Pelatih Thailand Ungkap Kelemahan Timnya usai Ditahan Imbang Tim Peringkat 134 Dunia - Semua Halaman - Superball
Pelatih Thailand Ungkap Kelemahan Timnya usai Ditahan Imbang Tim Peringkat 134 Dunia - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 7 Juni 2026 | 10:15 WIB
SUPERBALL.ID - Timnas Thailand harus puas hanya mampu bermain imbang kala menjamu Timnas Kuwait dalam pertandingan persahabatan FIFA Matchday Juni 2026.
Timnas Thailand menyia-nyiakan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 di Stadion Pathum Thani, Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Skuad besutan Anthony Hudson itu menekan secara agresif sejak menit awal dalam upaya mendongkrak peringkat FIFA mereka.
Thailand menempati peringkat 93 dunia sebelum laga, jauh mengungguli Kuwait yang bertengger di posisi 134 dalam ranking FIFA.
Baca Juga: ASEAN U-19 Championship 2026 - Pelatih Thailand Tak Puas Timnya Cuma Menang 9-0 Lawan Brunei
Tim Gajah Perang tampak mengendalikan permainan setelah gol-gol di babak pertama dari Seksan Ratree dan Kritsada Kaman.
Seksan memecah kebuntuan pada menit ke-42 memanfaatkan umpan Sarach Yooyen dan lolos dari jebakan offside.
Kritsada menggandakan keunggulan menjelang turun minum setelah Kuwait gagal menghalau bola dari area pertahanan mereka.
Namun, Kuwait memberikan respons yang kuat setelah jeda turun minum dengan mencetak dua gol balasan di babak kedua.
Alshammari memperkecil selisih skor pada menit ke-48, menyundul bola hasil umpan silang Naser Jazaa.
Tim tamu sempat menyamakan kedudukan tak lama kemudian melalui Yousef Alsulaiman, namun gol dianulir karena offside.
Gol penyama kedudukan bagi Kuwait akhirnya tercipta pada menit ke-69 melalui gol Eid Alrashidi lewat sepakan dari jarak dekat.
Eid Alrashidi menyambar bola muntah setelah tendangan jarak jauh Mohammad Abdullah ditepis oleh Patiwat Khammai.
Thailand memasukkan Jude Soonsup-Bell, Teerapat Pruethong, dan Erawan Garnier di babak kedua untuk menambah daya gedor.
Meski terus memberikan tekanan menjelang akhir pertandingan, Thailand tetap tidak mampu mencetak gol kemenangan.
Seusai pertandingan, Anthony Hudson mengaku kecewa timnya gagal menang meski mengapresiasi kerja keras para pemain.
"Pertama, saya harus memberikan pujian kepada semua pemain karena semua orang telah memberikan upaya maksimal di lapangan."
"Selanjutnya, saya merasa kecewa secara pribadi karena kami berharap bisa mencetak gol dan mencapai hasil yang lebih baik," kata Hudson.
Lebih lanjut, pelatih asal Inggris itu mengeluhkan minimnya persiapan tim dan perbedaan kondisi fisik para pemain.
"Secara keseluruhan, saat ini, situasinya tidak mudah karena tingkat kebugaran pemain yang beragam di pemusatan latihan ini."
"Sebelumnya, saya memiliki waktu sekitar 4-5 hari untuk mempersiapkan tim dan saya harus mengakui ada perbedaan kondisi fisik setiap pemain."
"Selama pertandingan, kami melakukan pergantian pemain di babak pertama untuk memberi semua pemain kesempatan bermain dan menunjukkan kemampuan mereka."
"Hal ini mengubah alur permainan dan mengganggu struktur permainan kami," kata Hudson, dikutip SuperBall.id dari Thairath.
Hudson juga mengakui bahwa timnya memiliki kelemahan dari segi ketajaman di sepertiga akhir lapangan.
"Terlepas dari itu, para pemain memberikan upaya terbaik mereka dan menunjukkan komitmen penuh," kata Hudson.
"Kami memiliki banyak peluang tetapi kurang tajam di sepertiga akhir lapangan."
"Saya percaya semua orang pantas mendapatkan pujian atas kerja keras mereka."
"Secara pribadi, saya mengatakan saya kecewa karena para pemain pantas mendapatkan hasil yang lebih baik," tambahnya.