Hasil Piala Dunia 2026 - Swiss Hajar Kanada dengan Serangan 40 Detik, Dua-duanya Lolos ke 32 Besar - Semua Halaman - Bolasport

BOLASPORT.COM - Timnas Swiss memuncaki klasemen Grup B setelah menghajar Kanada, yang tetap bisa memperbarui catatan sejarah untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Selaku salah satu tuan rumah, The Canucks menjadikan laga kontra Timnas Swiss sebagai titik penanda berikutnya menuju pencapaian baru.
Kedua tim bertarung pada laga penutup Grup B di BC Place, Vancouver, Rabu (24/6/2026) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Duel ini mempertaruhkan status pemuncak klasemen setelah mereka sama-sama mengemas 4 poin dari dwilaga pertama.
Timnas Kanada memulai turnamen dengan skor imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina.
Hasil tersebut menjadi titik pencapaian sejarah pertama bagi The Canucks karena melahirkan kepingan perdana dalam riwayat keikutsertaannya di Piala Dunia.
Ya, dalam dua partisipasi sebelumnya (1986, 2022), Kanada selalu babak belur di fase grup: enam partai, enam kali kalah.
Setelah memetik angka pertama, tim berseragam utama putih-merah ini meningkatkannya lagi di laga kedua.
Kanada menghancurkan Qatar 6-0 untuk membukukan kemenangan perdana mereka di Piala Dunia.
Baca Juga: Striker Polesan John Herdman Samai Lionel Messi, Kanada Cetak Sejarah di Piala Dunia
Di tempat lain, Timnas Swiss juga melengkapi hasil 1-1 di matchday pertama dengan kemenangan 4-1 atas Bosnia.
Memuncaki klasemen sementara dengan unggul selisih gol atas Tim Palang Merah, Kanada memiliki syarat simpel buat lolos ke 32 besar.
Cukup minimal seri, maka Kanada meningkatkan pencapaian lagi dengan melaju pertama kalinya ke fase gugur Piala Dunia.
Hasil selain itu masih bisa meloloskan The Canucks mengingat selisih golnya yang bagus di fase grup (+6).
Namun, mereka tetap harus menyertakan perhitungan matematis dengan tergantung output partai lain.
Adapun Swiss juga memiliki syarat yang sama; minimal seri untuk lolos sebagai runner-up, atau menang jika ingin sekaligus mengembat predikat juara grup.
Tim kuda hitam asal Eropa harus jeli mencari celah di tengah permainan pressing yang diterapkan Kanada.
Peluang bagus Swiss untuk mencetak gol pertama melalui tembakan Breel Embolo berhasil digagalkan kiper Maxime Crepeau dalam situasi satu lawan satu.
Manuel Akanji (kiri) berduel dengan Jonathan David pada laga Timnas Swiss vs Kanada di fase grup Piala Dunia 2026 yang digelar di BC Place, Vancouver (24/6/2026). (ALEX GRIMM/AFP)
Sejarah Baru Kanada
Timnas Kanada baru mencatat peluang apik lewat dari setengah jam laga. Hanya, tembakan Cyle Larin secara akurat disetop kiper Swiss, Gregor Kobel.
Fullback The Canucks, Ahmed Ali, gantian menguji ketangguhan kiper Borussia Dortmund itu dengan menembakkan bola yang dihalau keluar di area tiang dekat.
Keunggulan masif Timnas Swiss dalam penguasaan bola di separuh awal pertandingan ini (70%) tidak berarti banyak karena Kanada justru menjadi tim yang lebih agresif.
Memasuki babak kedua, serangan kilat Swiss dalam 40 detik awal langsung memecah kebuntuan.
Prosesnya rapi karena diwali tendangan kick-off yang melibatkan 11 operan hingga mencapai titik akhir di pertahanan Kanada.
Sebuah umpan jitu dari Johan Manzambi dari sisi kanan diterima Ruben Vargas di kotak penalti. Tanpa kawalan berarti, Vargas melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi Crepeau.
Hanya 11 menit kemudian, Crepeau kembali harus memungut bola dari gawangnya. Kemampuan Embolo menarik dua bek musuh menyebabkan ruang kosong bagi Manzambi.
Operan dari rekannya itu dituntaskan pemain Freiburg dengan tembakan kencang yang lolos dari tangkapan Crepeau. Swiss unggul 2-0.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Tandem Jay Idzes Dikartu Merah, Swiss Gilas Bosnia dan Herzegovina
Kanada memperkecil margin melalui gol pemain pengganti Promise David yang baru semenit terjun ke lapangan. Dia menyodok masuk umpan brilian Nathan Saliba.
Ditekan terus sampai akhir, Swiss mampu mempertahankan keunggulan tipis dan menyalip ke puncak klasemen Grup B dengan koleksi 7 angka.
Walaupun kalah, Kanada sama-sama bahagia. Mereka ikut melaju ke babak 32 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia dengan bermodalkan 4 poin.
Status runner-up dipatenkan The Canucks setelah di partai lain Bosnia hanya menang 3-1 atas Qatar. Bosnia kalah selisih gol kendati sama-sama mengemas 4 poin (+5 berbanding -1).
Pada tahap 32 besar, Swiss akan meladeni tim peringkat tiga dari Grup E, F, G, I, atau J. Adapun Kanada kebagian lawan runner-up dari Grup A.
Hasil pertandingan
Swiss 2-1 Kanada (Ruben Vargas 46', Johan Manzambi 57'; Promise David 76')
Susunan pemain
Swiss (4-2-3-1): 1-Kobel; 25-Jaquez (Widmer 74'), 4-Elvedi, 5-Akanji, 13-Rodriguez; 8-Freuler, 10-Xhaka; 15-Sow (Aebischer 74'), 9-Manzambi (Fassnacht 85'), 17-Vargas (Ndoye 80'); 7-Embolo (Itten 85'). Pelatih: Yakin
Kanada (4-4-2): 16-Crepeau; 2-Johnston, 4-De Fougerolles, 13-Cornelius, 22-Laryea; 17-Buchanan (P. David 75'), 25-Saliba, 6-Choiniere (Eustaquio 58'), 20-Ahmed (Millar 58'); 10-J. David, 9-Larin (Oluwayesi 58'). Pelatih: Marsch
Wasit: Abatti (Bra)