Kamar Ganti Uruguay Geger Geden Jelang Laga Hidup Mati Kontra Spanyol, Ada Apa? - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 26 Juni 2026 | 10:45 WIB
BOLASPORT.COM – Kamar Ganti Timnas Uruguay tengah "geger geden" alias gonjang-ganjing jelang duel hidup mati kontra Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Ada apa?
Timnas Uruguay akan menjalani laga penting kontra La Furia Roja guna menentukan nasibnya di Piala Dunia 2026.
Saat ini, tim nasional berjulukan La Celeste itu terancam tersingkir di fase grup usai gagal meraih kemenangan di dua laga awal Grup H.
Di dua pertandingan awal Grup H, pasukan Marcelo Bielsa tercatat imbang 1-1 kontra Arab Saudi dan 2-2 kontra Tanjung Verde.
Sejatinya dua hasil imbang itu membuat tim nasional yang juga berjulukan Los Charruas tersebut untuk sementara duduk di posisi kedua.
Akan tetapi, posisi itu belum aman karena Tanjung Vede dan Arab Saudi bisa menggusur mereka dari dua besar andai menang di laga pemungkas Grup H.
Praktis, Timnas Uruguay wajib menang di laga terakhir Grup H. Nahas di laga terakhirnya, mereka harus bertemu Timnas Spanyol.
Tim Matador sendiri juga dibebankan misi tak boleh kalah melawan Federico Valverde dkk. guna mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang duel hidup mati ini, masalah menerpa kubu wakil Amerika Selatan itu yang membuat kans mereka menang di laga terakhir Grup H bisa sirna.
Masalah ini terjadi di kamar ganti antara sekelompok pemain dan Marcelo Bielsa selaku pelatihnya.
Dilansir BolaSport.com dari Espectador Deportes, sekelompok pemain tak senang dengan porsi latihan dan taktik Bielsa di Piala Dunia 2026.
Saat latihan terakhir, sekelompok pemain seperti Valverde, Manu Ugarte, Rodrigo Bentancur, serta Sergio Rohet rapat dengan pelatih asal Argentina itu.
Dalam rapat yang berlangsung selama 48 menit tersebut, para pemain itu mengeluh porsi latihan dari Bielsa membuat mereka rentan cedera.
Bahkan porsi latihan berlebih itu membuat fisik mereka tak sebugar pemain lawan dan bisa memengaruhi jalannya laga.
Mendapat keluhan ini, Bielsa kabarnya geram dan apalagi para pemain itu juga mengkritisi taktik yang akan digunakannya melawan Spanyol.
Disebutkan jika eks pelatih Leeds United itu ingin timnya bermain menyerang agar bisa mencuri kemenangan.
Namun, para pemain berpendapat jika taktik itu tak cocok di laga nanti dan menganggap permainan defensif lebih menguntungkan.
Silang pendapat ini membuat Bielsa merasa para pemainnya ingin menyingkirkannya dari kursi kepelatihan Uruguay.
Baca Juga: Peserta Piala Dunia 2026 - Uruguay, Taktik Gila Mentor Guardiola Bisa Berbuah Gelar Juara?
Terlepas dari situasi tersebut, Bielsa mewanti-wanti anak asuhnya agar tampil all-out saat menghadapi Spanyol.
Secara gamblang, Bielsa menyebut laga melawan La Furia Roja sebagai laga final bagi dirinya dan timnya.
"Pertandingan ini seperti pertandingan final, di mana tidak ada detail yang boleh diabaikan," kata Bielsa.
"(Harus ada) tekad untuk berjuang memperebutkan setiap meter dan setiap bola akan berada di titik maksimal," lanjutnya.