Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Aljazair Timnas Yordania

    Nobar Timnas Yordania di Piala Dunia 2026 Berakhir Tragis, Satu Suporter Meninggal dan 8 Luka-luka - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Rabu, 24 Juni 2026 | 06:30 WIB

    Nonton bareng laga Timnas Yordania vs Aljazair dalam laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 yang digelar di Lapangan Hashemite, Amman, Yordania, berakhir tragis karena ada satu orang tewas dan 8 orang luka-luka. (GEORGE SAIF/AFP)

    BOLASPORT.COM - Momen nonton bareng atau nobar Timnas Yordania melawan Aljazair berakhir tragis karena menewaskan satu suporter dan sebanyak delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Tragedi ini terjadi karena aksi saling dorong dan berdesakan.

    Timnas Yordania menghadapi Aljazair dalam laga kedua Grup J Piala Dunia 2026, di Levi's Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat pada Selasa (23/6/2026) WIB.

    Dalam laga ini, tim debutan di Piala Dunia 2026 harus mengakui keunggulan Aljazair usai kalah 1-2.

    Yordania sebenarnya sempat memimpin lebih dulu lewat gol Nizar Al-Rashdan pada menit ke-36.

    Namun, Aljazair sukses comeback melalui gol yang dicetak Nadhir Benbouali pada menit ke-69 dan Amine Gouiri (82'), sehingga Yordania pun harus mengakui kekalahan.

    Akan tetapi, tak hanya kekalahan tersebut yang menjadi sorotan fan Timnas Yordania, justru tragedi tidak terduga terjadi di negara asal mereka.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Pakai Jurus Sepak Pojok, Aljazair Menang Comeback atas Yordania

    Suporter Yordania berkumpul menggelar nonton bareng untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.

    Ribuan suporter ini berkumpul di Lapangan Hashemite, Amman, untuk menyaksikan pertandingan lewat layar raksasa.

    Menurut pihak berwenang, kerumunan warga di lokasi terbuka tersebut dapat menampung sekitar 6000 orang.

    Akan tetapi, menurut sumber kementerian setempat, sebanyak 15.000 orang hadir di lapangan sehingga kumpulan suporter membeludak karena melebihi kapasitas.

    Dalam situasi kekacauan ini, dikabarkan satu suporter meninggal dunia dan sebanyak delapan orang mengalami orang luka-luka.

    "Sembilan orang dilarikan ke rumah sakit pada Selasa dini hari setelah terluka dalam kerumunan di Alun-alun Hashemite," ujar juru bicara Direktorat Keamanan Publik Yordania, sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Channelstv.com, Selasa (23/6/2026).

    Menurut salah satu sumber dari tim medis setempat, suporter yang meninggal dunia adalah warga Yordania berusia 20-an tahun.

    Sementara itu, delapan orang yang mengalami luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit.

    "Salah satu korban meninggal tak lama setelah dirawat," katanya.

    "Korban lainnya yang sedang menjalani perawatan mengalami berbagai luka dan kondisi mereka dilaporkan berkisar antara stabil hingga sedang."

    Baca Juga: Peserta Piala Dunia 2026 - Yordania, Debutan di Tengah Kepungan Raksasa

    Timnas Yordania memang menjadi salah satu tim debutan di Piala Dunia 2026 sehingga antusiasme warga pun sangat tinggi.

    Oleh karena itu, banyak warga yang antusias memberikan dukungan kepada Ali Olwan dkk dan hadir dalam acara nobar tersebut.

    Kabar tak menyenangkan ini bukan hanya soal adanya suporter yang tewas.

    Yordania pun dipastikan tereliminasi di fase grup Piala Dunia 2026 karena mereka sebelumnya juga sudah menelan kekalahan 1-3 dari Austria pada Rabu (16/6/2026).

    Untuk itu, mereka saat ini menjadi juru kunci Grup J dan hasil laga terakhir melawan Argentina nanti tak akan mengubah apa pun.

    Pasalnya, Argentina memimpin klasemen Grup J dengan mengemas enam poin seusai mengalahkan Aljazair dan Austria.

    Komentar
    Additional JS