Piala Dunia 2026 Dimulai Hari Ini: Sekolah Libur, Pegawai Kantoran WFH, Unjuk Rasa Tetap Jalan di Meksiko - Semua Halaman - Bolasport
Piala Dunia 2026 Dimulai Hari Ini: Sekolah Libur, Pegawai Kantoran WFH, Unjuk Rasa Tetap Jalan di Meksiko - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 11 Juni 2026 | 05:30 WIB
BOLASPORT.COM - Pemerintah Meksiko menerapkan kebijakan spesifik dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026.
Pesta sepak bola termegah di kolong langit digelar kembali di Negeri Sombrero setelah empat dekade berlalu.
Piala Dunia 2026 memulai kick-off pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat, di mana Meksiko bertindak sebagai tuan rumah upacara pembukaan.
Seremoni tersebut akan berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, markas angker Timnas Meksiko yang kini memiliki nama komersial Estadio Banorte.
Setelah menyajikan sederet pertunjukan kolosal, pertandingan pembuka tirai pun digelar.
Kubu tuan rumah secara resmi mengawali kejuaraan empat tahunan ini dengan partai perdana Grup A melawan Afrika Selatan.
Duel tersebut berlangsung mulai Kamis siang waktu setempat atau Jumat pukul 02.00 WIB.
Demi menyambut hajatan akbar hari pertama ini, pemerintah lokal mengeluarkan peraturan untuk meliburkan sekolah umum maupun privat pada Kamis.
Keputusan tersebut berlaku untuk semua jenjang sekolah di kawasan sekitar ibu kota, Mexico City.
Baca Juga: Pindah Markas dari AS, Timnas Iran Disambut Hangat Meksiko di Piala Dunia 2026
Selain itu, sejumlah instansi pemerintah dan perusahaan swasta juga diminta menerbitkan peraturan WFH atau bekerja di rumah bagi para pegawainya untuk sektor-sektor yang tidak mendesak.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menerapkan kebijakan ini demi mengurangi tingkat kemacetan di area sekitar ibu kota.
Pemerintah setempat ingin memastikan keselamatan dan aksesibilitas bagi warganya maupun wisatawan yang akan berkunjung ke negara mereka.
"Keputusan ini diambil agar upacara pembukaan dapat berlangsung tanpa kemacetan atau masalah-masalah lain pada hari pertama Piala Dunia," ujar Sheinbaum, dikutip BolaSport.com dari ESPN.
Persiapan Meksiko sebagai salah satu penyelenggara turnamen dan tuan rumah seremoni pembukaan menghadapi tantangan protes dari sejumlah elemen masyarakat.
Pihak Kepolisian Meksiko membarikade para pengunjuk rasa dalam aksi demonstrasi di Mexico City sehari jelang pembukaan Piala Dunia 2026 (10/6/2026). (YURI CORTEZ/AFP)
Unjuk Rasa
Momen teraktual adalah meledaknya aksi unjuk rasa ribuan massa yang mengaku tergabung dalam organisasi CNTE (Coordinadora Nacional de Trabajadores de la Educacion), semacam persatuan guru nasional di sana.
Selasa (9/6/2026), para demonstran memadati area jalanan yang mengarah ke Stadion Azteca.
Titik ini krusial karena bakal menjadi pusat keramaian suporter selama pertandingan maupun upacara pembuka nanti.
Materi protes utama mereka adalah menyuarakan tuntutan pemulihan dana pensiun bagi guru dan kenaikan gaji.
Keputusan Meksiko menyelenggarakan turnamen semegah Piala Dunia 2026 dinilai tidak tepat di tengah segudang masalah sosial yang sedang dihadapi masyarakat mereka.
Dikutip BolaSport.com dari The Guardian, rangkaian aksi tersebut membuat massa sempat terlibat bentrokan dengan aparat.
Baca Juga: Update Kabar Tuan Rumah Piala Dunia 2026 - Meksiko Siap Kerahkan 100 Ribu Personel Keamanan
Para pengunjuk rasa berhasil menerobos barikade keamanan sehingga polisi menggunakan gas air mata untuk menghalau mereka.
Insiden ini menyebabkan lima orang mengalami luka-luka. Sheinbaum meyakini situasi tersebut masih berada dalam kendali otoritas setempat.
Menurutnya, para demonstran ini hanya melakukan tindakan provokasi dengan memanfaatkan event Piala Dunia untuk menarik perhatian khalayak internasional.
"Kami tahu siapa yang akan diuntungkan dari investasi pemerintah dalam Piala Dunia. Hal-hal semacam ini tidak pernah menguntungkan kelas pekerja, melainkan mereka yang sudah memiliki segalanya sejak awal," ucap salah satu pengunjuk rasa, Emiliano Cardenas.