0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Jepang

    Piala Dunia 2026 - Pelatih Jepang Pakai Kode Misterius untuk Beri Instruksi ke Pemain - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Piala Dunia 2026 - Pelatih Jepang Pakai Kode Misterius untuk Beri Instruksi ke Pemain - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Senin, 15 Juni 2026 | 12:44 WIB

    Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, memberikan instruksi kepada para pemain dalam laga melawan Timnas Belanda di Grup F Piala Dunia 2026. (JOSE BRETON/AFP)

    SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menggunakan kode misterius melalui papan tulis untuk memberikan instruksi kepada para pemainnya.

    Timnas Jepang menunjukkan mentalitas petarung mereka untuk meraih satu poin kala bersua Timnas Belanda.

    Sempat tertinggal dua kali, tim Samurai Biru mampu memaksa laga Grup F Piala Dunia 2026 itu berakhir imbang 2-2.

    Tim Samurai Biru tertinggal terlebih dahulu melalui sundulan kapten Belanda Virgil van Dijk pada menit ke-51.

    Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Belanda Vs Jepang Imbang, Koeman Tak Menyesal, Moriyasu Kecewa!

    Keito Nakamura menyamakan kedudukan sebelum sepakan melengkung Crysencio Summerville membawa Belanda unggul 2-1.

    Jepang kembali menyamakan kedudukan di menit-menit terakhir melalui gol yang dicetak oleh gelandang Crystal Palace Daichi Kamada.

    Seusai pertandingan, pelatih Jepang Hajime Moriyasu menjadi sorotan di media sosial dengan metode unik saat memberikan instruksi.

    Pelatih berusia 57 tahun itu terlihat berulang kali memegang papan tulis yang berisi kode misterius di pinggir lapangan.

    Alih-alih meneriakkan instruksi seperti biasanya, ia menunjukkan angka seperti 3, 4, atau 5 di atas papan tulis dan mengangkatnya.

    Video yang menunjukkan momen menarik tersebut diunggah oleh media asal Argentina, TyC Sports, melalui platform X.

    Dalam beberapa jam, video yang diberi judul "Metode Moriyasu" itu telah ditonton lebih dari 3 juta kali di platform media sosial X.

    EL MÉTODO MORIYASU ????????????

    En el marco del estreno mundialista en Dallas que terminó 2-2 ante Países Bajos, el entrenador de Japón realizó indicaciones con una pizarra. pic.twitter.com/HoJegKwy3n

    — TyC Sports (@TyCSports) June 14, 2026

    Tak ayal, kemunculan angka-angka misterius tersebut langsung memicu banyak spekulasi di kalangan penggemar.

    Banyak penggemar meyakini ini adalah sistem sinyal taktik yang disiapkan oleh pelatih untuk menyampaikan pesan dengan cepat kepada para pemain di lapangan.

    Dengan stadion-stadion di Piala Dunia 2026 yang sering dipenuhi sorak sorai yang keras, instruksi verbal dari area teknis kepada para pemain menjadi lebih sulit.

    Oleh karena itu, papan tulis besar dianggap sebagai solusi untuk membantu para pemain memahami penyesuaian taktik yang ingin diterapkan oleh pelatih.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Striker Arsenal dan Liverpool Berbagi Gol, Gelandang Brighton Cetak Brace, Swedia Hancurkan Tunisia 5-1

    Sampai saat ini, baik Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) maupun Moriyasu belum memberikan penjelasan soal arti angka-angka yang muncul di papan tulis tersebut.

    Meski demikian, hal itu tidak menghentikan rasa ingin tahu para penggemar dengan beberapa akun media sosial mencoba menguraikan sistem simbol ini.

    Mulai dari mengubah intensitas tekanan dan menyesuaikan posisi tim hingga strategi distribusi bola yang telah disepakati sebelumnya dari sesi latihan.

    Meski terhindar dari kekalahan, Moriyasu mengaku tidak terlalu puas dengan hasil imbang yang didapat oleh timnya.

    "Kami tidak sepenuhnya puas dengan hasil imbang ini," kata Moriyasu, dikutip SuperBall.id dari France24.com.

    "Namun Belanda adalah tim kelas atas dan kami mencoba untuk bersaing di level yang sama. Kami gigih tetapi sabar dan tetap tenang," tambahnya.

    Terlepas dari itu, Moriyasu mengatakan bahwa para pemainnya telah menjalankan tugas mereka dengan baik.

    "Para pemain melakukan pekerjaan yang solid dalam melaksanakan apa yang telah kami targetkan dan persiapkan," kata Moriyasu.

    "Telah terjadi berbagai insiden bahkan sebelum pertandingan pembukaan. Tetapi dalam pertandingan pertama itu, ada rasa persatuan yang nyata."

    "Meskipun terjadi kecelakaan dan situasi tak terduga yang tidak kami antisipasi, saya rasa para pemain tetap tenang dan terkendali serta mampu mengatasi kenyataan yang ada di depan mereka," tambahnya.

    Selanjutnya, Jepang akan menghadapi Timnas Tunisia dalam laga kedua mereka di Grup F pada Sabtu (20/6/2026).

    Komentar
    Additional JS