0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Luke Vickery Mitchell Baker Naturalisasi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia Masih Belum Final - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia Masih Belum Final - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Senin, 1 Juni 2026 | 19:45 WIB

    Luke Vickery sedang menjalani sesi latihan bersama Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker, ternyata masih jauh dari kata final.

    Keduanya saat ini masih berada dalam tahap pemantauan oleh pelatih timnas Indonesia John Herdman dan PSSI sebelum keputusan besar terkait status kewarganegaraan mereka diambil.

    Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan pemanggilan Luke Vickery dan Mitchell Baker ke timnas Indonesia bukan berarti proses naturalisasi mereka sudah pasti berjalan hingga tuntas.

    Menurut Sumardji, kehadiran kedua pemain tersebut justru menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk melihat langsung kualitas, karakter, dan kemampuan mereka di lapangan.

    Sebelumnya, kedua pemain itu dipanggil ke timnas Indonesia sejak 26 Mei 2026.

    Kini, mereka masih bersama timnas Indonesia untuk berlatih bersama persiapan FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik.

    Dua laga itu digelar pada 5 dan 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

    Baca Juga: Berpeluang Cetak Sejarah! Ini Reaksi Terkejut Melbourne City FC usai Mathew Baker Masuk Skuad Timnas Indonesia

    "Untuk Mitchell Baker dan Luke Vickery, semuanya masih berproses. Belum final."

    "Kami ingin melihat terlebih dahulu seperti apa kualitas kedua pemain yang sedang dipertimbangkan untuk dinaturalisasi ini,” ujar Sumardji kepada awak media termasuk BolaSport.com.

    Dalam beberapa hari ke depan, John Herdman akan melakukan penilaian secara menyeluruh.

    Bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana kedua pemain tersebut beradaptasi dengan lingkungan tim dan memenuhi kebutuhan skuad Garuda.

    Karena itu, belum ada jaminan bahwa Luke Vickery maupun Mitchell Baker akan langsung mendapatkan lampu hijau untuk melanjutkan proses naturalisasi.

    “Kami akan melihat perkembangan mereka selama latihan."

    "Apakah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelatih atau tidak."

    Baca Juga: Daftar Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia Vs Myanmar - Minus Mathew Baker, Ada Wonderkid Persib dan Persipura

    "Semua masih dalam tahap evaluasi,” kata Sumardji.

    Saat ditanya mengenai target waktu naturalisasi kedua pemain tersebut, Sumardji memilih berhati-hati.

    Ia menegaskan saat ini belum ada tenggat waktu tertentu karena semuanya bergantung pada hasil penilaian John Herdman.

    Menurutnya, keputusan tidak bisa diambil hanya berdasarkan potensi atau rekam jejak pemain.

    Melainkan harus melihat secara langsung apakah mereka benar-benar bisa memberikan nilai tambah bagi timnas Indonesia.

    “Sulit menjawab kapan proses itu selesai karena semuanya masih berjalan."

    "Kami akan melihat beberapa hari latihan ini terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.

    Baca Juga: Dipecat Liverpool, Arne Slot Berterima Kasih

    Belakangan muncul kabar bahwa proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker mendapat sorotan dari sejumlah pihak.

    Namun Sumardji menegaskan fokus utama PSSI tetap pada kepentingan timnas Indonesia.

    Ia menilai setiap pemain yang akan dinaturalisasi harus benar-benar memenuhi kebutuhan skuad dan mendapat rekomendasi dari pelatih kepala.

    “Yang paling penting adalah kebutuhan tim."

    "Kalau memang kedua pemain ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan pelatih, tentu Coach John Herdman akan memberikan rekomendasi dan kami akan memperjuangkannya,” tutur Sumardji.

    Komentar
    Additional JS