Lepas Layvin Kurzawa dan Federico Barba, Persib Bandung Belum Belanja Pemain Akibat Terganjal Sanksi FIFA - Bolasport
Lepas Layvin Kurzawa dan Federico Barba, Persib Bandung Belum Belanja Pemain Akibat Terganjal Sanksi FIFA - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 19 Juni 2026 | 22:30 WIB
BOLASPORT.COM - Persib Bandung belum bergerak mencari pengganti Layvin Kurzawa dan Federico Barba karena terganjal sanksi FIFA.
Pelatih baru Persib Bandung, Igor Tolic, bekerja bagaikan tangannya terikat borgol.
Tolic menerima estafet dari Bojan Hodak yang mundur setelah memberi tiga titel Liga 1/Super League.
Sayangnya, saat Tolic menerima pekerjaan berat ini, Persib sedang dilanda sanksi FIFA.
Dalam laman FIFA Registration Bans, Maung Bandung tercatat mendapatkan sanksi sejak 29 Mei 2025.
Sejak saat itu, dua pemain asing telah diumumkan hengkang dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Nama pertama adalah bek kiri asal Prancis, Layvin Kurzawa.
Kurzawa merupakan mantan bek Paris Saint-Germain yang hanya bergabung lima bulan bersama Persib.
Nama kedua yaitu bek berpengaruh asal Italia, Federico Barba.
Baca Juga: Prabowo Kirimkan Surat ke FIFA, Minta Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Pengumuman kepergian Barba baru dirilis pada Jumat (19/6/2026) hari ini.
Barba merupakan salah satu pemain penting di lini belakang, bahkan beberapa kali menjabat kapten.
Sebagai klub juara yang akan tampil di empat kompetisi musim depan, Persib semestinya menjaga kedalaman skuad.
Namun setelah kepergian dua pemain utama di atas, manajemen Persib belum juga mendatangkan pemain baru.
Nama Persib masih bertengger di FIFA Registration Bans, lebih dari tiga minggu sejak sanksi itu dijatuhkan.
Sanksi tersebut berasal dari kasus penyelesaian hak yang belum tuntas terhadap mantan pemain, Daisuke Sato.
Selama sanksi tersebut belum dicabut FIFA, Persib tak bisa mendaftarkan pemain baru.
"Persib memandang persoalan ini dengan sikap yang sama: bertanggung jawab, transparan, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku," demikian sikap manajemen.
"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses dengan baik serta memastikan kepentingan klub tetap terjaga."
Jika manajemen tak kunjung menyelesaikan sanksi ini, mereka terancam menjalani periode transfer dalam status embargo.
Persib terancam harus menjalani musim dengan skuad musim lalu, minus pemain yang sudah hengkang.