0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bola Voli Featured PBVSI Proliga Spesial Voli

    PBVSI Umumkan Salary Cap dan Kuota Pemain Timnas di Proliga, Perekrutan Pemain Asing Mirip Liga Korea - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    PBVSI Umumkan Salary Cap dan Kuota Pemain Timnas di Proliga, Perekrutan Pemain Asing Mirip Liga Korea - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Selasa, 2 Juni 2026 | 17:09 WIB

    Selebrasi para pemain Jakarta LavAni Livin Transmedia saat menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi pada leg kedua grand final Proliga 2026 di Yogyakarta, 25 April 2026. (ARDHIANTO WAHYU/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - PBVSI mengumumkan peraturan baru mengenai perekrutan pemain dan pembatasan gaji untuk Proliga 2027. Perubahan ini diharapkan dapat membawa dampak positif akan partisipasi tim di ajang bola voli nasional paling bergengsi.

    Penerapan salary cap di Proliga yang telah digaungkan dalam dua tahun terakhir akhirnya dipaparkan rinciannya oleh PBVSI.

    Dalam konferensi pers di Sentul, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026), PBVSI membeberkan rincian dari aturan yang akan menjadi solusi terhadap kekeringan peserta ini.

    Seperti diketahui, Proliga mengalami penurunan jumlah partisipan di sektor putra dari 8 klub pada 2023, 7 klub pada 2024, dan 5 klub pada 2025-2026.

    Musim lalu komposisi lima klub plus dominasi Bhayangkara-LavAni membuat persaingan sektor putra kurang bergairah dari babak reguler hingga final four.

    Berkurangnya klub peserta juga membatasi ruang bagi regenerasi pemain serta keberlangsungan karier pebola voli nasional.

    Musim depan, pembatasan akan dilakukan dengan jumlah gaji, komposisi pemain lokal, dan pemain asing.

    Baca Juga: Pelatih Pertamina Enduro Ingin Final Proliga di Jakarta, Beri Kritik untuk Dukung Format Best-of-Three

    Batas pengeluaran gaji per bulan sebesar 600 juta rupiah untuk seluruh amunisi lokal dalam tim dan 20.000 dolar AS (sekitar 356,9 juta) untuk per pemain asing.

    Setiap tim masih diperbolehkan untuk menggunakan jasa dua pemain asing dalam satu waktu seperti sebelumnya.

    PBVSI mengambil langkah lebih jauh untuk memaksakan batas gaji pemain asing dengan menentukan daftar pemain yang bisa direkrut oleh tim.

    Cara ini mirip dengan format try out di Liga Voli Korea meski PBVSI tak menyinggung apakah diberlakukan pula sistem undian untuk urutan memilih.

    "Klub-klub nanti akan memilih dan kontrak pemain asing akan diurus klub masing-masing," ucap Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, dalam pemaparannya.

    "PBVSI tidak ikut campur lagi setelahnya," tambahnya.

    Komposisi pemain asing juga diatur.

    Tim dilarang merekrut pemain asing berposisi outside hitter dan opposite sekaligus. Hanya 1 pemain untuk kedua posisi pemukul bola yang bisa diambil.

    Sedangkan batasan untuk posisi lainnya adalah 1 pemain asing, yaitu untuk peran middle blocker, setter, dan libero.

    Persebaran pemain berlabel "timnas" juga diatur dengan batas jumlah peminjaman berdasarkan amunisi yang sudah dimiliki klub.

    KategoriBatas Peminjaman
    Klub tanpa pemain nasionalMaks. 3 pemain nasional
    Klub dengan 1 pemain nasional binaanMaks. 3 pemain nasional
    Klub dengan 2 pemain nasional binaanMaks. 2 pemain nasional
    Klub dengan 3 pemain nasional binaanMaks. 1 pemain nasional
     

    PBVSI juga menetapkan pembatasan biaya maksimal peminjaman dengan membagi pemain lokal ke dalam empat kategori.

    Mahar tertinggi untuk pemain nasional binaan klub adalah maksimal Rp100 juta. Sedangkan nilai pemain nasional akademi ialah Rp75 juta.

    Adapun untuk pemain non-nasional nilainya adalah Rp50 juta untuk pemain binaan dan Rp25 juta untuk pemain akademi.

    Baca Juga: Rivan dan Nizar Mundur dari Pelatnas PBVSI, Ini Penggantinya

    PBVSI nantinya akan membentuk Tim Audit sebagai pengawas.

    Tim yang melanggar akan dikenakan denda yang harus dibayar. Jika gagal membayar, pemain yang bersangkutan tidak dapat diturunkan.

    Denda pelanggaran akan didistribusikan ke klub dengan pembagian 90 persen dan 10 persen untuk PBVSI.

    "Kami telah berbicara dengan klub-klub seperti Sukun Badak, SumselBabel, dan beberapa BUMN. Sebelumnya mereka keberatan," tukas Imam Sudjarwo.

    "Setelah ada aturan salary cap, ada ketertarikan. Insyaallah Proliga yang digelar September tahun depan bisa diikuti 8 tim untuk masing-masing sektor putra dan putri."

    Komentar
    Additional JS