Niat Legenda MotoGP Bisa Selamatkan Wajah Valentino Rossi Lagi, Marc Marquez Diminta Pensiun Dini - Semua Halaman - Bolasport
Niat Legenda MotoGP Bisa Selamatkan Wajah Valentino Rossi Lagi, Marc Marquez Diminta Pensiun Dini - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:40 WIB
BOLASPORT.COM - Niat Giacomo Agostini untuk menyarankan Marc Marquez pension dini secara tidak langsung bisa menyelamatkan rekor milik Valentino Rossi di MotoGP.
Kemenangan pertama musim ini baru saja didapatkan Marc Marquez ketika dia mengaspal pada seri GP Hungaria yang bergulir kurang lebih 2 pekan lalu di Balaton Park.
Andalan tim pabrikan Ducati itu sedang menjalani musim yang berat lantaran sejak balapan pembuka tahun ini dia kesulitan untuk memijak podium di sesi balapan utama.
Hasil itu jelas membuat rasa percaya diri Marquez meningkat terlebih setelah dia sempat melewatkan 2 seri balapan untuk memulihkan cedera usai kecelakaan pada GP Spanyol.
Kendati mampu meraih kemenangan, juara dunia 7 kali (9 kali di semua kelas) itu masih harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan gelar juara dunianya pada tahun ini.
Hal itu karena saat ini Marquez masih bertengger di peringkat ke-5 klasemen sementara dengan torehan 108 poin atau terpaut 72 poin dari Marco Bezzecchi (Aprilia) di puncak.
Sebagai seorang pembalap dan juara bertahan, motivasi rider berusia 33 tahun itu untuk bisa menjaga gelarnya tentu belum padam walau segala sesuatunya berjalan lebih rumit.
Jika kembali berhasil meraih gelar juara dunia, Marquez akan melampaui rekor milik Valentino Rossi yang sepanjang kariernya berjaya sebanyak 7 kali (9 kali di semua kelas).
Sebagai salah satu orang yang memiliki gelar terbanyak pada ajang Grand Prix, kiprah Marquez musim ini telah menyita perhatian dari Giacomo Agostini.
Baca Juga: Bukan Gelar Juara, Pedro Acosta Punya Alasan Lain untuk Respek kepada Marc Marquez
Legenda MotoGP yang saat ini masih memegang rekor gelar terbanyak dengan total 15 trofi di semua kelas itu tak menutup mata Marquez memiliki potensi besar mematahkan rekornya.
Kendati demikian, Agostini menegaskan kepada Marquez butuh kerja keras untuk setidaknya bisa menyamai pencapaiannya terlebih dengan usianya yang sudah tidak muda lagi.
Pria asal Italia itu juga tidak keberatan jika pada akhirnya rekor yang selama ini dia genggam berhasil dipecahkan oleh Marquez atau bahkan rider lainnya.
"Rekor dibuat untuk dipecahkan, tentu saja, semua orang peduli dengan rekor mereka sendiri, itu normal, itu sifat manusia," kata Agostini, dilansir dari laman Motosan.
"Selama rekor itu tetap milik saya, saya senang memilikinya, jika seseorang memecahkannya, saya harap saya masih bisa merayakannya bersama."
"Hal itu mungkin diwujudkan oleh Marquez, tetapi tidak akan mudah," tuturnya menambahkan.
Dengan nada kelakar, Agostini sempat memiliki niat untuk menemui pembalap yang identik dengan nomor 93 itu dan memintanya pensiun lebih dini untuk menjaga rekornya.
Tak hanya untuk rekor miliknya saja, Agostini secara tidak langsung juga bisa menyelamatkan gengsi Valentino Rossi walau saat ini gelar juaranya sudah berhasil disamai.
Setidaknya, The Doctor masih menjadi rider dengan rekor kemenangan terbanyak di semua kelas yaitu 115 dibandingkan Marquez yang baru meraih 100 kali.
"Mari kita lihat, saya akan berbicara dengannya, mungkin saya akan menyuruhnya pensiun lebih cepat" kata Agostini sambil tertawa.
Untuk sisa musim ini sendiri, Agostini menilai Marquez mulai bangkit dan menemukan sentuhan terbaiknya lagi usai memenangkan GP Hungaria lalu.
Akan tetapi dia juga tidak menutup mata bahwa Bezzecchi dan Jorge Martin serta Francesco Bagnaia masih tidak bisa diremehkan begitu saja.
"Kejuaraan yang bagus diharapkan, dengan banyak pembalap yang saling bersaing, Marquez tampaknya kembali ke performa terbaiknya," ucap Agostini menjelaskan.
"Akan ada persaingan yang ketat antara dia, Bezzecchi, Martin, dan Bagnaia."
"Itulah yang diharapkan publik: pertarungan hebat, saya pikir ini akan selalu menjadi tontonan hingga akhir musim," imbuhnya.