Piala Dunia 2026 - Saat Suara Patah Tulang Ismael Kone Terdengar Banyak Orang, Pemain Qatar Malah Ingin Mengajak Berkelahi! - Semua Halaman - Superball
Piala Dunia 2026 - Saat Suara Patah Tulang Ismael Kone Terdengar Banyak Orang, Pemain Qatar Malah Ingin Mengajak Berkelahi! - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:56 WIB
SUPERBALL.ID - Jesse Marsch mengungkap detik-detik patah kaki gelandang Timnas Kanada, Ismael Kone, suaranya sampai terdengar banyak orang.
Insiden mengerikan terjadi di matchday kedua babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 antara Timnas Kanada melawan Timnas Qatar.
Bermain di Stadion BC Place Vancouver, Vancouver, pada Jumat (19/6/2026), Kanada berhasil menghancurkan Qatar dengan skor 6-0.
Akan tetapi seiring kemenangan itu ada momen yang membuat penonton merasa ngilu saat Ismael Kone mengalami patah tulang.
Kejadian ini terjadi di menit ke-52 saat Kanada unggul 3-0, sepakan Madibo ke terhadap kaki Kone berujung cedera patah kaki yang mengerikan.
Meski begitu, butuh tinjauan VAR untuk memastikan Madibo layak diganjar kartu merah, sementara Kone langsung dibawa ke rumah sakit.
"Kejadian itu terjadi tepat di depan kami dan semua orang bisa mendengar suara tulang patah," kata Jesse Marsch seperti dikutip dari AFP.
"Saya belum berbicara dengan Ismael, tetapi dia berada di rumah sakit. Dia sedang mempersiapkan diri untuk operasi."
"Saya akan mengunjunginya setelah konferensi pers ini. Kita akan melihat lebih lanjut keputusan terbaik untuk perawatannya."
Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Hattrick Anak Didik John Herdman Bawa Kanada Samai Rekor 3 Raksasa
Marsch menegaskan insiden yang terhadi membuat timnya terkejut, apalagi sampai kehilangan sosok sang pemain.
Bagi Marcsh, rekan setim Jay Idzes di Sassuolo itu merupakan pemain yang sangat penting di kubu Timnas Kanada.
"Semua orang terkejut dengan apa yang terjadi karena cedera itu dan karena Ismael adalah bagian penting dari semangat tim kami," kata Jesse Marsch melanjutkan.
"Kehilangan dia akan berdampak besar bagi kami. Dia melambaikan tangan kepada para penggemar, tampak berusaha menenangkan semua orang meskipun dia sedang cedera."
"Itu benar-benar menggambarkan kepribadian Ismael," imbuhnya.
Meski menyedihkan bagi Kanada, Marsch menegaskan akan mencari cara guna menemukan solusi dari absennya Kone di laga mendatang.
"Sungguh menyedihkan ketika itu terjadi, tetapi kami harus menemukan cara untuk tetap fokus karena kami tahu Ismael ingin kami menyelesaikan pekerjaan kami."
"Ada banyak hal yang terlintas di pikiran kami saat ini, kami semua memikirkannya, tetapi kami juga sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan," kata Marsch lagi.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Diwarnai 2 Kartu Merah, Kanada Pesta Setengah Lusin Gol ke Gawang Qatar
Sementara itu, Madibo disebut sudah meminta maaf kepada Kone dengan mendatangi langsung pemain yang telah dibuatnya patah kaki.
Marcsh mengaku tidak menyalahkannya, hanya saja ia dibuat heran dengan sikap pemain cadangan Qatar yang justru marah-marah dan seolah mengajak baku hantam.
"Izinkan saya mengklarifikasi, pemain tersebut sudah meminta maaf kepada Ismael," kata Marcsh lagi.
"Dia datang ke ruang ganti dan meminta maaf. Ismael telah memberi tahu tim tentang hal itu."
"Jadi saya rasa dia tidak bermaksud melakukan tekel seburuk itu atau menyebabkan situasi seperti itu. Saya tidak menyalahkannya untuk itu."
"Namun saya tidak mengerti mengapa seluruh pemain cadangan mereka bertindak seolah-olah ingin memulai perkelahian karena kartu merah itu."
"Padahal pelanggaran jelas telah terjadi yang mengakibatkan kaki seorang pemain patah. Itu perilaku yang aneh," pungkas Jesse Marsch.