0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Kisah Legendaris: Piala Dunia 1954, Lahirnya Miracle of Bern di Tengah Hujan Gol - Viva

    5 min read

     

    Kisah Legendaris: Piala Dunia 1954, Lahirnya Miracle of Bern di Tengah Hujan Gol

    Ilustrasi: Opening Ceremony Piala Dunia 2026

    Minggu, 14 Juni 2026 - 01:00 WIB

    VIVA – Piala Dunia selalu identik dengan gol-gol spektakuler. Namun jika berbicara soal edisi paling produktif sepanjang sejarah, maka Piala Dunia 1954 di Swiss masih menjadi raja yang belum tergeser hingga saat ini.

    Baca Juga

    Turnamen yang digelar pada 16 Juni hingga 4 Juli 1954 tersebut menghadirkan pesta gol luar biasa. Dari total 26 pertandingan yang dimainkan, tercipta 140 gol atau rata-rata 5,38 gol per pertandingan. Catatan itu masih menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Piala Dunia FIFA hingga sekarang.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Bandingkan dengan Piala Dunia 2022 di Qatar yang menghasilkan 172 gol dari 64 pertandingan atau rata-rata hanya sekitar 2,69 gol per laga. Artinya, produktivitas gol pada Piala Dunia 1954 hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan edisi modern.

    Baca Juga

    Salah satu faktor yang membuat turnamen tersebut begitu istimewa adalah kehadiran tim legendaris Hungaria yang dijuluki "Mighty Magyars". Tim yang diperkuat Ferenc Puskas, Sándor Kocsis, Nándor Hidegkuti, hingga Zoltán Czibor itu datang ke Swiss dengan status tim terbaik dunia.

    Sebelum Piala Dunia dimulai, Hungaria mencatat rekor luar biasa dengan tidak terkalahkan dalam lebih dari 30 pertandingan internasional. Mereka bahkan sukses meraih medali emas Olimpiade 1952 dan menghancurkan Inggris 6-3 di Wembley dalam laga yang dikenal sebagai "Match of the Century".

    Baca Juga

    Di ajang Piala Dunia 1954, ketajaman Hungaria benar-benar mengerikan. Mereka membantai Korea Selatan 9-0 dan menghajar Jerman Barat 8-3 pada fase grup. Sepanjang turnamen, Hungaria mencetak total 27 gol hanya dalam lima pertandingan.

    Sosok paling menonjol adalah Sándor Kocsis. Penyerang berjuluk "Golden Head" itu menjadi top skor turnamen dengan torehan 11 gol. Hebatnya lagi, jumlah tersebut dicetak hanya dalam lima pertandingan, sebuah rekor efisiensi yang hingga kini masih sulit ditandingi.

    Namun, kisah indah Hungaria berakhir tragis di partai final.

    Meski lebih diunggulkan dan sempat unggul cepat 2-0, Hungaria secara mengejutkan takluk 2-3 dari Jerman Barat di Stadion Wankdorf, Bern, Swiss. Kemenangan dramatis Jerman Barat itu kemudian dikenang sebagai "Miracle of Bern", salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

    Selain final yang penuh drama, Piala Dunia 1954 juga melahirkan pertandingan dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

    Rekor tersebut tercipta pada laga perempat final antara tuan rumah Swiss melawan Austria. Dalam pertandingan yang berlangsung liar dan penuh aksi menyerang, Austria keluar sebagai pemenang dengan skor 7-5.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Sebanyak 12 gol tercipta hanya dalam satu pertandingan. Hingga lebih dari tujuh dekade kemudian, rekor tersebut masih belum mampu dipecahkan oleh edisi Piala Dunia mana pun.

    Dengan rata-rata gol tertinggi, rekor pertandingan paling produktif, lahirnya salah satu tim terbaik sepanjang masa, serta munculnya "Miracle of Bern", Piala Dunia 1954 tak sekadar dikenang sebagai sebuah turnamen. Edisi itu menjadi simbol era sepak bola menyerang yang menghasilkan hujan gol dan drama luar biasa yang masih dibicarakan hingga hari ini.

    Ronaldo Luis Nazario de Lima, legenda sepakbola Brasil

    Ronaldo Tak Jagokan Brasil, Sebut Dua Negara Ini Paling Berpeluang Juara Piala Dunia 2026

    Legenda Sepak Bola Brasil, Ronaldo Nazario mengejutkan publik dengan tidak menjagokan Brasil sebagai favorit juara Piala Dunia 2026. Ia lebih memilih Spanyol dan Prancis.

    img_title

    VIVA.co.id

    13 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS