuang Lolos - Viva

    8 min read

     

    Jepang datang dengan modal empat poin dari dua pertandingan.

    Rep: Frederikus Dominggus Bata

    EPA/Miguel Sierra Ayase Ueda (tengah) dari Jepang merayakan gol ke gawang Tunisia dalam pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Ahad (21/6/2026) siang WIB.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Jepang dan Swedia akan berhadapan pada laga penentuan Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Dallas, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) pukul 06.00 WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak 32 besar, melainkan juga menentukan tim yang berhak mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.

    Jepang datang dengan modal empat poin dari dua pertandingan. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka, Samurai Biru tampil impresif ketika membungkam Tunisia 4-0.

    Sponsored

    Hasil seri sebenarnya sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke fase gugur. Namun, target yang diusung pasukan Hajime Moriyasu jauh lebih tinggi.

    Moriyasu menegaskan timnya hanya memikirkan kemenangan. Menurut dia, finis sebagai juara grup menjadi sasaran utama karena dapat memberikan keuntungan strategis pada fase berikutnya.

    "Kami ingin menang dan lolos sebagai juara grup," ujar Moriyasu dalam konferensi pers jelang pertandingan.

    Posisi puncak klasemen berpotensi membuat Jepang terhindar dari lawan berat pada babak 32 besar. Selain itu, Moriyasu menilai faktor lokasi pertandingan juga menguntungkan timnya.

    Monterrey dan wilayah sekitarnya bukan lingkungan yang asing bagi Jepang. Samurai Biru sempat menjalani pemusatan latihan sebelum turnamen dimulai serta memainkan laga melawan Tunisia di wilayah tersebut.

    Kepercayaan diri Jepang semakin meningkat setelah dua penampilan meyakinkan pada fase grup. Meski dihantam badai cedera yang membuat sejumlah pemain kunci seperti Wataru Endo, Kaoru Mitoma, Takumi Minamino, hingga Takefusa Kubo absen atau diragukan tampil, kualitas permainan mereka tetap terjaga.

    Kekuatan utama Jepang justru terlihat pada kolektivitas tim. Moriyasu berhasil menjaga identitas permainan meski terus melakukan rotasi pemain. Organisasi permainan yang rapi, disiplin taktik, dan transisi cepat menjadi senjata utama wakil Asia tersebut.

    Berita Terkait

    Sesumbar Pelatih Maroko, Sebut Timnya Punya Semua Modal untuk Juara Dunia

    Sport - 2 jam yang lalu

    Neymar tak Kuasa Menahan Tangis, Setelah 981 Hari Akhirnya Kembali Bela Brasil

    Sport - 3 jam yang lalu

    Vinicius Tempel Messi dalam Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

    Sport - 5 jam yang lalu

    Pelatih Afsel Bangga Pertahanan Rapat Timnya, Hong Myung-bo Siap Tanggung Jawab Kekalahan Korsel

    Sport - 8 jam yang lalu

    Afsel Cetak Sejarah, Bafana Bafana Gusur Korsel di Grup A untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

    Sport - 10 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS