Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Featured Kuliner Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Norwegia

    Koki Timnas Norwegia Ungkap Alasan Bawa Bahan Makanan Sendiri ke AS - Kompas

    7 min read

     


    KOMPAS.com - Momen kembalinya Timnas Norwegia ke Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun sempat diterpa isu miring di jagat maya.

    Berbagai informasi keliru yang beredar di internet mengeklaim bahwa Timnas Norwegia sengaja membawa perbekalan makanan sendiri ke Amerika Serikat lantaran tidak memercayai kualitas masakan lokal di sana.

    Kabar miring yang beredar luas di media sosial menuding bahwa skuad Timnas Norwegia yang menetap di Greensboro, North Carolina, sengaja mendatangkan logistik makanan dalam jumlah besar dari negara asal demi menghindari konsumsi produk lokal.

    Padahal, narasi yang dibangun tersebut sepenuhnya keliru dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

    Hasil Norwegia Vs Senegal 3-2, Dwigol Haaland Bawa Pasukan Viking Lolos 32 Besar

    Walau tidak menampik adanya sejumlah komoditas pangan yang didatangkan langsung dari luar negeri, kebijakan tersebut sama sekali bukan dipicu oleh kekhawatiran terhadap mutu makanan di AS.

    Baca juga: Bangganya Haaland Usai Bantu Norwegia Menang Beruntun di Piala Dunia 2026

    Menjaga Konsistensi Pola Makan Atlet

    Menurut penjelasan dari kepala koki tim, Aron Espeland, langkah ini merupakan bagian dari prosedur standar bagi para olahragawan elit demi menjaga kesinambungan diet serta memberikan kenyamanan psikologis selama turnamen berlangsung.

    "Ketika atlet berkompetisi di level tertinggi, konsistensi sangat penting," ungkap Espeland dikutip dari The Independent, Kamis (25/6/2026).

    "Para pemain terbiasa dengan produk and rasa tertentu, dan makanan yang familiar dapat berkontribusi baik pada nutrisi maupun kesejahteraan secara keseluruhan selama kompetisi yang menuntut."

    Baca juga: Rafael van der Vaart Minta Maaf atas Komentarnya terhadap Timnas Jepang

    Ia juga mengklarifikasi bahwa proses pengolahan hidangan di negeri paman sam berjalan sangat baik.

    Penggunaan bahan baku setempat yang berkualitas tinggi dikombinasikan dengan cita rasa khas Skandinavia untuk menghadirkan rasa nyaman layaknya di rumah bagi para penggawa tim selama mengarungi kompetisi Piala Dunia 2026.

    Rincian Logistik yang Dibawa

    Selebrasi suporter Norwegia dalam pertadingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Norwegia vs Senegal di Stadion New Jersey pada 22 Juni 2026.

    Lihat Foto

    Berdasarkan data yang ada, jumlah pasokan pangan yang dikirimkan sebenarnya hanya berkisar 580 kilogram, sekaligus membantah klaim warganet yang menyebut angka hingga 1.000 kilogram.

    Baca juga: Man of the Match Norwegia Vs Senegal: Raksasa Haaland Angkut Viking ke Fase Gugur

    Komposisi logistik tersebut mencakup 300 kilogram salmon dan trout khas Norwegia, 100 kilogram halibut, 80 kilogram keju cokelat, serta 100 kilogram keju Jarlsberg.

    Isu miring lain yang menyebut bahwa tim membawa buah jeruk dari negara asal juga dipastikan tidak benar.

    Konsumsi jus segar para pemain setiap harinya memanfaatkan buah jeruk lokal berkualitas tinggi yang dipetik langsung dari perkebunan setempat.

    Baca juga: Man of the Match Amerika Serikat Vs Australia: Folarin Balogun, Sang Bomber Agresif

    Prosedur Standar Logistik Olahraga Dunia

    Kebijakan mendatangkan juru masak khusus serta bahan makanan tertentu dalam sebuah turnamen global sebetulnya merupakan fenomena lumrah di dunia olahraga internasional.

    Langkah serupa juga pernah diambil oleh negara lain seperti Argentina dan Uruguay yang memboyong ribuan kilogram daging saat berlaga di Qatar pada edisi sebelumnya.

    Para pakar gizi pun sepakat bahwa tindakan ini murni bagian dari strategi performa olahraga.

    Baca juga: Buntut Rencana Aduan Iran ke FIFA, AS Buka Peluang Negosiasi Ulang

    "Mengartikan praktik ini sebagai kurangnya kepercayaan pada sistem pangan negara tuan rumah merupakan kesalahpahaman terhadap tujuan nutrisi berkinerja tinggi," jelas Rafaela G Feresin.

    “Tujuannya bukan untuk mengevaluasi kualitas makanan lokal; melainkan untuk menghilangkan variabilitas yang tidak perlu selama kompetisi."

    "Membawa koki dan bahan-bahan yang sudah dikenal ke turnamen besar adalah logistik standar yang berorientasi pada kinerja," lanjutnya.

    Baca juga: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026 Usai Perancis dan Norwegia Sama-sama Menang

    Pandangan senada turut diungkapkan oleh ahli gizi olahraga komersial, Amy Goodson.

    Ia menilai penyediaan bekal tersebut sepenuhnya demi aspek kontrol, rutinitas, serta pemulihan fisik pemain di lapangan hijau.

    "Nutrisi adalah variabel performa di level Piala Dunia. Para atlet ini berlatih, bepergian, dan berkompetisi dengan intensitas tinggi," timpan Amy.

    Baca juga: Pablo Aimar Ungkap Kunci Argentina di Piala Dunia 2026: Keharmonisan Tim

    "Apa yang mereka makan secara langsung memengaruhi ketersediaan energi, status hidrasi, pemulihan, fungsi kekebalan tubuh, dan bahkan pengambilan keputusan di lapangan."

    "Ketika margin keuntungan sangat tipis, menjaga konsistensi menjadi sangat penting," pungkasnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Prediksi Skor Norwegia Vs Senegal Piala Dunia 2026, Keganasan Haaland Berlanjut?

    Komentar
    Additional JS