Pertandingan Piala Dunia yang Dimainkan di Meksiko Berjalan Lebih Lambat daripada di AS dan Kanada? - Semua Halaman - Superball
Pertandingan Piala Dunia yang Dimainkan di Meksiko Berjalan Lebih Lambat daripada di AS dan Kanada? - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:13 WIB
SUPERBALL.ID - Pertandingan Piala Dunia 2026 di Meksiko diperkirakan akan berjalan lebih lambat dibandingkan pertandingan di Amerika Serikat dan Kanada.
Meksiko, sebagai salah satu tuan rumah, akan menggelar pertandingan pembuka turnamen 48 tim pertama ini pada hari Kamis (11 Juni) waktu setempat, ketika 'El Tri' menghadapi Afrika Selatan dalam pertandingan ulangan pembukaan tahun 2010.
Dari 104 pertandingan di Piala Dunia, 13 akan berlangsung di Meksiko, yaitu di Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.
Namun, tampaknya pertandingan di Meksiko akan sedikit berbeda dengan pertandingan di negara-negara tetangganya di Amerika Utara.
Seperti yang disorot dalam sebuah video TikTok oleh pengguna akun Tiannahpedler, pertandingan bisa berjalan lebih lambat karena ketinggian tempat.
Kota Meksiko terletak 2.240 meter di atas permukaan laut dan Guadalajara juga memiliki ketinggian serupa yang mirip dengan resor ski di Eropa.
Dengan kerja keras yang lebih banyak dan pemulihan yang lebih sulit, pertandingan di dataran tinggi secara alami lebih menantang secara fisik bagi para pemain.
Itu merupakan sesuatu yang harus disadari oleh tim yang bermain dengan intensitas tinggi dan menerapkan pressing.
Francois Billaut, seorang profesor di Universite Laval di Quebec, Kanada, dengan 20 tahun pengalaman penelitian di bidang ini, mengatakan kepada The Athletic bahwa tekanan barometrik lebih rendah di ketinggian.
Penurunan oksigen menjadi masalah utama bagi daya tahan karena otot atlet menerima lebih sedikit oksigen.
Pada tahun 2023, Lionel Messi dan para pemain Argentina menghirup oksigen melalui selang untuk mempersiapkan pertandingan yang mengerikan di ketinggian lebih dari 3.637 meter di atas permukaan laut di Stadion Hernando Siles di La Paz, Bolivia.
Kondisi yang sama dikecam sebagai 'tidak manusiawi' oleh Neymar dan pada satu titik FIFA melarang stadion tersebut menjadi tuan rumah kualifikasi Piala Dunia karena kondisinya.
Mereka yang bermain di dataran tinggi tentu menyadari hal itu dan pasti telah menyesuaikan persiapan mereka agar dapat beradaptasi dengan ketinggian.
Namun, selain itu, lintasan bola juga terpengaruh di stadion yang berada di ketinggian dengan udara yang lebih tipis karena bola dapat bergerak lebih cepat dan menempuh jarak lebih jauh.
Hal itu dapat menyebabkan perubahan potensial pada lintasan bola saat melakukan umpan panjang, tembakan dari jarak jauh, dan bola mati, sesuatu yang harus diingat oleh para penjaga gawang.
Peringatan kondisi Piala Dunia dikeluarkan oleh UNFCCC beberapa hari sebelum turnamen.
Meksiko memiliki ketinggian yang lebih tinggi, tetapi kondisi di ketiga negara tersebut diperkirakan akan menjadi topik utama pembahasan sepanjang Piala Dunia.
Badan Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa merilis paket informasi terperinci tentang seberapa besar dampak panas ekstrem terhadap aksi yang akan dilakukan.
Jeda pendinginan dan hidrasi akan menjadi ciri khas turnamen ini karena data baru dari World Weather Attribution menemukan bahwa 26 dari 104 pertandingan akan berlangsung dalam kondisi di mana para ahli telah menyarankan FIFPRO, serikat pemain global, bahwa panas berbahaya menjadi risiko nyata.
Bahkan Toronto dan Vancouver, dua lokasi yang lebih sejuk, rentan terhadap gelombang panas.
Temuan tersebut juga mengungkap bahwa hampir setengah dari pertandingan Piala Dunia memiliki setidaknya 50 persen kemungkinan mengalami panas yang dapat mengganggu performa.
Sebuah studi yang menganalisis 57 pertandingan dan 1.070 pengamatan pemain dari Piala Dunia Antarklub menemukan bahwa para pemain terpapar risiko penyakit akibat panas ekstrem dalam 31 pertandingan.
Banyak pemain pengganti tetap berada di dalam ruang ganti selama pertandingan berlangsung.
Terdapat anggapan bahwa pergantian pemain dan rotasi skuad akan sangat penting selama Piala Dunia karena suhu yang lebih tinggi, dengan harapan bahwa beberapa pertandingan mungkin akan berlangsung kurang hati-hati karena energi dihemat.