Piala Dunia 2026 - Ada Jeda 3 Menit di Tiap Babak, Sepak Bola Kini Mirip Bola Basket dengan 4 Quarter - Bolasport
Piala Dunia 2026 - Ada Jeda 3 Menit di Tiap Babak, Sepak Bola Kini Mirip Bola Basket dengan 4 Quarter - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:00 WIB
BOLASPORT.COM - FIFA menerapkan jeda tiga menit di tiap babak di setiap pertandingan Piala Dunia 2026.
Pemandangan baru tersaji bagi fans sepak bola sejagat di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 memperkenalkan tradisi baru seperti seluruh anggota skuad memasuki lapangan untuk menyanyikan lagu kebangsaan.
Namun, satu perubahan aturan yang mempengaruhi jalannya pertandingan yaitu kewajiban rehat tiga menit tiap babak.
Dahulu, FIFA membolehkan hydration break atau water break di tengah babak apabila cuaca panas melebihi batas yang ditentukan.
Namun dimulai sejak Piala Dunia 2026, FIFA mewajibkan aturan tersebut dijalankan tanpa batas minimum suhu.
Durasi jeda yang diterapkan pun cukup panjang, yaitu tiga menit.
FIFA juga membolehkan pihak penyiaran untuk menggunakan slot tersebut dengan kegiatan komersial.
Alhasil, penonton di layar kaca justru mendapati tayangan iklan komersial saat rehat tersebut terjadi.
Baca Juga: Menanti Sentuhan Shin Tae-yong, Manajemen Persija Minta STY Susun Jadwal Laga Pramusim
Kini sepak bola bukan lagi dua babak yang tak terinterupsi, melainkan olahraga empat quarter.
"Beberapa pihak terbelah melihat pertandingan sepak bola dengan pemisahan babak," tulis ESPN FC.
"Dari yang tadinya dua babak menjadi format empat quarter yang lebih terasosiasi dengan olahraga Amerika Serikat," bunyi rilis ESPN.
FIFA pun mendapatkan kritik lantaran rehat tiga menit tersebut disinyalir hanya untuk mengakomodasi kepentingan komersial.
"Para ahli setuju bahwa dalam beberapa kondisi diperlukan water break untuk kesehatan pemain," tulis Forbes.
"Namun sejauh mana perubahan aturan ini didorong untuk memanfaatkan kesempatan pundi-pundi iklan?"
Konsekuensi dari aturan tersebut yaitu pertandingan kini berlangsung makin panjang.
Jika FIFA berniat mematenkan aturan itu untuk berlaku seluruh dunia, tampaknya harus ada penyesuaian durasi istirahat 15 menit pada jeda dua babak menjadi 10 menit?