0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured MMA PB Pertacami Spesial

    Membidik Podium MMA Level Dunia, PB Pertacami Gelar Kejuaraan Nasional 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Membidik Podium MMA Level Dunia, PB Pertacami Gelar Kejuaraan Nasional 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com

    BOLASPORT.COM - Ingin membawa Indonesia mendominasi MMA di Asia, PB Pertacami (Persatuan Tarung Campuran Indonesia) menggelar Kejurnas 2026 di JSI Resort Megamendung, Bogor, 19-20 Juni.

    Dalam beberapa tahun terakhir, atlet-atlet MMA dari Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan di kancah internasional.

    Atlet-atlet binaan PB Pertacami berhasil meraih gelar juara pada GAMMA World Championships 2024 dan 2025, meraih satu medali emas dan enam medali perak pada SEA Games Thailand 2025, serta satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu pada Asian Youth Games Bahrain 2025.

    Untuk menjaga momentum tersebut sekaligus mempersiapkan generasi atlet berikutnya, PB Pertacami menggelar National MMA Championships 2026 yang diikuti 128 atlet dari 51 klub di 13 provinsi.

    Kejuaraan Nasional ini menjadi bagian dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan PB Pertacami untuk menemukan, mengembangkan, dan mempersiapkan atlet menuju berbagai ajang internasional.

    Para peserta bertanding dalam empat kategori, yaitu Senior, U-18, U16, dan U-14 dengan total 21 nomor pertandingan.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 atlet berasal dari kelompok junior dan 70 atlet dari kategori senior.

    Ketua Umum PB Pertacami sekaligus Presiden GAMMA (Global Association of Mixed Martial Arts), Tommy Paulus Hermawan, menegaskan bahwa Kejuaraan Nasional bukan sekadar ajang untuk menentukan juara nasional.

    Pentas ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kekuatan MMA Indonesia di tingkat internasional.

    Kejurnas 2026 diharapkan PB Pertacami bisa melahirkan atlet-atlet MMA Indonesia yang bisa bersaing di arena internasional pada masa depan.Kejurnas 2026 diharapkan PB Pertacami bisa melahirkan atlet-atlet MMA Indonesia yang bisa bersaing di arena internasional pada masa depan. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    "Kejurnas bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara hari ini. Kejurnas adalah tentang siapa yang akan membawa Merah Putih ke podium dunia di masa depan," ujar Tommy.

    "Kami tidak sedang mencari juara untuk dua hari ke depan. Kami sedang mencari atlet-atlet yang lima tahun dari sekarang akan membawa Indonesia berdiri di podium Asia dan dunia melalui jalur prestasi."

    Selama 2026, atlet-atlet Indonesia sudah meraih medali emas pada Kejuaraan Asia di China dan Uzbekistan untuk memastikan keikutsertaan pada Asian Games di Aichi, Jepang, dan Asian Indoor and Martial Arts Games di Riyadh, Arab Saudi, pada tahun ini.

    "Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama MMA di Asia," lanjut Tommy.

    "Namun, prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan sistem pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang berkualitas, dan regenerasi atlet yang konsisten."

    "Karena itu Kejurnas menjadi sangat penting bagi kami."

    Tommy menjelaskan bahwa pengembangan MMA Indonesia tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali jangka pendek.

    PB Pertacami juga tengah membangun fondasi pembinaan jangka panjang yang sejalan dengan perkembangan MMA di tingkat global melalui GAMMA sebagai federasi internasional yang terus memperluas pengakuan dan partisipasi MMA dalam berbagai ajang multi-event dunia.

    "Kami tidak hanya mempersiapkan atlet untuk pertandingan berikutnya. Kami sedang membangun generasi yang siap bersaing di level tertinggi olahraga dunia," kata Tommy lagi.

    "Ketika peluang yang lebih besar terbuka bagi MMA di masa depan, termasuk dalam perjalanan menuju ekosistem Olimpiade, Indonesia harus siap menjadi bagian dari negara-negara terdepan."

    Selain menjadi ajang kompetisi nasional, penyelenggaraan Kejurnas tahun ini juga didahului dengan seminar wasit dan juri, seminar cutman, dan seminar safeguarding sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga MMA Indonesia.

    Sebagai organisasi induk olahraga MMA Indonesia, PB Pertacami terus berkomitmen membangun olahraga ini secara profesional, terstruktur, dan berkelanjutan melalui penguatan kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih, wasit dan juri, serta penerapan standar pertandingan yang mengacu pada regulasi internasional GAMMA.

    PB Pertacami juga menegaskan bahwa MMA amatir merupakan olahraga prestasi yang menjunjung tinggi kedisiplinan, sportivitas, teknik, serta keselamatan atlet.

    Di balik setiap pertandingan terdapat sistem regulasi, perangkat pertandingan yang tersertifikasi, dan standar keselamatan yang diterapkan secara ketat.

    Melalui PB Pertacami National MMA Championships 2026, organisasi berharap juga dapat memperluas basis pembinaan nasional sekaligus menemukan generasi baru atlet yang kelak akan membawa Merah Putih berkibar di panggung Asia dan dunia.

    "Tahun ini kita menyaksikan 128 atlet dari berbagai daerah bertanding di arena. Di antara ratusan atlet tersebut, mungkin ada calon juara dunia berikutnya," ucap Tommy.

    "Mungkin juga ada atlet yang suatu hari nanti akan menjadi bagian dari perjalanan MMA menuju panggung olahraga terbesar di dunia. Untuk kami, itulah makna sebenarnya dari Kejurnas," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS