0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus Marco Simoncelli Moto3 MotoGP Spesial Veda Ega Pratama

    Kasus yang Berikan Keuntungan untuk Veda Dicap Buruk Ayah Marco Simoncelli - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Kasus yang Berikan Keuntungan untuk Veda Dicap Buruk Ayah Marco Simoncelli - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • MotoGP
  • Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB

    Dari depan; Casey O'Gorman(SIC58 Squadra Corse), Adrian Fernandez(Leopard Racing), dan Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) dalam balapan Moto3 Catalunya 2026. (SIC58SQUADRACORSE.IT)

    BOLASPORT.COM - Sanksi diskualifikasi yang diberikan kepada pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, meninggalkan sentimen negatif.

    Fernandez menerima hukuman berat dengan hasil balapan dari enam seri awal didiskualifikasi jelang akhir pekan seri GP di Hungaria.

    Pembalap Spanyol itu dihukum setelah ditemukan pelanggaran teknis serius pada mesin motornya.

    Hukuman yang tentu memberikan pukulan kepada Fernandez karena sudah mengumpulkan dua kali podium dengan finis kedua pada GP Spanyol dan GP Prancis.

    Salah satunya memberikan keuntungan kepada pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

    Veda yang finis keempat pada GP Prancis finis keempat mendapatkan keuntungan dengan naik satu tingkat menjadi finis ketiga.

    Baca Juga: Skill Veda Menarik Perhatian MotoGP, Momentum Bersejarah di Moto3 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia

    Sanksi tersebut juga mencatatkan Veda sebagai pembalap rookie pertama yang sudah mencetak dua kali podium sejauh ini.

    Namun, sanksi kepada Fernandez mendapatkan kesan negatif dari ayah mendiang Marco Simoncelli yakni Paolo Simoncelli.

    Simoncelli tidak menyalahkan masalah tersebut kepada siapa pun, tetapi hukuman seperti itu meninggalkan kesan buruk.

    "Akhir pekan itu terasa semakin tak masuk akal setelah munculnya berita mengejutkan yang melibatkan Tim Leopard Racing," kata Paolo Simoncelli.

    "(Mereka) terjerat skandal teknis yang mengakibatkan Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam balapan pertama musim 2026."

    "Pemeriksaan teknis menemukan bukti adanya manipulasi pada segel mesin, dan pembalap asal Spanyol tersebut, yang semula berada di peringkat ketiga klasemen kejuaraan, turun ke posisi ke-20."

    "Kami tidak ingin menghakimi siapa pun, tetapi di luar implikasi olahraga, kasus seperti ini pasti akan meninggalkan kesan buruk," ujarnya.

    Di luar itu, Paolo Simoncelli senang dengan raihan pembalapnya, Casey O'Gorman yang berhasil finis ke-9 pada balapan Moto3 Hungaria 2026.

    "Di lintasan bersama Casey, kami melakukan tugas kami," kata Paolo.

    "Itu adalah lintasan yang rumit, dengan bagian-bagian di mana aspal baru sangat licin, hampir seperti sabun, membuat aksi menyalip sangat berisiko."

    "Banyak pembalap kesulitan karena hal itu. Terlepas dari kesulitan tersebut, Casey terus berjuang."

    "berjuang untuk posisi ke-12 ketika , menjelang akhir balapan, kecelakaan di kelompok terdepan, termasuk yang melibatkan Munoz, mengacaukan keadaan."

    "Pada akhirnya dia berhasil mencetak 7 poin. Ini mungkin bukan hasil yang spektakuler, tetapi dalam kondisi seperti itu, Anda harus menerima apa pun yang bisa Anda dapatkan," ujar Paolo Simoncelli.

    Baca Juga: Talenta Veda Sudah Diakui Paling Kuat di Asia pada Moto3 2026, Sorotan Petinggi Gresini Racing Jadi Bukti

    Komentar
    Additional JS